harapanrakyat.com,- Armada milik Unit Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Banjar, Jawa Barat, kembali mogok saat perjalanan penanganan kebakaran rumah warga di wilayah Desa Rejasari, Kecamatan Langensari, Selasa (29/9/2026).
Momen mogoknya armada penakluk api yang sudah berusia lebih 20 tahun ini pun sempat diabadikan melalui rekaman kamera ponsel oleh salah seorang petugas Damkar yang berada di lokasi.
Dalam rekaman video berdurasi singkat itu, seorang petugas meluapkan kekecewaannya lantaran kendaraan dinas yang mereka tumpangi mendadak mati mesin di tengah jalan saat menuju lokasi. “Ada kebakaran tapi mobilnya malah mogok. Bisa-bisa keburu habis terbakar kalau begini,” ujar perekam video tersebut.
Petugas khawatir lamanya penanganan di lapangan justru memicu amarah warga yang belum memahami kendala teknis armada mereka. Petugas dalam rekaman tersebut secara terbuka meminta perhatian dan bantuan armada baru kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
“Gimana kalau sudah begini? Pak Dedi, minta mobil baru kasihan petugas Damkar nanti dimarahi warga. Dikira Damkar lambat, padahal tidak tahu mobilnya mogok terus. Mobil butut,” ujar petugas tersebut meluapkan keluhannya.
Diketahui, insiden mobil pemadam kebakaran mogok saat perjalanan penanganan kebakaran sudah kerap terjadi, namun pihak pemerintah belum melakukan peremajaan mobil tua tersebut.
Terbatas Anggaran untuk Mobil Damkar Baru
Saat dikonfirmasi Kepala UPTD Pemadam Kebakaran Kota Banjar, Aam Amijaya membenarkan unit armadanya yang mogok di tengah jalan tersebut.
Baca juga: Kata Wali Kota Banjar Soal Rencana Pembelian Mobil Dinas
Insiden tersebut terjadi saat petugas dalam perjalanan untuk melakukan penanganan kebakaran rumah di wilayah Desa Rejasari. “Iya, tadi kendaraan mogok saat perjalanan penanganan. Itu kemungkinan karena kendala di filter solar mobil,” ujar Aam.
Lanjutnya menyebut, terkait pemeliharaan kendaraan pihaknya masih melakukan pemeliharaan rutin, namun untuk saat ini terkendala anggaran yang sangat terbatas.
Adapun untuk peremajaan unit armada baru mobil penanganan kebakaran, sampai saat ini dari pemerintah kota belum ada rencana untuk pengadaan unit mobil pemadam kebakaran.
“Pemeliharaan masih jalan cuma anggarannya terbatas bahkan untuk anggaran murni sudah habis jadi untuk pemeliharaan harus menunggu anggaran perubahan,” katanya. (Muhlisin/R6/HR-Online)





