harapanrakyat.com,- Sampah rumah tangga kembali numpuk mengotori keindahan Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Pantauan di lapangan, ceceran sampah menggunung hingga sepanjang lebih dari lima meter memadati tepi Jalan H. Lukmanul Hakim, Kelurahan Tuguraja, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya.
Selain merusak pemandangan, tumpukan sampah tersebut mengeluarkan bau menyengat yang mengganggu para pengguna jalan.
Salah seorang pengendara motor yang enggan disebutkan namanya mengaku sudah terbiasa melihat pemandangan memprihatinkan tersebut. Menurutnya, sampah rumah tangga yang numpuk di kawasan itu seolah sudah menjadi hal lazim bagi warga sekitar maupun pelintas jalan.
“Kalau lewat sini sudah tidak aneh melihat pemandangan sampah menumpuk begini. Kadang kalau melintas terasa sekali baunya dan tentu sangat tidak enak dipandang,” ujarnya kepada harapanrakyat.com, Senin (7/9/2026).
Sampah Rumah Tangga Numpuk di Cihideung Tasikmalaya
Ia menduga, tumpukan sampah itu berasal dari warga luar daerah yang sengaja membuangnya sembari melintas. Kebiasaan buruk satu orang kemudian memicu orang lain untuk melakukan hal serupa di titik yang sama.
“Kayaknya ini orang-orang yang sedang lewat bawa sampah dari rumah, terus dibuang ke sini sekalian jalan. Karena ada contoh kurang baik satu orang, jadi yang lain ikut-ikutan. Saya berharap pemerintah segera mengambil tindakan tegas untuk menangani persoalan ini,” ungkapnya.
Menanggapi kondisi sampah rumah tangga yang kembali numpuk, Kepala Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tasikmalaya, Feri Arif Maulana, menegaskan bahwa titik penumpukan sampah di Jalan H. Lukmanul Hakim bukanlah tempat penampungan resmi.
“Itu adalah TPS ilegal. Namun, kami dari Bidang Persampahan selalu mengangkutnya setiap hari. Untuk hari ini, pembersihan nanti masuk di rit kedua,” kata Feri.
Ia menjelaskan, lokasi tersebut dulunya sempat disediakan kontainer penampungan sampah sementara. Namun, kondisi tata ruang lokasi yang telah berubah membuat kontainer yang ada terpaksa dipindahkan.
“Dulu memang sempat ada kontainer sampah di sana, tetapi sudah dipindahkan. Sekarang karena daerah sana sudah ditembok, jadi tidak memungkinkan lagi ditempatkan kontainer,” jelasnya.
DLH Imbau Masyarakat Jaga Kebersihan Lingkungan
Guna menekan maraknya aksi buang sampah sembarangan di lokasi tersebut, pihak DLH terus menjalin komunikasi intensif dengan aparat kewilayahan setempat untuk mengetatkan pengawasan.
Baca Juga: Kontroversi Proyek PSEL Tasikmalaya: Ancaman Kesehatan Warga hingga Risiko ‘Lapar’ Sampah
“Kami selalu berkoordinasi dengan pihak Kelurahan Tuguraja untuk melakukan pengawasan di daerah sana. Berdasarkan informasi yang kami terima, warga yang membuang sampah ke situ berasal dari mana-mana. Makanya kami akan terus memperkuat penanganan dan pengawasan secara lintas sektoral,” tambah Feri.
Ia pun mengimbau seluruh lapisan masyarakat Kota Tasikmalaya agar dapat menumbuhkan kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan bersama.
“Untuk masyarakat Kota Tasikmalaya, mari kita jaga lingkungan dengan baik. Mulailah dengan memilah sampah sejak dari rumah, serta memanfaatkan kembali barang yang masih bisa dipakai,” pungkasnya. (Rafi/R3/HR-Online/Editor: Eva)





