BerandaBerita NasionalPemerintah Siapkan Rp 3,84 Triliun untuk Program Pembukaan Rekening Bank Gratis

Pemerintah Siapkan Rp 3,84 Triliun untuk Program Pembukaan Rekening Bank Gratis

Selain menyediakan fasilitas pembukaan rekening bank gratis, pemerintah juga merancang langkah antisipasi agar akun perbankan yang telah dibuat tidak menjadi rekening pasif (dormant).

harapanrakyat.com,- Pemerintah Indonesia menyiapkan alokasi anggaran sebesar Rp 3,84 triliun. Anggaran tersebut untuk memfasilitasi program pembukaan rekening bank gratis bagi masyarakat berusia 17 tahun ke atas.

Kebijakan ini dirancang sebagai bentuk fasilitasi pemerintah bagi warga negara yang hingga saat ini belum memiliki akun perbankan resmi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, kalkulasi total kebutuhan anggaran tersebut berdasarkan hasil rekonsiliasi data warga usia 17 tahun ke atas. Dalam hal ini yang belum terjangkau layanan jasa keuangan.

Baca Juga: Luhut Ungkap 77,6 Persen Bansos Salah Sasaran: Pemerintah Pacu Digitalisasi dan AI di 215 Daerah

ADVERTISEMENT

Keterangan ini Airlangga sampaikan kepada media di Jakarta, Rabu (23/9/2026), seusai melaporkan rencana pelaksanaan program strategis tersebut kepada Presiden Prabowo.

Target 76,8 Juta Pembukaan Rekening Bank Gratis

Dalam penetapan kebutuhan dana tersebut, pemerintah menggunakan asumsi alokasi saldo awal sebesar Rp 50.000 untuk tiap rekening yang baru dibuka. Berdasarkan kalkulasi menyeluruh dari total anggaran Rp 3,84 triliun, target cakupan program fasilitas ini diperkirakan mencapai 76,8 juta rekening perbankan baru.

Meskipun telah menghitung besaran estimasi anggaran dan target cakupannya, skema detail mengenai mekanisme pelaksanaan program ini masih dalam tahap pembahasan lanjutan bersama Menteri Keuangan Suahasil Nazara.

Baca Juga: Revolusi Digital Bansos: Pemerintah Siapkan Bantuan Berbasis AI, Segini Besarannya

Adapun tujuan pembahasan intensif ini guna memastikan operasional penyaluran dan pembukaan rekening berjalan dengan akuntabel dan efisien.

Langkah Antisipasi Dormant dan Pemicu Transaksi

Airlangga menjelaskan, selain menyediakan fasilitas pembukaan rekening bank gratis, pemerintah juga merancang langkah antisipasi. Hal ini bertujuan agar akun perbankan yang baru tidak menjadi rekening pasif (dormant).

Pemerintah mengambil langkah pencegahan ini mengingat kelompok penduduk berusia 17 tahun atau yang belum menikah belum secara menyeluruh terjangkau bantuan sosial (bansos).

Baca Juga: Pemerintah Pastikan Desil DTSEN Tetap 1-10, Pemutakhiran Data Menunggu Sensus Ekonomi 2026

“Karena bansos itu diberikan bagi mereka yang telah menikah. Jika usia 17 tahun atau belum nikah, kita sedang lihat apa program yang bisa diberikan kepada mereka. Tujuannya agar rekeningnya tidak pasif,” ujar Airlangga.

Oleh sebab itu, pemerintah saat ini tengah mengkaji secara cermat opsi program pengisi yang sesuai untuk kelompok sasaran tersebut. Melalui program rekening bank gratis, pemerintah berharap kehadiran skema pendamping ini bisa menjadi pemicu utama keaktifan transaksi keuangan pada setiap rekening yang baru. (R3/HR-Online/Editor: Eva)

BERITA TERBARU