BerandaBerita TerbaruTips Menata Pencahayaan Alami Rumah Demi Mewujudkan Hunian Sehat dan Hemat Energi

Tips Menata Pencahayaan Alami Rumah Demi Mewujudkan Hunian Sehat dan Hemat Energi

Optimalisasi pencahayaan alami rumah tingkatkan kesehatan dan hemat listrik. Pengaturan posisi jendela hingga dekorasi reflektif jadi kunci.

harapanrakyat.com,- Penerapan sistem pencahayaan alami menjadi trik arsitektur efektif dalam menciptakan rumah yang sejuk, sehat, sekaligus hemat daya listrik. Masuknya pendaran matahari lewat bukaan bangunan sanggup memangkas penggunaan lampu secara signifikan pada siang hari.

Baca juga: Strategi Efektif untuk Menghemat Biaya Tukang saat Renovasi Rumah

Selain menekan pengeluaran energi harian, pasokan cahaya alami juga mampu menyegarkan suasana interior serta mempercantik visual ruangan. Efek pencahayaan ini menghadirkan ilusi ruang yang terasa jauh lebih lapang dan luas.

Warna asli furnitur serta ornamen interior pun tampak lebih menyala saat terpapar sinar matahari. Namun, penataan posisi bukaan dan penentuan bahan bangunan harus dirancang secara cermat agar suhu ruangan tidak terasa pengap.

Rancangan pencahayaan alami yang terukur juga efektif mencegah munculnya kelembapan berlebih di dalam rumah. Bangunan yang secara rutin tersiram cahaya matahari bakal terhindar dari potensi timbulnya jamur maupun aroma tidak sedap.

Pengaturan Orientasi Jendela dan Arah Datangnya Sinar

Pemasangan pintu serta jendela kaca berukuran lebar menjadi sarana utama untuk menyalurkan paparan matahari ke interior hunian. Orientasi jendela sebaiknya diarahkan ke utara atau selatan demi memperoleh pendaran cahaya yang stabil sepanjang hari.

ADVERTISEMENT

Arah utara menjaga suhu ruangan tetap dingin karena terbebas dari limpahan radiasi panas secara langsung. Apabila jendela menghadap barat, ukuran bukaan sebaiknya diperkecil guna membatasi sengatan panas pada sore hari.

Baca juga: Cara Membuat Dekorasi Rumah Sewaan yang Terbatas Aturan Pemilik

Penggunaan tirai vitrase berwarna terang dapat menyaring terik matahari tanpa memblokir masuknya pendaran cahaya. Di sisi lain, penerapan sistem ventilasi silang membantu melancarkan pergerakan aliran udara serta cahaya secara seimbang.

Pemasangan skylight atau jendela atap menjadi opsi tepat untuk menerangi area tengah rumah yang gelap. Model skylight bertipe ventilasi dapat dibuka untuk kelancaran sirkulasi udara dengan estimasi biaya pemasangan sekitar Rp 6 juta. Adapun tipe skylight mati maupun model tubular berukuran kecil sangat pas diterapkan pada area lorong dan kamar mandi.

Penggunaan Kaca Khusus dan Bahan Atap Transparan

Pemilihan kaca tempered atau laminated sangat disarankan untuk area skylight karena tahan benturan serta mampu meredam sinar UV. Kaca tempered yang diproses hingga suhu 700 derajat Celcius memiliki ketahanan tiga sampai lima kali lipat dibanding kaca biasa.

Baca juga: Cara Negosiasi Beli Rumah Bekas agar Dapat Harga Terjangkau

Sementara itu, lapisan film pada kaca laminated bakal menahan serpihan agar tidak berhamburan saat kaca mengalami keretakan. Selain kaca, material atap transparan seperti polikarbonat, uPVC, hingga fiber juga menyajikan tingkat transparansi yang tinggi.

Bahan polikarbonat mempunyai tingkat ketahanan benturan sangat kuat hingga 250 kali lipat ketimbang kaca biasa. Penggunaan genteng uPVC transparan juga menawarkan keunggulan tahan bocor serta mampu meredam suara benturan air hujan.

Trik Dekorasi Reflektif dan Konsep Ruang Terbuka

Pengaplikasian warna terang seperti putih, krem, abu muda, maupun pastel pada dinding sangat efektif memantulkan pendaran cahaya. Penggunaan cat dinding berkilau tinggi mampu menggandakan pantulan sinar ke seluruh pelosok ruangan.

Bahkan, mengecat plafon menggunakan warna yang lebih gelap dapat memberi efek visual dinding yang terkesan lebih tinggi. Pemasangan cermin berukuran besar tepat di seberang jendela juga menciptakan ilusi keberadaan jendela tambahan.

Baca juga: Tata Cara Klaim Garansi Rumah Rusak ke Developer, Begini Prosedurnya!

Cermin memantulkan kembali paparan matahari sehingga atmosfer ruangan terasa terang seketika. Pemanfaatan elemen reflektif lain seperti backsplash kaca, meja kaca, hingga ornamen logam turut mengoptimalkan persebaran cahaya.

Penggunaan karpet berwarna terang serta ubin berkilau pada area dapur bantu meratakan pantulan sinar. Pemilik rumah dianjurkan menjauhkan perabot berukuran besar dari area depan jendela agar alur masuknya sinar matahari tidak terhalang.

Penerapan tata ruang open space tanpa sekat tebal membiarkan sinar matahari mengalir bebas ke berbagai sudut rumah. Penggunaan roster atau blok kaca dapat menjadi penyekat ruangan alternatif yang tetap meloloskan pendaran cahaya alami secara maksimal. (Muhafid/R6/HR-Online)

BERITA TERBARU