Aplikasi A-TIME USK menjadi inovasi digital untuk membantu masyarakat mengenali dan mencegah risiko stroke serta serangan jantung. Platform berbasis website ini resmi Fakultas Keperawatan USK (Universitas Syiah Kuala) perkenalkan. Kehadirannya untuk mendukung masyarakat agar lebih mandiri dalam menjaga kesehatan. Terutama bagi warga yang memiliki risiko penyakit kardiovaskular dan penyakit degeneratif.
Baca Juga: Aplikasi Satu Sehat RME Resmi Hadir, Rekam Medis Kini Lebih Terintegrasi
Mengenal Aplikasi A-TIME USK dan Manfaatnya bagi Masyarakat
Pengembangan platform ini termasuk bagian dari kegiatan PKMBP-TTG. Pelaksanaan program tersebut yakni di Kecamatan Baitussalam yang ada di Kabupaten Aceh Besar. Tepatnya Gampong Blang Krueng.
Teknologi ini hadir agar informasi kesehatan dapat terakses dengan lebih praktis. Masyarakat tidak hanya memperoleh materi edukasi. Mereka juga dapat mencatat perkembangan kondisi kesehatan secara berkala.
Membantu Pemantauan Kondisi Kesehatan
Salah satu fungsi yang aplikasi A-TIME USK ini tawarkan adalah pencatatan status kesehatan secara digital. Pengguna dapat menyimpan data pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Data tersebut kemudian bisa untuk melihat perkembangan kondisi tubuh. Riwayat kesehatan juga tersaji dengan tampilan angka dan grafik.
Fitur ini dapat membantu pengguna memahami perubahan kondisi kesehatannya. Pemantauan rutin juga membuat masyarakat lebih mudah mengenali perubahan yang perlu diperhatikan.
Namun, hasil pencatatan dalam aplikasi tetap bukan pengganti pemeriksaan medis. Jika muncul keluhan atau kondisi yang mengkhawatirkan, pengguna tetap perlu mendapatkan pemeriksaan dari tenaga kesehatan.
Menyediakan Materi Edukasi Kesehatan
Aplikasi A-TIME USK ini juga membawa materi edukasi dalam berbagai format. Kontennya mencakup video, narasi, hingga poster interaktif. Topik yang tersedia berkaitan dengan pencegahan dan pengenalan kondisi darurat. Salah satunya adalah informasi mengenai tanda awal stroke dan serangan jantung.
Materi tersebut dapat menjadi sumber pengetahuan tambahan bagi masyarakat. Penyampaian dalam format modern juga membuat pembelajaran informasi lebih mudah.
Membahas Penanganan Sebelum Sampai Rumah Sakit
Pengetahuan mengenai kondisi darurat sangat penting. Respons yang tepat dapat menjadi bagian dari upaya pertolongan awal sebelum pasien memperoleh penanganan dalam fasilitas kesehatan.
Aplikasi A-TIME USK turut memuat materi mengenai penanganan kegawatdaruratan pra-rumah sakit. Informasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat ketika menghadapi situasi yang membutuhkan tindakan cepat.
Baca Juga: Aplikasi Deteksi Dini Stunting, Teknologi Digital untuk Memantau Tumbuh Kembang Anak
Materi edukasi tetap perlu dipahami sesuai konteks. Penanganan medis oleh tenaga profesional tetap menjadi bagian penting dalam kondisi kegawatdaruratan.
Mendukung Perawatan bagi Penderita Diabetes
Selain stroke dan serangan jantung, platform ini menyediakan materi yang berkaitan dengan diabetes. Yakni, latihan Range of Motion dan perawatan kaki diabetes.
Tersedia pula materi mengenai senam kaki. Informasi tersebut dapat membantu pengguna memahami pentingnya aktivitas dan perawatan tubuh secara rutin.
Materi seperti ini relevan bagi masyarakat yang membutuhkan informasi praktis untuk mendukung perawatan sehari-hari. Pengguna tetap perlu menyesuaikan aktivitas dengan kondisi kesehatan masing-masing.
Memudahkan Pemeriksaan Mandiri
A-TIME juga memberikan panduan pemeriksaan sejumlah indikator kesehatan. Antara lain tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat.
Panduan tersebut dapat membantu masyarakat mengenal kondisi kesehatannya secara lebih teratur. Hasil pemeriksaan dapat menjadi informasi awal untuk menentukan langkah berikutnya.
Pemeriksaan mandiri tetap perlu menggunakan alat yang sesuai. Hasil yang tidak normal sebaiknya konsultasi kepada tenaga kesehatan untuk mendapatkan penilaian lebih lanjut.
Digagas Melalui Program Pengabdian USK
Peluncuran aplikasi A-TIME USK ini merupakan bagian dari kegiatan pengabdian masyarakat yang melibatkan unsur akademik dan mahasiswa. Tim pengabdian diketuai oleh Ns. Rahmalia Amni, M.Kep.
Kegiatan tersebut juga melibatkan sejumlah dosen di Fakultas Keperawatan serta 8 mahasiswi. Para mahasiswa turut mengikuti program KKN Tematik 2026.
Program ini menunjukkan bagaimana teknologi bisa untuk mendukung edukasi kesehatan lingkungan masyarakat. Pendekatan tersebut juga menghubungkan kegiatan akademik dengan kebutuhan warga secara langsung.
Mendukung Kesadaran Kesehatan Masyarakat
Kehadiran platform digital dapat menjadi sarana tambahan dalam menyebarkan informasi kesehatan. Masyarakat bisa memperoleh materi tanpa harus selalu menunggu kegiatan penyuluhan secara langsung.
Bagi warga dengan risiko penyakit tidak menular, pengetahuan mengenai pencegahan menjadi bagian yang penting. Kebiasaan memantau kondisi kesehatan juga dapat membantu meningkatkan kesadaran terhadap perubahan tubuh.
Program di Gampong Blang Krueng mendapat sambutan dari perangkat gampong, kader posyandu, dan masyarakat setempat. Pemanfaatan teknologi tersebut harapannya dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan.
Baca Juga: Aplikasi SAPA-BINA, Inovasi Digital untuk Meningkatkan Layanan Kesehatan Warga Binaan
Aplikasi A-TIME USK menghadirkan pendekatan digital untuk mendukung edukasi, pencatatan, dan pemantauan kesehatan masyarakat. Dengan berbagai materi mengenai stroke, serangan jantung, diabetes, serta pemeriksaan kesehatan dasar, aplikasi A-TIME USK dapat menjadi sarana informasi tambahan bagi masyarakat. Penggunaannya tetap perlu berjalan bersama pemeriksaan dan konsultasi dengan tenaga kesehatan agar kondisi kesehatan dapat ditangani secara tepat. (R10/HR-Online)





