Diding Boneng meninggal dunia pada Senin pagi setelah menghembuskan napas terakhirnya di usia 76 tahun. Aktor senior bernama asli Zainal Abidin tersebut berpulang usai berjuang melawan komplikasi. Keluarga besar mengonfirmasi berita duka ini secara langsung kepada awak media di rumah duka. Kepergian seniman legendaris ini tentunya meninggalkan duka mendalam bagi seluruh pecinta panggung komedi Indonesia.
Baca Juga: Shabrina Leanor Makin Percaya Diri, Ungkap Perjalanan Melawan Cemoohan
Kronologi Diding Boneng Meninggal Dunia
Sementara itu, pihak keluarga menyampaikan bahwa aktor senior tersebut wafat pada Senin tanggal 3 Agustus 2026 pagi. Almarhum menghembuskan napas terakhir tepat pukul 06.04 WIB di kediamannya kawasan Matraman, Jakarta Pusat. Sebelum wafat, pemeran ikonik dalam sinema Warkop DKI ini menderita beberapa penyakit komplikasi serius. Hasil pemeriksaan medis mencatat almarhum memiliki riwayat penyakit stroke, hipertensi, serta asma menahun.
Adik kandung almarhum, Zainal Arifin, membeberkan secara rinci kronologi awal penurunan kesehatan sang kakak. Awalnya, aktor yang mengawali karier sejak 1973 ini hanya mengeluhkan rasa sakit pada bagian lambung yang keluarga duga maag. Kondisi kesehatan yang tidak kunjung membaik membuat pihak keluarga segera melarikan almarhum ke rumah sakit. “Awalnya dia sakitnya cuma maag, ternyata dokter bilang ada stroke,” ungkap Zainal Arifin.
Masa Perawatan Medis Intensif
Sebelum kabar Diding Boneng meninggal dunia beredar luas, dokter RS Tarakan Jakarta Pusat menyarankan opname intensif. Almarhum selanjutnya jalani masa perawatan medis intensif di rumah sakit tersebut selama 10 hari. Lalu, tim medis menempatkan almarhum pada ruangan unit stroke untuk mendapat pengawasan medis secara berkala. Pemeriksaan menyeluruh mengonfirmasi bahwa almarhum ternyata juga mengidap penyakit tekanan darah tinggi serta asma kambuhan.
Baca Juga: Anak Erika Carlina Ulang Tahun Pertama di Panti Asuhan, Begini Ungkapan Kagum DJ Bravy
Kondisi kesehatan almarhum sebenarnya sempat menunjukkan kemajuan positif setelah jalani perawatan 10 hari. Tim dokter RS Tarakan bahkan sudah memberikan izin resmi agar sang seniman dapat pulang. Meskipun fisiknya terlihat membaik, serangan stroke rupanya tetap meninggalkan dampak kesehatan yang cukup berat. Lidah almarhum menjadi kaku sehingga ia mengalami kesulitan saat mencoba berbicara
Detik-Detik Terakhir Sang Seniman
Kondisi fisik aktor senior kelahiran 1950 ini menurun secara drastis pada Minggu malam waktu setempat. Pernapasan pemeran film Godain Kita Dong ini juga mulai terganggu sehingga seluruh anak serta kerabat dekat segera berkumpul mendampingi. Kemudian, pihak keluarga memanjatkan doa serta lantunan ayat suci untuk menguatkan almarhum di saat terakhir.
Tak berselang lama, putra kandung almarhum bernama Wira menyampaikan konfirmasi resmi terkait kabar duka sang ayah. “Iya bokap meninggal,” tulis Wira singkat melalui pesan elektronik saat membalas pertanyaan wartawan media. Keluarga besar lantas menyemayamkan jenazah di rumah duka sebelum mengantarkan almarhum menuju tempat peristirahatan terakhir. Prosesi pemakaman sendiri berlangsung haru di TPU Menteng Pulo Jakarta Pusat usai pelaksanaan ibadah sholat Ashar.
Baca Juga: Ucapan Ikram Rosadi Mantan Suami Larissa Chou Soal Perempuan Tionghoa Menuai Kritik Pedas Netizen
Kini, dunia hiburan benar-benar berduka usai mendengar kabar Diding Boneng meninggal dunia pada Senin pagi tersebut. Semasa hidupnya, almarhum berhasil membesarkan seni komedi nasional melalui film Warkop DKI hingga karya film Badarawuhi. Selain aktif membintangi layar lebar, ayah 5 anak ini juga mendedikasikan waktu untuk mengajar akting di Bekasi. Berkat dedikasinya tersebut, tak heran kabar Diding Boneng meninggal dunia masih menjadi topik hangat jagat hiburan Tanah Air hingga hari ini. (R10/HR-Online)





