ADVERTISEMENT
BerandaBerita BanjarDiduga akibat Korsleting Listrik Server, Sebuah Rumah Kosong di Banjar Terbakar

Diduga akibat Korsleting Listrik Server, Sebuah Rumah Kosong di Banjar Terbakar

Sebuah rumah kosong di Kecamatan Purwarharja mengalami kebakaran. Akibat peristiwa ini, warga pun langsung geger dan melaporkan ke Damkar.

ADVERTISEMENT

harapanrakyat.com,- Sebuah bangunan rumah kosong di Lingkungan Wargamulya, Kelurahan Karangpanimbal, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Jawa Barat, mengalami kebakaran yang diduga dipicu oleh korsleting listrik pada perangkat server di dalamnya. Beruntung, insiden tersebut berhasil dipadamkan dengan cepat oleh petugas Pemadam Kebakaran Kota Banjar sehingga tidak meluas.

Baca juga: Kebakaran Lahan di Binangun Kota Banjar, Petugas Temukan Seekor King Kobra Hangus Terbakar

Kepala UPTD Pemadam Kebakaran Kota Banjar, Aam Amijaya, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil kajian dan informasi awal di lapangan, titik api diduga berasal dari perangkat semacam server yang berada di dalam salah satu ruangan.

ADVERTISEMENT

“Untuk sementara hasil kajian kami di lapangan, kemungkinan terjadi korsleting listrik dari elemen yang ada di dalam rumah. Dilihat dari titik awal kebakaran, diduga ada semacam server di dalam ruangan yang memicu terjadinya kebakaran,” ujar Aam Amijaya, Jumat (2/10/2026).

Aam menambahkan, bangunan tersebut dalam keadaan kosong saat peristiwa terjadi pukul 13.45 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, rumah tersebut hanya dipantau sebulan sekali oleh pengontraknya.

Menerima laporan kejadian tersebut, pihak Damkar Kota Banjar langsung menerjunkan dua unit armada ke lokasi. Posisi armada yang dekat dengan tempat kejadian perkara (TKP) membuat petugas bergerak cepat dan berhasil memadamkan api.

“Alhamdulillah, karena lokasi dekat dengan mako Damkar, kami bisa cepat sampai. Penanganan memakan waktu sekitar 30 menit hingga situasi dinyatakan aman dan terkendali,” jelasnya.

Baca juga: Pabrik Tahu di Cibeunteur Kota Banjar Kebakaran, Kerugian Ditaksir Capai Rp70 Juta Lebih

Guna mengantisipasi kejadian serupa, Aam mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan instalasi dan peralatan listrik yang digunakan telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).  

“Penggunaan listrik secara terus-menerus bisa menimbulkan panas. Jika menggunakan peralatan atau kabel yang tidak standar, hal itu sangat berpotensi menyebabkan korsleting dan memicu kebakaran,” pungkasnya.

Sementara itu, petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan saksi. (Sandi/R6/HR-Online)

BERITA TERBARU