Visual galaksi NGC 1365 yang memukau berhasil diabadikan oleh NASA melalui Sinar-X (X-ray) Chandra. Observatorium dari NASA tersebut menampilkan citra yang spektakuler berwujud galaksi spiral. Objek luar angkasa ini sendiri mendapat julukan permata galaksi.
Baca Juga: Mengenal S301, Bintang Tercepat di Bima Sakti
Julukan tersebut dirasa sesuai dengannya. Mengingat, tampilannya yang memang mengesankan. Dibalik itu semua, galaksi ini masih memiliki banyak informasi menarik lainnya. Berikut penjelasan selengkapnya.
Galaksi NGC 1365 Tertangkap Sinar-X
Ketika observatorium X-ray berhasil menangkap citra galaksi spiral ini, ada banyak informasi penting yang kalangan astronom peroleh. Adapun salah satunya ialah energinya. Ternyata galaksi spiral dengan visual memukau ini mampu pancarkan radiasi energi yang tinggi.
Selain itu, kalangan astronom juga bisa mengungkap asal-muasalnya. Rupanya posisi NGC 1365 ada pada jarak 56 juta tahunan cahaya dari planet Bumi. Lebih tepatnya pada rasi bintang bernama Fornax.
Pesona Visual NGC 1365
Sebagaimana yang sudah kita singgung tadi, NGC 1365 termasuk galaksi spiral mempesona. Hal tersebut terungkap lantaran instrumen X-ray di teleskop Chandra merekam adanya spektrum warna. Spektrum tersebut tak bisa diamati lewat teleskop optik konvensional maupun penglihatan manusia.
Baca Juga: Mengapa Pembentukan Bintang di Galaksi Andromeda Terus Menurun Drastis?
Pancaran warna-warni dari energi tinggi tersebutlah yang membuat galaksinya tampak indah. Selain spektrum warna tak kasatmata tersebut, teleskop Chandra juga memiliki data pemotretan yang memperlihatkan adanya gas dengan suhu sangat panas. Ada pula berbagai sumber energi yang ekstrem lantas tersebar luas di struktur galaksinya.
Karakteristik NGC 1365
Melalui visual terbarunya, kalangan astronom juga berhasil mendalami karakteristiknya. Berbicara soal ciri khas, galaksi spiral ini rupanya termasuk barred spiral. Istilah tersebut merujuk pada galaksi spiral yang berbatang.
Tak hanya itu, kalangan astronom juga mengungkap bahwa NGC 1365 memiliki struktur piringan yang raksasa. Galaksi ini juga memiliki lengan berbentuk spiral. Lengan tersebut membentang sangat luas di dalam ruang antariksa yang gelap.
Masih seputar karakteristiknya, ternyata di inti galaksi NGC 1365 ada emisi dari sinar-X dengan intensitas tinggi. Di pusat NGC 1365 ini juga jadi penampungan lubang hitam yang sifatnya supermasif. Lubang hitam tersebut aktif dalam menarik material yang ada di sekelilingnya.
Untuk penyerapan materi ini, rupanya memanaskan debu serta gas sampai jutaan derajat Celcius dan akhirnya baru terhisap. Proses ini memicu terbentuknya radiasi X-ray dengan tingkat kekuatan yang tinggi. Hal inilah yang membuat objek dengan julukan permatanya galaksi tersebut jadi semakin unik.
Tanda Keberadaan X-ray Binaries dan Sisa Ledakan Supernova
Perlu untuk diketahui bahwa pengamatan atas NGC 1365 tak hanya untuk mengungkap visualnya saja. Akan tetapi, teleskop Chandra NASA juga menunjukkan adanya sejumlah titik terang dari emisi dari sinar-X tampak menyelimuti lengan spiral galaksinya. Adanya titik terang ini sebenarnya jadi penanda khusus.
Salah satunya ialah tanda adanya X-ray binaries atau sistem dari bintang ganda dengan sinar-X. Selain itu, titik terang ini juga menandakan adanya sisa dari ledakan supernova yang asalnya dari bintang dengan massa besar. Hal inilah yang membuat pengamatan NGC 1365 jadi semakin penting. Kalangan astronom tak bisa mengabaikannya begitu saja.
Pentingnya Pengamatan NGC 1365 Bagi Astronom
Kalangan astronom merasa antusias dalam mempelajari data dari hasil pengamatan galaksi NGC 1365. Tak mengherankan karena pengamatan terhadap galaksi spiral tersebut memang penting bagi tim astronom. Melalui pengamatan ini, kalangan astronom juga menambah wawasan tentang keindahan objek di luar angkasa.
Tak berhenti di situ saja, pengamatan ini rupanya juga membantu kalangan astronom untuk belajar siklus hidup dari bintang yang ada di antariksa. Kalangan astronom juga berkesempatan untuk mendalami dinamika materi sekeliling lubang hitam yang supermasif.
Lebih lanjut, pengamatan ini turut meyakinkan kalangan astronom tentang kecanggihan teleskop Chandra dari NASA. Berkat teleskop tersebut, pengamatannya bisa berjalan lancar. Mengingat, galaksi ini hanya bisa diamati dengan teknologi mutakhir.
Baca Juga: Keberhasilan Pemetaan Medan Magnet Gugus Galaksi Abell 2255 Jadi Pencapaian Bersejarah
Terlepas dari hal itu, galaksi NGC 1365 memang menarik untuk dikenal secara lebih mendalam. Galaksi bernama NGC 1365 tersebut memiliki pesona mengagumkan yang mampu menghiasi kegelapan antariksa. Selain itu, permata galaksi ini juga membantu kalangan astronom dalam penelitiannya. Baik itu penelitian seputar bintang, ledakan supernova ataupun objek di luar angkasa lainnya. (R10/HR-Online)





