BerandaBerita PangandaranKondisi Bangunan Terminal Kalipucang Pangandaran Memprihatinkan, Atap Rusak hingga Sepi Aktivitas Angkutan

Kondisi Bangunan Terminal Kalipucang Pangandaran Memprihatinkan, Atap Rusak hingga Sepi Aktivitas Angkutan

Pada bagian bawah atap bangunan Terminal Kalipucang, material plafon terlihat jebol, terkelupas, hingga menggantung dalam kondisi robek di sejumlah titik.

harapanrakyat.com,- Bangunan Terminal Tipe C Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, kini tampak jauh dari kondisi ideal. Sejumlah bagian bangunan mengalami kerusakan, sementara kawasan terminal terlihat kurang terawat dan minim aktivitas angkutan.

Baca Juga: Sentral Parkir Pangandaran Mulai Diberlakukan, Wisatawan Keluhkan Operasional Shuttle Bus

Pantauan pada Sabtu (26/9/2026) menunjukkan kondisi kanopi terminal mengalami kerusakan cukup parah. Fasilitas yang seharusnya mendukung aktivitas transportasi tersebut tampak kusam dan membutuhkan penanganan.

Pada bagian bawah atap bangunan Terminal Kalipucang, material plafon terlihat jebol, terkelupas, hingga menggantung dalam kondisi robek di sejumlah titik. Selain itu, genteng dan lisplang kayu pada bagian atap juga tampak lapuk dan keropos. Beberapa bagian kayu bahkan mulai terlepas dan patah.

ADVERTISEMENT

Kerusakan serupa pada bangunan Terminal Kalipucang juga terlihat pada tiang-tiang penyangga beton. Lapisan cat pada tiang beton dan lis kayu biru sudah mengelupas, kusam, dan bernoda kotor di bagian bawahnya.

Kerusakan pada bagian langit-langit atau plafon tidak hanya terjadi di satu titik. Kondisi tersebut terlihat membentang di sepanjang jalur selasar kanopi. Sejumlah material berbahan tripleks kayu sudah terlepas, sementara bagian lainnya terlihat berlubang.

Sementara itu, di area pelataran kendaraan, kondisi kawasan terminal juga belum menunjukkan fungsi transportasi yang maksimal. Permukaan pelataran tampak berdebu dan belum memiliki lapisan aspal yang mulus.

Aktivitas kendaraan angkutan pun terlihat sangat sepi. Sebaliknya, area terminal justru dipenuhi sejumlah gerobak pedagang kaki lima (PKL). Keberadaan gerobak tersebut menunjukkan bahwa kawasan terminal saat ini lebih banyak dimanfaatkan untuk aktivitas usaha dibandingkan sebagai titik aktivitas kendaraan angkutan.

Baca Juga: Pembangunan Tempat Parkir di Lahan Bekas Pasar Wisata Pangandaran Segera Dimulai

Dishub Pangandaran Siapkan Rehabilitasi Bangunan Terminal Kalipucang

Sekretaris Dinas (Sekdis) Perhubungan Pangandaran, Ghaniyy Fahmi Basyah, mengakui bahwa infrastruktur Terminal Kalipucang saat ini dalam kondisi rusak. Menurutnya, pembenahan fasilitas tersebut tidak harus berupa pembongkaran total, melainkan cukup melalui rehabilitasi ringan.

“Penanganan cukup dengan perbaikan atap, pengecatan ulang, serta peremajaan struktur yang rusak,” ujarnya belum lama ini.

Ia menaksir kebutuhan biaya perbaikan bangunan Terminal Kalipucang tersebut berada di kisaran Rp250 juta. Meski demikian, kepastian jadwal pengerjaannya masih menunggu keputusan pimpinan.

Baca Juga: Sudah Krodit, Dishub Pangandaran Pasang Lampu Lalu Lintas di Dua Tempat Ini

“Selain area bangunan, saya juga menilai pelataran dan akses jalan terminal idealnya dilapisi hotmix secara menyeluruh,” katanya.(Ala Heryana/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

BERITA TERBARU