Misi baru NASA dengan Boeing Starliner diumumkan pada 28 September kemarin. Pesawat antariksa Starliner itu sendiri terakhir beroperasi pada Juni 2024. Saat itu pesawat ini berperan penting dalam mengangkut astronaut Butch Wilmore serta Suni Williams ke stasiun ISS.
Baca Juga: DAVINCI Lolos Uji Suhu Ekstrem, Wahana NASA untuk Teliti Venus
Awalnya, misi di ISS tersebut hanya akan berlangsung 8-14 hari saja. Akan tetapi, terjadi insiden yang membuat kedua astronaut tersebut terdampar di ISS hingga beberapa bulan tambahan. Meski begitu, insiden tersebut tak menyurutkan niat NASA untuk memulai misi baru dengan pesawat yang sama.
Misi Baru NASA dengan Boeing Starliner Usai Insiden
Ada alasan tersendiri kenapa Starliner gagal menjalankan misinya pada 2024 lalu. Ternyata insiden tersebut terjadi lantaran masalah di bagian sistem propulsi. Masalahnya muncul ketika pesawat antariksa ini ada di orbit.
Karena insiden tersebut, proses pemulangan dua astronaut ke Bumi jadi tertunda demi keamanan bersama. Keduanya terdampar di dalam pos terdepan ISS hingga 9 bulan sebelum kembali ke Bumi lagi. Ketika menemui masalah tersebut pun, NASA mengaitkannya dengan kekurangan di bagian desain maupun rekayasa pesawat Starliner.
Bahkan pemicu insiden ini masuk kategori A yang berarti tingkat paling serius. Kemudian NASA menjalin kerjasama dengan Boeing untuk melakukan perbaikan. Hal ini demi persiapan untuk misi baru NASA dengan pesawat Boeing Starliner mendatang.
Perkiraan Misi Baru NASA
Usai melakukan perbaikan, kemungkinan besar NASA tak hanya akan menjalankan satu misi saja. Akan tetapi, akan melakukan sejumlah misi sekaligus. Untuk misi pertamanya, kemungkinan paling cepat di bulan Desember nanti.
Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat Deep Space Network NASA, Lancarkan Komunikasi Misi Antariksa
Misi ini nantinya tanpa awak dan akan melakukan perjalanan kembali menuju stasiun ISS. Hal ini bertujuan untuk validasi upaya perbaikannya. Hal ini sebagaimana penjelasan Jared Isaacman selaku administrator NASA.
Melalui misi ini, NASA berupaya untuk mengumpulkan data sebisa mungkin. Kemudian menerapkan perubahan yang ada sesuai rekomendasi dalam laporan, tak lain dari bagian Tim Investigasi Program. Setelah itu, akan merencanakan misi baru lagi dengan Starliner.
Namun untuk misi Starliner yang kedua ini bakal berawal. Apabila sesuai rencana, misi tersebut akan berlangsung tahun 2028 mendatang. Bukan tanpa alasan kenapa NASA melakukannya. Hal ini lantaran NASA menilai pemulihan kemampuan operasional pesawat ini sangat penting sebagai strategi transportasi antariksa berawak Amerika Serikat.
Pesawat Antariksa Berawak yang Sukses ke ISS
Berbicara mengenai misi baru NASA dengan pesawat Boeing Starliner ini, sebenarnya ada sejumlah wahana luar angkasa lain yang telah berhasil mencapai ISS. Wahana antariksa tersebut membawa astronaut dengan aman. Berikut beberapa pesawat antariksa berawak tersebut.
SpaceX Crew Dragon
Salah satu pesawat yang telah berhasil mengantarkan astronaut ke ISS ialah SpaceX Crew Dragon. Pesawat ini sukses dan rutin membawa astronaut ke ISS sejak tahun 2020. Untuk spesifikasinya, pesawat antariksa ini memiliki diameter 4 m. Sementara untuk tingginya mencapai 8,1 m.
Perihal kecanggihannya, pesawat ini berbekal 16 mesin pendorong yang namanya Draco. Mesin tersebut bisa arahkan pesawatnya ke dalam orbit. Bahkan juga membantu pesawat untuk bermanuver dengan baik di ruangan yang hampa udara.
Sayangnya, SpaceX telah membuat rencana untuk hentikan produksi pesawat antariksa ini. Oleh sebab itu, NASA sangat berambisi untuk membuat Starliner yang mampu beroperasi secara stabil. Alhasil, Amerika Serikat bisa pertahankan penerbangan berawaknya ke ISS sampai bertahun-tahun kedepan.
Soyuz
Pesawar luar angkasa lainnya yang juga berhasil mengangkut astronaut ke ISS yakni Soyuz. Pesawat luar angkasa buatan Rusia ini memang sering membawa astronaut pulang dan pergi ke ISS. Adapun salah satu contohnya ialah Soyuz MS-26.
Pesawat antariksa tersebut membawa 3 kru. Kru ini menghabiskan 202 hari lantas kembali ke Bumi tanggal 1 April 2025. Dalam misi tersebut, mereka mencantumkan 42 eksperimen ilmiah.
Baca Juga: NASA Berhasil Rilis Potret Kawah Bulan akibat Roket SpaceX
Misi baru NASA dengan pesawat Boeing Starliner memang menarik untuk diketahui. Ternyata misinya tak hanya satu. Akan tetapi, juga ada misi baru NASA dengan pesawat antariksa Boeing Starliner pada tahun 2028 mendatang. Hanya saja, misi ini baru bisa terealisasi dengan baik jika perbaikan terhadap pesawat Starliner memang tepat. Terlepas dari hal itu, sudah ada beberapa pesawat berawak yang berhasil tiba di ISS. (R10/HR-Online)





