harapanrakyat.com,- Aktivitas lelang di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) KUD Minasari, kawasan Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Cikidang, Desa Babakan, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, meningkat signifikan.
Lonjakan hasil tangkapan laut memicu kenaikan transaksi pelelangan hingga Rp 6 miliar selama September 2026. Kenaikan tersebut melonjak pesat dibandingkan periode Agustus yang bertahan di kisaran Rp 2 miliar.
Tangkapan nelayan pada periode ini didominasi oleh komoditas bernilai tinggi. Seperti ikan layur, bawal putih, bawal hitam, tenggiri, serta udang tiger dan udang cenang.
Baca Juga: Pelabuhan Pendaratan Ikan Cikidang Dangkal, Nelayan di Pangandaran Kesulitan Melaut
Salah satu nelayan asal Parapat, Basyir mengungkapkan bahwa tangkapan udang cenang dalam sekali melaut kini menembus lebih dari 4 kuintal.
Hasil tersebut langsung dijual melalui TPI KUD Minasari dengan patokan harga Rp 9.000 per kilogram. “Ini sangat membantu perekonomian kami setelah sempat melalui masa paceklik,” ungkap Basyir, Minggu (4/10/2026).
Sementara itu, Ketua KUD Minasari Pangandaran, Jeje Wiradinata, membenarkan aktivitas pelelangan ikan meningkat dan adanya lonjakan angka dari transaksi tersebut. Pihaknya mencatat capaian Rp 6 miliar sebagai rekor baru yang menunjukkan tingginya partisipasi nelayan dalam memanfaatkan fasilitas pelelangan resmi.
Baca Juga: Udang Korosok Tak Laku, KUD Minasari Turun Tangan Borong Tangkapan Nelayan Pangandaran
“Saat ini kami tengah melakukan evaluasi internal guna memastikan lonjakan pendapatan dari aktivitas pelelangan ikan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan nelayan,” katanya.
Jeje menambahkan, pihaknya terus melakukan skema pemantauan perkembangan harga pasar harian serta penyerapan aspirasi dari pihak nelayan maupun bakul. Hal ini demi menjaga stabilitas harga dan kelancaran transaksi di TPI Cikidang. (Ala/R3/HR-Online/Editor: Eva)





