BerandaBerita PangandaranMenjelajah Cigerendong Pangandaran, Wisata Sungai dengan Air Jernih di Tengah Hutan Hijau

Menjelajah Cigerendong Pangandaran, Wisata Sungai dengan Air Jernih di Tengah Hutan Hijau

Saat ini wisatawan tidak perlu membayar untuk masuk ke objek wisata Cigerendong Pangandaran. Cukup membayar uang parkir saja.

harapanrakyat.com,- Kabupaten Pangandaran tidak hanya dikenal dengan deretan pantai sebagai destinasi wisata unggulannya. Di balik kawasan yang sudah ramai dikunjungi wisatawan, ada tempat yang menawarkan suasana alami dan belum banyak diketahui masyarakat luas. Salah satunya adalah objek wisata Cigerendong, yang terletak di Dusun Cukanggaeluh, Desa Parakanmanggu, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran.

Baca Juga: Berani Merokok di Pantai Pangandaran? Hati-hati Ancaman Denda Rp50 Juta

Wisata sungai ini merupakan hidden gem (permata tersembunyi) yang sudah ada sejak tahun 2025 lalu. kawasan ini memiliki panorama yang masih asri, dan ditumbuhi banyak pepohonan yang rimbun nan hijau.

Untuk mencapai lokasi, wisatawan membutuhkan waktu sekitar 10 hingga 15 menit dari jalan utama menuju kawasan objek wisata.

Sesampainya di lokasi, wisatawan akan disuguhi aliran Sungai Cigerendong Pangandaran yang airnya masih terlihat segar dan jernih. Kondisi tersebut membuat sungai ini cocok digunakan untuk berenang maupun berbagai aktivitas wisata air lainnya.

ADVERTISEMENT

Pengelola wisata Cigerendong, Suherli Sopyan Saori mengatakan, awalnya tempat tersebut sering digunakan oleh para guide Batu Lumpang sebagai tempat nongkrong. Menurutnya, para pemandu memilih lokasi tersebut karena suasananya relatif tenang, sejuk, dan jauh dari keramaian.

Selain aliran sungai, karakteristik batuan di kawasan tersebut juga menjadi daya tarik. Cigerendong yang ada di Pangandaran ini, memiliki kontur batuan cadas atau karst yang permukaannya kasar dengan sejumlah bagian yang cukup landai.

Kondisi itu membuat beberapa titik di sepanjang sungai, dapat digunakan wisatawan untuk duduk santai maupun sekadar berselonjor menikmati suasana alam. Pepohonan dengan warna hijau yang tumbuh di sisi kiri dan kanan sungai semakin memperkuat kesan alami kawasan tersebut.

“Jadi tempatnya enak untuk bersantai atau dipakai mandi, karena datarannya seperti ini, ada tempat serupa, tapi tidak sebagus disini,” ujarnya, Minggu (27/9/2026).

Baca Juga: Mantan Pemandu Wisata Sebut Kunjungan Turis Asing ke Pangandaran Semakin Sedikit

Masuk Wisata Sungai Cigerendong Pangandaran Gratis, Hanya Bayar Parkir

Selain menikmati pemandangan, wisatawan juga dapat melakukan aktivitas di aliran Sungai Cigerendong. Aliran air sungai tersebut memiliki kedalaman yang bervariasi, antara 2 sampai dengan 4 meter. Sehingga perlu didampingi guide atau pemandu.

“Wisatawan juga bisa bermain Kayak di sini dengan sewa Rp 150 ribu per orang, maksimal 4 orang, masih uji coba sih. Kalau berenang, bisa memakai pelampung,” ungkapnya.

Menurutnya, wisatawan bisa melompat ke dalam air sungai dari wahana dahan pepohonan, atau batuan yang berada di pinggiran. Selain itu, lokasi tersebut sangat bagus untuk swafoto, ataupun merekam berbagai aksi saat melakukan lompatan dari atas.

“Saat ini wisatawan tidak perlu membayar untuk masuk ke objek wisata Cigerendong Pangandaran ini. Cukup membayar uang parkir saja, untuk motor Rp 3.000 sementara mobil Rp 10.000,” jelasnya.

Baca Juga: Dinas Pariwisata akan Gencarkan Promosi untuk Menarik Wisatawan Mancanegara Datang ke Pangandaran

Meski demikian, Suherli mengingatkan wisatawan yang datang ke Cigerendong Pangandaran agar tidak mengabaikan faktor keselamatan, terutama ketika musim hujan. “Aliran sungai saat musim hujan memang cukup deras, sehingga perlu pendampingan ekstra dari para guide,” pungkasnya. (Ala Heryana/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

BERITA TERBARU