BerandaBerita CiamisWihaji Ungkap Kunci Cegah Stunting di Ciamis, TPK Diminta Kawal MBG 3B...

Wihaji Ungkap Kunci Cegah Stunting di Ciamis, TPK Diminta Kawal MBG 3B Lebih Ketat

"Kebutuhan balita tentu beda dengan anak sekolah. Ini masih terus kita rapikan bersama BGN dan pihak terkait agar sesuai dengan panduan MBG 3B," kata Wihaji di Ciamis.

harapanrakyat.com,- Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Wihaji, menekankan pentingnya peran Tim Pendamping Keluarga (TPK) dalam mengawal program distribusi Makanan Bergizi Gratis (MBG) khusus kelompok 3B, yakni ibu hamil (Bumil), ibu menyusui (Busui), dan balita.  

​Hal tersebut disampaikan Wihaji di hadapan ratusan kader dan unsur Forkopimda dalam agenda Temu Kader TPK MBG 3B Kabupaten Ciamis yang digelar di Gedung Islamic Center Ciamis, Selasa (29/9/2026). 

​Dalam pengarahannya, Wihaji menyampaikan pemerintah tengah menyiapkan standar operasional prosedur (SOP) dan panduan kerja baru agar pendampingan oleh TPK menjadi lebih terstruktur dan tepat sasaran.  

ADVERTISEMENT

​”Hari ini kita ciptakan panduan bagi TPK-TPK, kita punya SOP. TPK mendampingi calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, balita, remaja, hingga lansia, termasuk khususnya kelompok 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Nanti ada SOP baru, kita tentukan siapa mendampingi siapa. Jadi ada datanya, satu TPK mendampingi berapa keluarga, sehingga lebih terstruktur saat kita cek,” ujarnya. 

Baca Juga: Kucing Terjebak di dalam Sumur, Damkar Ciamis Turun Tangan Evakuasi

Wihaji Bicara Soal Stunting dan Penyaluran MBG 3B di Ciamis

​Ia menambahkan, penanganan stunting tidak semata-mata soal pemenuhan asupan gizi, melainkan juga dipengaruhi oleh berbagai faktor lain seperti infeksi penyakit, pernikahan dini, sanitasi lingkungan, hingga pola asuh.  

​”Masalah stunting itu tidak hanya asupan gizi. Ada karena infeksi, pernikahan dini, sanitasi, dan yang paling penting adalah edukasi. Bahkan anak orang kaya pun ada yang berpotensi stunting karena kurangnya edukasi dan pola asuh yang kurang tepat. Karena itu, edukasi ini menjadi kunci yang harus disampaikan oleh para kader TPK kepada keluarga-keluarga di Ciamis,” jelasnya.  

​Terkait pelaksanaan distribusi MBG 3B, Wihaji memastikan pemerintah terus melakukan penyempurnaan skema agar kebutuhan setiap kelompok usia dapat terpenuhi secara optimal. Khususnya penyesuaian porsi dan jenis makanan antara balita dan anak usia sekolah.  

Baca Juga: Bau Tak Sedap Hantui Warga Banjarsari Ciamis, 10 Tahun Lebih Limbah Pabrik Tahu Tempe Cemari Irigasi

​”Kebutuhan balita tentu beda dengan anak sekolah. Ini masih terus kita rapikan bersama BGN dan pihak terkait agar sesuai dengan panduan MBG 3B. Yang jelas, kita pastikan insentif para kader lancar dan penanganan jika ada kendala di lapangan bisa dilakukan secara cepat,” pungkasnya. (Feri/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

BERITA TERBARU