harapanrakyat.com,- Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Jawa Barat mulai membenahi konstruksi trotoar tinggi di kawasan Lapangan Gasibu, Kota Bandung. Pembenahan konstruksi ini setelah perbedaan elevasi fisik trotoar antara jalur pejalan kaki dan titik penyeberangan atau zebra cross di bagian utara Lapangan Gasibu dikeluhkan warga karena menyulitkan aksesibilitas.
Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah pekerja telah membongkar susunan bata di bagian trotoar yang terhubung langsung dengan zebra cross.
Konstruksi yang sebelumnya menjulang tinggi tersebut dipangkas agar memiliki kemiringan yang lebih landai dan ramah bagi para pejalan kaki.
Baca Juga: KDM Akui Trotoar di Lapangan Gasibu Terlalu Tinggi, Instruksikan Perbaikan
Kepala DBMPR Jawa Barat, Agung Wahyudi mengatakan, pengerjaan di area ikonik Kota Bandung tersebut saat ini masih berjalan di bawah ikatan kontrak konstruksi.
Perbedaan ketinggian trotoar yang sempat memicu sorotan publik terjadi akibat penyesuaian kondisi elevasi tapak di lapangan selama proses pembangunan.
“Paket penataan Gasibu saat ini masih dalam tahap pelaksanaan konstruksi. Penyesuaian elevasi di lapangan diperlukan untuk menyelaraskan perbedaan ketinggian antara trotoar dan area penyeberangan pejalan kaki,” kata Agung, Rabu (2/9/2026).
Baca Juga: Gasibu Ditutup Hingga 2027, Pemprov Jabar Janjikan Ruang Publik Lebih Fungsional
Sesuaikan Elevasi Trotoar demi Kenyamanan Penyeberang Jalan
Agung memastikan pihak kontraktor dan DBMPR Jawa Barat langsung mengambil tindakan teknis untuk meratakan bagian trotoar yang dianggap menghambat penyeberang jalan.
Pembuatan bidang miring ini ditargetkan sanggup menyambungkan jalur pedestrian dengan zebra cross secara seamless dan aman.
Pemprov Jawa Barat berkomitmen untuk terus memantau penataan fasilitas publik di kawasan Lapangan Gasibu agar memenuhi standar keselamatan serta aksesibilitas bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Langkah selanjutnya yakni menyesuaikan elevasi trotoar dan area penyeberangan, sekaligus menyediakan akses pejalan kaki menuju maupun dari zebra cross,” tuturnya. (Reza Deny/R9/HR-Online/Editor-Dadang)





