BerandaBerita TerbaruFilm Dan Bandung Jadi Kolaborasi Pidi Baiq dan Rudi Soedjarwo

Film Dan Bandung Jadi Kolaborasi Pidi Baiq dan Rudi Soedjarwo

Film Dan Bandung kembali ke kota yang menjadi latar utama kisahnya. Setelah menyapa penonton di Surabaya, Semarang, Yogyakarta, dan Makassar, film adaptasi novel karya Pidi Baiq ini menggelar “Dan Bandung Day” selama 2 hari, 14 dan 15 Agustus 2026. Acara tersebut menghadirkan berbagai kegiatan bersama pemain dan penggemar.

Film Dan Bandung akan hadir di bioskop mulai hari ini, 20 Agustus 2026. Film drama romantis ini mengandalkan arahan sutradara Rudi Soedjarwo dan naskah Titien Wattimena. Kabar tersebut juga muncul melalui kanal resmi film yang memastikan jadwal tayangnya.

Baca Juga: Ayah Aku Mau Cerita, Film Adaptasi Drishyam yang Dibintangi Vino G. Bastian

Samo Rafael, Shanna Shannon, dan Keisya Levronka menjadi bagian dari jajaran pemain. Titin Suryani bertindak sebagai produser, sementara Verona Films menangani produksinya. Film ini menawarkan kisah romantis dengan latar Bandung sebagai salah satu daya tarik utama.

Film Dan Bandung Hadirkan Kisah Cinta Anak Muda

Verona Films memperkenalkan Dan Bandung, film adaptasi novel terbaru karya Pidi Baiq yang tayang serentak pada 20 Agustus 2026. Rudi Soedjarwo menjadi sutradara dalam kolaborasi perdananya bersama Pidi Baiq. Film ini menghadirkan sejumlah pendatang baru untuk membawa kisah percintaan anak muda yang lebih dalam.

Shanna Shannon yang memerankan Elma mengaku sempat merasakan tekanan besar. Film ini menjadi debut layar lebarnya, terlebih karya tersebut berasal dari novel Pidi Baiq yang telah sukses. Ia menjalani latihan lebih dari 1 bulan dan mendapat arahan intensif dari Rudi Soedjarwo serta pemain lain.

ADVERTISEMENT

Samo Rafael juga merasakan tekanan saat memerankan Basil. Meski bukan pengalaman pertamanya dalam film layar lebar, ia merasa terbebani oleh kesuksesan adaptasi novel Pidi Baiq sebelumnya, terutama Dilan. Namun, ia menilai Basil memiliki karakter yang sangat berbeda dari Dilan sehingga membutuhkan pendekatan tersendiri.

Menurut Samo, Dan Bandung tidak hanya mengangkat romansa remaja. Film ini turut membahas keluarga, kehilangan, harapan, masa depan, serta proses berdamai dengan masa lalu. Cerita juga menggali kehidupan Basil dan Elma secara lebih mendalam agar perjalanan emosional keduanya terasa kuat.

Basil digambarkan sebagai remaja yang menghadapi berbagai persoalan sebelum bertemu Elma. Kehadiran Elma kemudian membawa tantangan sekaligus harapan baru dalam hidupnya. Melalui kisah tersebut, film Dan Bandung menunjukkan bahwa seseorang masih dapat menemukan mimpi dan cinta meski berada dalam kondisi penuh masalah.

Sinopsis

Basil (Samo Rafael) merupakan mahasiswa dari Seni Rupa tinggal bersama Mang Yadi (Nugie) serta Bi Rini (Tike Priatnakusumah). Ayahnya, Nugraha (Arswendy Bening Swara), menjalani hukuman penjara akibat fitnah. Basil membiayai kuliahnya dan skripsi dengan kelola kios kaos bersama Doni (Razan Zu) dan Uu (Theo Supple).

Baca Juga: Film Seni Merayu Tuhan, Drama Religi Indonesia dengan Cerita Coming-of-Age 

Pertemuan dengan Elma (Shanna Shannon), mahasiswi Farmasi yang pemalu, mengubah kehidupan Basil. Rasa kagum membuat Basil membuat kaos bertuliskan “Dicari: Bidadari Bobotoh” dengan ilustrasi wajah Elma. Kaos tersebut kemudian viral hingga wajah Elma tersebar di berbagai sudut Bandung.

Elma merasa terganggu dan meminta Basil menghentikan desain tersebut. Namun, pertemuan itu justru membuat keduanya semakin dekat hingga tumbuh rasa cinta. Hubungan mereka kemudian menghadapi penolakan Wiradireja (Donny Damara), ayah Elma, yang memiliki kendali besar atas kehidupan putrinya.

Hubungan Basil dan Elma akhirnya kandas dan meninggalkan luka bagi Basil. Ia memilih pergi ke Amsterdam untuk memulai kehidupan baru, lalu bertemu Nadine, mahasiswi Indonesia yang kembali mengingatkannya pada Elma. Pertemuan tersebut membuat Basil menghadapi kembali kenangan yang selama ini ia coba lupakan.

Basil akhirnya kembali ke Bandung dalam harapan menyembuhkan luka hati. Namun, kepulangannya nyatanya membuka rahasia besar yang berkaitan dengan masa lalu keluarganya. Film Dan Bandung juga menghadirkan romantisme Kota Bandung serta mengangkat isu fatherless generation melalui kehidupan Elma.

Dan Bandung Day Meriahkan Kota Bandung Selama 2 Hari

Film Dan Bandung kembali ke kota yang menjadi latar utama kisahnya. Setelah menyapa penonton di Surabaya, Semarang, Yogyakarta, dan Makassar, film adaptasi novel karya Pidi Baiq ini menggelar “Dan Bandung Day” selama 2 hari, 14 dan 15 Agustus 2026. Acara tersebut menghadirkan berbagai kegiatan bersama pemain dan penggemar.

Rangkaian acara mencakup riding, konvoi Bandros, karaoke, special performance, meet & greet, hingga Gala Premiere. Samo Rafael, Shanna Shannon, Keisya Levronka, Razan Zu, dan Theo Supple ikut menyapa warga Bandung. Kehadiran para pemain membuat promosi film terasa semakin dekat dengan masyarakat. Pada 14 Agustus, para pemain mengikuti riding dan konvoi menggunakan Bandung Tour on Bus (Bandros).

Baca Juga: Film Perumahan Laddaland, Horor Psikologis yang Tayang 13 Agustus 2026

Shanna Shannon turut membawakan soundtrack “Dan Bandung” karya Pidi Baiq. Pengunjung kemudian bernyanyi bersama sehingga suasana terasa hangat dan penuh nostalgia. Kegiatan berlanjut pada 15 Agustus di Festival Citylink dengan special performance dari Shanna dan Keisya. Acara kemudian berlanjut melalui meet & greet bersama seluruh pemain. Keisya mengaku senang melihat antusiasme warga Bandung terhadap film Dan Bandung tersebut. Ia berharap film Dan Bandung dapat menjadi surat cinta yang pantas untuk Kota Bandung. (R10/HR-Online)

BERITA TERBARU