BerandaBerita PangandaranKepatuhan Bayar Pajak Kendaraan Warga Pangandaran Disebut Paling Tinggi di Jabar

Kepatuhan Bayar Pajak Kendaraan Warga Pangandaran Disebut Paling Tinggi di Jabar

Pada tahun-tahun sebelumnya, tingkat realisasi kepatuhan bayar pajak kendaraan di Pangandaran bahkan mampu menembus 98-99 persen.

harapanrakyat.com,- Kabupaten Pangandaran menorehkan capaian tertinggi dalam kepatuhan bayar pajak kendaraan di Jawa Barat. Persentase wajib pajak yang taat di wilayah selatan Jawa Barat ini telah menyentuh 67 persen sampai dengan September 2026 ini.

​ Dedi Suryadin, Kepala Samsat Pangandaran, mengaku sangat optimis angka tersebut bisa terus meningkat dalam tiga bulan tersisa sebelum akhir tahun anggaran 2026.

Ia menyebutkan, pada tahun-tahun sebelumnya, tingkat realisasi kepatuhan bayar pajak kendaraan di Pangandaran bahkan mampu menembus 98-99 persen.

ADVERTISEMENT

Baca Juga: Ragam Alasan Pemilik Kendaraan di Kota Banjar Tak Bayar Pajak Kendaraan Hasil Penelusuran Petugas 

​Untuk terus memacu penerimaan, pihak Samsat bersama kepolisian menggelar operasi kelengkapan surat kendaraan secara berkala.

“Pada hari kedua pelaksanaan razia gabungan, sebanyak 32 pemilik kendaraan tercatat melunasi pajak dengan total nilai sekitar Rp 32 juta. Jumlah ini naik dari hari pertama yang mengumpulkan Rp 23 juta dari 11 kendaraan,” katanya, Kamis (24/9/2026).

Secara umum, Samsat Pangandaran melayani 120 sampai 150 pembayar pajak setiap harinya. Di mana 80 persen di antaranya merupakan pemilik sepeda motor.

Dedi mengakui, meski potensi nilai pajak kendaraan Pangandaran tak sebesar wilayah metropolitan, tapi angka kepatuhan bayar sangat bagus. “Walaupun tidak seperti Bandung Raya atau Bekasi, kesadaran hukum masyarakatnya patut diacungi jempol,” ujar Dedi Suryadin.

Baca Juga: Sasar 60 Persen Penunggak Pajak Kendaraan Bermotor, Bapenda Pangandaran Manfaatkan Skema Opsen Baru!

Sementara itu, Kabid Pajak Daerah Lainnya Bapenda Pangandaran Jumsa menambahkan, pihaknya juga akan kembali melakukan operasi gabungan dalam waktu dekat ini.

“Mungkin satu atau sampai dua kali lagi di tahun ini. Kalau yang hari ini, pelaksanaannya dari Samsat,” tambahnya. (Ala/R3/HR-Online/Editor: Eva)

BERITA TERBARU