BerandaBerita JabarMarak Begal, Polda Jawa Barat Izinkan Warga Tindak Tegas Pelaku Asal Tidak...

Marak Begal, Polda Jawa Barat Izinkan Warga Tindak Tegas Pelaku Asal Tidak Sampai Mati

Polisi pun mengizinkan masyarakat Jawa Barat untuk turut mengambil tindakan tegas para pelaku begal.

harapanrakyat.com,- Polda Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk memberantas maraknya aksi kejahatan jalanan dan begal yang meresahkan warga. Polisi pun mengizinkan masyarakat untuk turut mengambil tindakan tegas para pelaku kriminal.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, pihaknya mengapresiasi atas peran aktif warganet dan masyarakat yang melaporkan berbagai aksi pencurian dengan kekerasan (curas) serta pencurian motor (curanmor) melalui media sosial.

Selain memperketat patroli, Kapolda Jawa Barat menginstruksikan tindakan tegas dan terukur kepada jajarannya di lapangan.

Bahkan, polisi pun mengizinkan masyarakat untuk turut mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku kejahatan jalanan maupun begal. 

Baca Juga: Marak Begal di Bandung Raya, Dedi Mulyadi Minta Kapolda Jawa Barat Siagakan Personel Bersenjata

ADVERTISEMENT

Namun, tindakan tegas oleh masyarakat tetap berada dalam batas wajar dan tidak berujung pada main hakim sendiri hingga menghilangkan nyawa pelaku.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Jawa Barat.

“Perintah Pak Kapolda untuk tindak tegas terukur. Ini Tidka hanya untuk polisi, masyarakat pun boleh tapi jangan sampai mati,” kata Hendra di Mapolda Jawa Barat, Selasa (21/7/2026).

Puluhan Kasus Begal di Jawa Barat Berhasil Diungkap, Patroli Dini Hari Diperketat

Polda Jabar mengonfirmasi bahwa sepanjang Juli 2026, terdapat 19 kasus pembegalan yang viral di media sosial.

Akan tetapi, jajaran kepolisian se-Jawa Barat, petugas kepolisian berhasil menguap sebanyak 24 kasus kejahatan jalanan.

Hendra pun memastikan seluruh kejadian ini menelan korban jiwa, meski beberapa korban mengalami luka-luka dan kerugian materiil berupa sepeda motor serta ponsel.

“Yang viral itu ada 19, tapi kami bisa mengungkap 24 kejadian. Korban luka dan ketakutan, korban jiwa tidak ada,” ucapnya.

Beberapa penangkapan cepat berhasil diungkap petugas, seperti pembegalan di Flyover Kopo Bandung pada Selasa 14 Juli 2026 oleh Satreskrim Polrestabes Bandung.

Selain itu, aksi begal beruntun di Cikawao Bandung pada pertengahan Juni lalu juga diungkap dalam kurun waktu 35 menit. Petugas turut mengamankan komplotan pelajar berinisial di bawah umur yang membawa senjata tajam saat libur sekolah di Kabupaten Cianjur.

Lebih lanjut, Hendra menambahkan, Polda Jawa Barat akan meningkatkan intensitas patroli pada waktu-waktu rawan, terutama dari pukul 00.00 WIB hingga pagi hari serta pada jam libur untuk mencegah kejadian berulang.

Polda Jawa Barat telah mengumpulkan seluruh Kapolres untuk memperkuat koordinasi pengamanan di setiap wilayah hukum Jawa Barat.

Baca Juga: Kapolda Jabar Perintahkan Jajarannya Tindak Tegas Begal Jalanan di Bandung

“Kalau lakukan CB (Cara Bertindak) dengan penyesuaian waktu. Berserta sekitar pukul 00.00 WIB sampai di hari. Kami perbanyak personel di waktu rawan. Pak Kapolda dan Pak Wakapolda sudah mengumpulkan Kapolres,” tuturnya. (Reza/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

BERITA TERBARU