ADVERTISEMENT
BerandaBerita PangandaranWarga Parigi Ditemukan Meninggal di Rumah Kontrakan Wilayah Desa Pangandaran, Tubuh Membengkak

Warga Parigi Ditemukan Meninggal di Rumah Kontrakan Wilayah Desa Pangandaran, Tubuh Membengkak

Penemuan jasad korban bermula saat istri Jahidin datang ke lokasi rumah kontrakan pada Rabu sore. Kedatangannya bertujuan untuk memastikan kondisi sang suami.

ADVERTISEMENT

harapanrakyat.com,- Seorang warga Desa Bojong, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Jahidin (51), ditemukan meninggal dunia di rumah kontrakan yang berlokasi di Dusun Parapat, RT 05/RW 08, Desa Pangandaran, Rabu (9/9/2026), sekitar pukul 16.00 WIB.

Korban sehari-harinya merantau membuka usaha bengkel sepeda motor di wilayah Pangandaran. Korban ditemukan berada di ruangan bawah tangga dalam kondisi tubuh sudah membengkak.

Salah seorang warga setempat, Thomas Mardiana (46) mengatakan, penemuan jasad korban bermula saat istri Jahidin datang ke lokasi rumah kontrakan pada Rabu sore.

ADVERTISEMENT

Baca Juga: Misteri Penemuan Mayat Pria Berkaos ‘Jemput Kamu’ di Sungai Citarum Bandung Barat

Kedatangannya bertujuan untuk memastikan kondisi sang suami setelah sebelumnya pihak keluarga sempat menghubungi warga sekitar untuk meminta bantuan pengecekan. Warga awalnya tak berani masuk ke dalam area kontrakan sebelum didampingi keluarga korban.

“Sekitar setengah lima sore istrinya datang dan melihat ke dalam. Ternyata korban sudah dalam kondisi membengkak,” kata Thomas saat memberikan keterangan, Rabu (9/9/2026) malam.

Warga Parigi Meninggal di Rumah Kontrakan, Ada Bercak Darah di Kepala

Baca Juga: Geger, Penemuan Mayat di Jembatan Binuang Ciawi Tasikmalaya

Mengetahui kondisi tersebut, Thomas bersama ketua RT setempat langsung bergegas mengecek lokasi kejadian. Korban ditemukan terbaring telentang di ruangan bawah tangga. Melihat kondisi fisik korban yang telah membengkak, ia menduga korban sudah meninggal dunia sekitar dua hingga tiga hari sebelum ditemukan.

Thomas menambahkan, dari jarak pengamatan warga, terlihat ada bekas bercak darah di area belakang kepala korban. Namun, ia enggan berspekulasi lebih jauh mengenai penyebab pasti kematian maupun asal luka tersebut. Menurutnya, hal itu sepenuhnya merupakan kewenangan pihak kepolisian untuk mengidentifikasi.

Tak lama setelah laporan diterima, aparat kepolisian tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi jenazah.

Baca Juga: Geger Penemuan Mayat di Pantai Muara Tagog Pangandaran

Hingga saat ini, penyebab pasti kematian Jahidin masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi guna mengungkap kronologi peristiwa ini secara utuh. (Madlani/R3/HR-Online/Editor: Eva)

BERITA TERBARU