BerandaBerita PangandaranKemarau Panjang Picu 28 Kebakaran Lahan di Pangandaran, Pos Damkar Perlu Ditambah

Kemarau Panjang Picu 28 Kebakaran Lahan di Pangandaran, Pos Damkar Perlu Ditambah

Keberadaan Pos Damkar di Pangandaran baru di dua lokasi, yaitu Kecamatan Pangandaran dan Parigi. Sebaran ini dianggap kurang ideal mengingat wilayah Pangandaran cukup luas serta jarak tempuh antarkecamatan yang relatif jauh.

harapanrakyat.com,- Kemarau panjang yang membuat kondisi lahan semakin kering memicu maraknya kebakaran lahan di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Pada September 2026, puluhan titik kebakaran telah ditangani petugas. Kondisi ini sekaligus menunjukkan pentingnya penambahan Pos Damkar di sejumlah wilayah untuk mempercepat penanganan, mengingat luasnya wilayah Kabupaten Pangandaran

Pemadam Kebakaran (Damkar) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pangandaran mencatat puluhan insiden terjadi di berbagai area dalam kurun waktu satu bulan terakhir. Hingga hari Rabu (23/9/2026) Damkar mencatat ada 28 titik kebakaran lahan yang tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Pangandaran.

Baca Juga: Minim Armada dan Personel, Damkar Pangandaran Belum Ideal

Kepala Bidang Damkar Satpol PP Pangandaran, Ade Soed, mengungkapkan bahwa area yang terdampak dominan berupa lahan perkebunan serta perbukitan.

ADVERTISEMENT

“Sepanjang bulan September ini, tercatat ada 28 lokasi kebakaran,” ungkapnya Rabu (23/9/2026).

Di sejumlah lokasi, warga berinisiatif memadamkan kobaran api secara mandiri memakai alat seadanya, seperti memanfaatkan ranting pohon. Meski begitu, petugas kerap menghadapi hambatan akibat kondisi medan geografis. Akses jalan yang sulit menuju titik api di kawasan perbukitan menjadi tantangan utama armada pemadam kebakaran di lapangan.

“Hambatan terbesar kami adalah akses menuju lokasi kejadian, terutama yang berada di area perbukitan. Jika posisinya mendekati pemukiman warga, penanganan relatif lebih cepat dijangkau,” jelasnya.

Baca Juga: Baru 2 Unit, BPBD Pangandaran Kekurangan Mobil Damkar

Menyikapi tingginya potensi kebakaran lahan selama kemarau panjang, pihak pemadam kebakaran mengimbau warga untuk ekstra waspada dan menghindari memicu timbulnya api.

Mengingat luasnya wilayah Kabupaten Pangandaran, diperlukan penambahan pos damkar di setiap kecamatan.

Sejauh ini, keberadaan Pos Damkar di Pangandaran baru di dua lokasi, yaitu Kecamatan Pangandaran dan Parigi. Sebaran ini dianggap kurang ideal mengingat wilayah Pangandaran cukup luas serta jarak tempuh antarkecamatan yang relatif jauh.

Kondisi tersebut memicu desakan dari warga agar memprioritaskan penambahan pos baru di titik-titik rawan dan strategis, seperti Kecamatan Langkaplancar, Cimerak, Mangunjaya, dan Padaherang. (Ala Heryana/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

BERITA TERBARU