Penemuan kristal garnet di meteorit NWA 8171 bisa menambah wawasan tentang sejarah geologi planet Mars. Penemuan ini sendiri terjadi ketika kalangan ilmuwan meneliti meteorit tersebut secara mendetail. Karena temuan ini, ilmuwan tak hanya terkejut, melainkan semakin antusias untuk mendalami penelitiannya.
Baca Juga: Fakta Menakjubkan Fenomena Gelombang Metalik Mars di Kawah Kaiser
Kristal Garnet di Meteorit NWA 8171 Curi Perhatian
NWA 8171 ialah meteorit yang asalnya dari planet Mars. Ketika meneliti meteorit tersebut, ilmuwan mendapati ada jenis batuan baru yang dominan mineral garnet. Mineral tersebut berupa batu permata yang warnanya merah. Umumnya di bumi terbentuk lantaran proses metamorfisme di tekanan maupun suhu tinggi.
Karena temuan ini, ilmuwan jadi memiliki petunjuk baru tentang Planet Merah. Hal ini karena temuan tersebut termasuk bukti pertama soal garnet di sampel meteorit planet Mars. Saat menemukannya, ilmuwan juga memahami sepenuhnya bahwa kristal garnet ini bukan semata-mata mineral yang tersebar.
Lebih dari itu, kristal garnet ini ternyata jadi penyusun utama batuannya. Sebelumnya penyusun batuan tersebut belum pernah teridentifikasi di klasifikasi geologi Planet Mars. Untuk itu, temuan ini melengkapi penelitian sebelumnya.
Teknologi Penelitian
Tentu bukan hal yang mudah bagi kalangan ilmuwan untuk meneliti kristal garnet di meteorit NWA 8171. Namun hal tersebut berhasil teridentifikasi lantaran memanfaatkan mikroskop elektron. Selain itu, tim ilmuwan juga menelitinya dengan menetapkan beragam teknik analisis mineral.
Baca Juga: Jejak Bersejarah Pendaratan Wahana Antariksa Viking 1 di Mars
Karena melibatkan teknologi canggih dan teknik analisis mendalam, ilmuwan pun bisa identifikasi butiran kristal garnet mikroskopis yang ada di batuannya. Penemuan ini sendiri melibatkan Prof. Tanya Kizovski yang berasal dari Brock University selaku penulis utama penelitian. Untuk saat ini, temuan tersebut jadi bagian koleksi Royal Ontario Museum di Kanada.
Pentingnya Kristal Garnet
Penemuan kristal garnet ini sangatlah penting bagi kalangan ahli geologi. Hal ini karena kristal garnet yang ada di Bumi bisa merekam kondisi tekanan maupun suhu ketika batuan terbentuk. Karena hal itu, ilmuwan jadi terbantu dalam melakukan pelacakan evolusi kerak maupun mantel planet Bumi.
Harapannya, hal tersebut juga bisa diterapkan saat meneliti kerak Mars. Adanya penemuan ini memang mampu membuka peluang ilmuwan untuk meneliti mineral serupa juga bisa ungkap bagaimana perkembangan kerak planet Mars miliaran tahun yang lalu. Hal tersebut mungkin saja bisa menguak beragam misteri lain seputar sampel planet merah.
Dugaan Terjadinya Proses Metamorfisme di Mars
Sebagaimana yang sudah kita singgung tadi bahwa proses terbentuknya kristal garnet biasanya lewat proses metamorfisme. Proses tersebut seringkali membutuhkan tekanan serta suhu tinggi. Berkaca dari hal itu, kemungkinan besar terbentuknya kristal garnet di Mars lantaran tumbukan meteorit ke permukaan planetnya.
Selain itu, masih ada kemungkinan lain yang jadi dasar pembentukan kristal garnet di meteorit NWA 8171. Hal ini tak terkecuali intrusi magma di kerak planet Mars. Bisa juga kombinasi kedua kemungkinan tersebut.
Adanya temuan kristal garnet ini sendiri turut memperkuat dugaan terjadinya metamorfisme yang cukup intens di Mars. Jika memang dugaan tersebut benar, berarti kerak planet Mars mungkin saja alami tekanan maupun pemanasan lebih kompleks. Hal ini jauh berbeda dari perkiraan sebelumnya.
Sebelumnya, ilmuwan meyakini bahwa aktivitas geologi planet Mars cenderung sederhana daripada Bumi. Alasannya lantaran tidak adanya tektonik lempeng aktif. Namun adanya temuan kristal garnet ini lantas mengubah pandangan tersebut.
Butuh Penelitian Lanjutan
Terkait penemuan ini, ilmuwan belum bisa memastikan sepenuhnya bahwa ada kristal garnet di Mars. Ilmuwan masih akan menelitinya secara lebih lanjut dengan analisis komposisi isotop garnet. Dari penelitian lanjutan tersebut, ilmuwan baru bisa ungkap bahwa kristal garnetnya memang terbentuknya di Mars atau justru asalnya dari benda langit lainnya yang hantam planet merah.
Apabila memang asalnya dari planet Mars, maka bisa jadi bukti pertama keberadaan batuan metamorf dengan kandungan kristal garnet melimpah di planet merah. Selain itu, temuan tersebut juga bisa membantu ilmuwan dalam misi mendatang. Misalnya misi soal sampel Mars.
Baca Juga: Misi Skyfall ke Mars, NASA Siapkan 3 Helikopter Generasi Baru
Lebih dari itu, penemuan kristal garnet di Meteorit NWA 8171 juga membantu ilmuwan untuk pahami tumbukan asteroid. Selain itu, keberadaan kristal garnet di Meteorit NWA 8171 juga bisa memudahkan penelitian aktivitas magma yang membentuk kerak planet Mars semenjak miliaran tahun lalu. Hal inilah yang membuat penemuan tersebut undang antusias tinggi ilmuwan. (R10/HR-Online)





