BerandaBerita PangandaranBukan Sekadar Ganti Pengurus, Ini Harapan Ranting untuk Konferensi MWCNU Pangandaran

Bukan Sekadar Ganti Pengurus, Ini Harapan Ranting untuk Konferensi MWCNU Pangandaran

Konferensi lima tahunan MWCNU Kecamatan Pangandaran tersebut dijadwalkan berlangsung pada 22 Agustus 2026.

harapanrakyat.com,- Konferensi ke-3 Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat diharapkan tidak hanya menjadi forum pergantian kepengurusan, tetapi juga momentum memperkuat organisasi hingga tingkat ranting.

Konferensi lima tahunan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 22 Agustus 2026. Forum permusyawaratan tertinggi NU di tingkat kecamatan itu akan menjadi ruang untuk mengevaluasi perjalanan organisasi. Konferensi tersebut juga sekaligus akan merumuskan arah gerak MWCNU Pangandaran ke depan.

Baca Juga: Ratusan Bobotoh Birukan Pangandaran, Enam Titik Nobar Final Persib vs Persebaya Dipadati Suporter

Harapan tersebut salah satunya disampaikan Ketua Tanfidziyah Pengurus Ranting NU Desa Sidomulyo, Imam Ibnu Hajar. Ia menilai konferensi memiliki posisi penting bagi keberlangsungan jam’iyah dan jamaah NU di Kecamatan Pangandaran.

Harapan untuk Konferensi MWCNU Pangandaran

ADVERTISEMENT

Menurut Imam, hasil konferensi nantinya diharapkan mampu memperkuat konsolidasi antara kepengurusan MWCNU dengan ranting sebagai ujung tombak organisasi di tingkat desa.

“Besar harapan kami dalam Konferensi MWCNU Kecamatan Pangandaran ini terpilih kepemimpinan yang amanah, tersusun program kerja yang sinergis, serta semakin eratnya kekompakan dan koordinasi antara pengurus ranting dan MWC,” ujar Imam kepada harapanrakyat.com, Jumat (7/8/2026).

Ia berharap kepemimpinan yang lahir dari konferensi mendatang merupakan sosok yang aspiratif dan mampu mendengar kebutuhan para kader di tingkat desa.

Selain kepemimpinan, Imam menilai penyusunan program kerja juga menjadi hal penting yang perlu mendapat perhatian. Program yang dirumuskan, kata dia, harus realistis dan memiliki manfaat langsung bagi masyarakat.

“Program kerja harus menyentuh langsung bidang keagamaan, pendidikan, serta sosial kemasyarakatan,” katanya.

Imam juga mendorong penguatan organisasi agar hubungan antara MWCNU dan ranting semakin solid. Menurutnya, konsolidasi di seluruh tingkatan diperlukan agar program organisasi dapat berjalan lebih efektif dan tidak berhenti pada struktur kepengurusan.

Ia pun berharap seluruh tahapan konferensi dapat berlangsung lancar, demokratis, serta menghasilkan keputusan terbaik bagi kemaslahatan umat.

Baca Juga: Tak Ada Anak Putus Sekolah, Pemkab Pangandaran Fasilitasi Pendidikan Tiga Anak Asal Bekasi

“Mari kita sukseskan Konferensi MWCNU Kecamatan Pangandaran dengan satu tekad menuju NU yang bermartabat,” pungkasnya. (Madlani/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

BERITA TERBARU