harapanrakyat.com,- Rencana reaktivasi Kereta Api (KA) Banjar-Pangandaran oleh Pemprov Jabar di tahun 2029, disambut positif oleh pemerintah daerah.
Baca juga: Pemkab Pangandaran Dorong Terapi Pencegahan TB dan Pertahankan Status Bebas Malaria
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran Dadan Sugistha mengatakan, kembalinya moda transportasi darat tersebut akan menjadi solusi efektif untuk mempermudah dan mempercepat aksesibilitas para pelancong menuju Pangandaran.
“Kemudahan akses ini diharapkan tidak sekadar menggenjot jumlah kedatangan wisatawan, melainkan juga memperpanjang rata-rata durasi tinggal mereka,” katanya Senin (21/9/2026).
Jika selama ini kunjungan didominasi oleh wisatawan harian, Pemkab Pangandaran menargetkan lama menginap wisatawan bisa meningkat menjadi setidaknya tiga hari. “Jadi stay-nya bisa lebih lama, wisatawan juga akan lebih banyak membelanjakan uang mereka disini,” katanya.
Pihaknya akan berfokus membenahi serta mempromosikan objek-objek wisata yang tingkat kunjungannya masih rendah, dengan adanya rencana reaktivasi tersebut.
Dengan menghadirkan pilihan destinasi yang menarik dan bervariasi, wisatawan terdorong untuk mengeksplorasi lebih banyak lokasi dan menghabiskan waktu lebih lama di Pangandaran.
Baca juga: Pemkab Pangandaran Tambah Traffic Light, Persimpangan Pancimas Jadi Prioritas
Menurutnya, arus wisatawan di Pangandaran selama ini masih sangat bergantung pada akhir pekan. Dengan Kehadiran kereta api diharapkan dapat menarik minat pelancong untuk berkunjung di luar hari libur akhir pekan. “Sehingga keterisian akomodasi dan aktivitas pariwisata berjalan lebih stabil sepanjang minggu,” ujarnya.
Salah seorang warga Suhdi (40) berharap, rencana reaktivasi Banjar-Pangandaran bukan hanya sekedar wacana, tetapi bisa diwujudkan. “Kan rencana itu sudah digaungkan sejak lama, jangan hanya sebatas wacana saja,” ujarnya. (Ala/R6/HR-Online)





