harapanrakyat.com,- Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, membuat pernyataan yang memicu kontroversi saat acara peluncuran Super League 2026/2027 di Jakarta pada Selasa, 1 September 2026. Dalam sambutannya, ia menyebut “Pelatih saya Shin Tae-yong” yang langsung menimbulkan sorotan publik. Ucapan itu dianggap tidak pantas karena keluar dari mulut seorang pejabat PSSI. Seharusnya ia menjaga netralitas.
Baca juga: Apresiasi League Cup, Erick Thohir Berikan Update Pertemuan Tim Championship dan Liga 1
Setelah itu, reaksi keras pun muncul dari kalangan suporter di berbagai platform media sosial. Banyak netizen yang menilai pernyataan tersebut sebagai blunder besar dan dianggap jauh dari kata netral.
Kontroversi Pernyataan Ferry Paulus Picu Sorotan Netralitas PSSI di Kompetisi
Sementara itu, kejadian bermula ketika Ferry Paulus menyampaikan sambutan resmi dalam acara launching Super League di Jakarta. Saat di hadapan tamu undangan, ia menyambut para hadirin, termasuk saat menyapa beberapa pelatih dari klub Liga Indonesia.
Tak lama kemudian, ia pun melontarkan kalimat “Pelatih saya Shin Tae-yong” yang seketika memunculkan tanda tanya besar. Publik mempertanyakan mengapa seorang pejabat PSSI bisa mengucapkan hal yang berpotensi menimbulkan kesan keberpihakan.
Baca juga: Timnas Indonesia Siap Turunkan Full Team di Turnamen FIFA ASEAN Cup 2026, Bidik Hasil Terbaik
Pernyataan itu dianggap mencederai prinsip netralitas yang seharusnya dijaga oleh pengurus federasi. Reaksi keras muncul karena publik menilai ucapan tersebut bisa menimbulkan konflik kepentingan, terutama dalam kompetisi yang baru akan bergulir.
Pernyataan Ferry Paulus Sebut ‘Pelatih Saya Shin Tae-yong’ Picu Reaksi Netizen di Media Sosial!
Potongan video yang menayangkan cuplikan tersebut turut diunggah oleh akun infoligaindonesia_ di Instagram pada 1 September 2026. Sontak saja, hal itu memicu reaksi yang beragam dari warganet.
Salah satu netizen bernama akun joninokip_jr menyebut bahwa pernyataan itu harus diwaspadai. Ia menulis, “Untuk para klub-klub Liga 1 hati-hati faktor non-teknis,” tulisnya.
Ada pula netizen yang menyebut jangan heran jika musim 2026/27 Persija akan juara. Ia menganggap karena hal itu sudah diatur oleh sang Direktur Utama I.League tersebut. “Jika Persija juara, maka sudah dipastikan papah Ferry yang ngatur,” tulisnya dalam kolom komentar.
Kutipan-kutipan ini memperlihatkan bahwa publik sepak bola menilai ucapan Ferry Paulus sebagai blunder yang bisa merusak kepercayaan terhadap kompetisi.
Pernyataan Ferry Paulus yang menyebut “Pelatih saya Shin Tae-yong” akhirnya menjadi bahan perdebatan luas di kalangan suporter sepak bola. Kritik yang muncul menunjukkan bahwa transparansi dan profesionalisme pejabat federasi sangat penting untuk menjaga integritas kompetisi. (Revi/R6/HR-Online)





