ADVERTISEMENT
BerandaBerita TasikmalayaDua Korban Perahu Terbalik di Cipatujah Tasikmalaya Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Resmi...

Dua Korban Perahu Terbalik di Cipatujah Tasikmalaya Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Resmi Ditutup

Jenazah korban perahu terbalik di Cipatujah kini telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Ditemukannya Ending menyusul korban Weli yang telah dievakuasi sebelumnya.

ADVERTISEMENT

harapanrakyat.com,- Tim SAR Gabungan resmi menutup operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban kecelakaan perahu nelayan yang terbalik di Perairan Pamoekan, Kecamatan Cipatujah, tepatnya Desa Sindangkerta, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu (3/10).

Penutupan operasi ini dilakukan setelah seluruh korban yang hilang berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sebelumnya, peristiwa naas tersebut terjadi saat perahu yang ditumpangi tiga orang nelayan dihantam gelombang tinggi pada Selasa (29/9/2026).

Dari ketiga nelayan itu, satu orang bernama Budi (30) berhasil selamat. Sementara dua nelayan lainnya, Ending (58) dan Weli (48), sempat dinyatakan hilang tersapu ombak dan kini ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

ADVERTISEMENT

Baca Juga: Perahu Pahala Kencana Terbalik di Cipatujah Tasikmalaya, Dua Nelayan Masih Hilang

Dua Korban Perahu Terbalik di Cipatujah Tasikmalaya Ditemukan

Titik terang pencarian mulai terlihat pada Sabtu sore. SAR Gabungan mendapat laporan dari warga terkait penemuan jenazah sekitar 18 kilometer dari titik lokasi kejadian ke arah timur, tepatnya di koordinat 7°44’15.1”S 107°54’31.2”E.

Petugas yang bergegas ke lokasi tiba pada pukul 16.37 WIB dan berhasil mengevakuasi korban ke darat pada pukul 17.40 WIB. Setelah dievakuasi ke Puskesmas Cipatujah, hasil identifikasi mengonfirmasi bahwa jenazah tersebut adalah Ending (58). Sementara Weli (48) jenazahnya ditemukan pada hari Jumat kemarin.

Baca Juga: Laka Laut Perahu Wisata Terbalik di Pantai Pangandaran, Polisi Ungkap Kondisi 9 Penumpang

Jenazah korban perahu terbalik di Cipatujah kini telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Ditemukannya Ending menyusul korban Weli yang telah dievakuasi sebelumnya. Sehingga seluruh korban kecelakaan laut ini telah berhasil ditemukan.

Operasi SAR Ditutup

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Ade Dian Permana, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh unsur penolong serta warga setempat yang bergotong royong selama proses pencarian.

Baca Juga: Nelayan Pantai Santolo Garut Meninggal Usai Terjatuh di Laut, Polisi: Bukan Laka Laut

“Dengan ditemukannya seluruh korban, Operasi SAR resmi diusulkan untuk ditutup. Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang telah bersama-sama mendukung pelaksanaan operasi ini,” ungkapnya.

Setelah operasi dinyatakan selesai, seluruh personel SAR Gabungan ditarik kembali ke kesatuan masing-masing. Pihak Basarnas juga mengimbau para nelayan dan masyarakat pesisir untuk selalu waspada terhadap cuaca ekstrem. Serta mengutamakan penggunaan perlengkapan keselamatan standar saat beraktivitas di laut. (Apip/R3/HR-Online/Editor: Eva)

BERITA TERBARU