BerandaBerita NasionalProfil Komjen Suyudi Ario Seto: Rekam Jejak dan Visi Kapolri ke-26

Profil Komjen Suyudi Ario Seto: Rekam Jejak dan Visi Kapolri ke-26

Sebagian besar karier Komjen Suyudi Ario Seto dihabiskan di bidang penegakan hukum. Ia pernah mengemban jabatan sebagai Kapolres Metro Jakarta Pusat, Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Wakapolda Metro Jaya, hingga Kapolda Banten.

harapanrakyat.com,- DPR RI secara aklamasi resmi menyetujui Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri ke-26 menggantikan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Pengambilan keputusan ini dalam Rapat Paripurna ke-8 DPR RI usai uji kelayakan di Komisi III berdasarkan usulan resmi Presiden Prabowo Subianto.

Sementara itu, Jenderal Pol Listyo Sigit mendapat kepercayaan mengemban amanah baru sebagai KSP (Kepala Staf Kepresidenan).

Latar Belakang Pendidikan dan Akademis Komjen Suyudi Ario Seto

Komjen Suyudi Ario Seto lahir tanggal 14 Juli 1973. Ia merupakan lulusan Akpol (Akademi Kepolisian) 1994 dengan spesialisasi reserse. Selain menyelesaikan pendidikan kedinasan di PTIK (2003) dan Sespimti (2018), ia meraih gelar Magister Sains dari Universitas Indonesia pada 2010.

Baca Juga: Resmi Berganti! Komjen Suyudi Disetujui DPR Jadi Kapolri Baru, Listyo Sigit Jabat Kepala Staf Kepresidenan

ADVERTISEMENT

Atas kontribusinya dalam pengembangan hukum pencegahan narkotika (P4GN), Suyudi mendapat gelar Doctor Honoris Causa bidang Ilmu Hukum dari Universitas Tarumanagara pada Januari 2026.

Karier Reserse dan Penanganan Kasus Besar dan Capaian Strategis di BNN

Sebagian besar karier Komjen Suyudi Ario Seto dihabiskan di bidang penegakan hukum. Ia pernah mengemban jabatan sebagai Kapolres Metro Jakarta Pusat. Kemudian, Dirreskrimum Polda Metro Jaya (2019), Wakapolda Metro Jaya (2023). Hingga menjabat sebagai Kapolda Banten (2024).

Saat memimpin Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Suyudi menangani beberapa perkara besar nasional. Salah satunya penyidikan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. Penyelidikan kematian mahasiswa UI Akseyna Ahad Dori, serta pembongkaran kasus perampokan sadis Pulomas.

Resmi menjabat sebagai Kepala BNN RI pada 25 Agustus 2025 dengan pangkat Komjen, Suyudi menerapkan strategi penindakan berbasis bukti ilmiah (evidence-based policy). Sepanjang tahun 2026, BNN di bawah kepemimpinannya menorehkan prestasi signifikan, salah satunya berhasil menyita 12,3 ton barang bukti narkotika.

Baca Juga: Bongkar Modus Impor Resmi! BNN Sita 3,37 Ton Kuncup Bunga Ganja Asal Thailand di Gresik

Kemudian, memotong jaringan ekonomi kejahatan hingga Rp 16,5 triliun, dan menyita aset TPPU Rp 165 miliar. Serta menyelamatkan 48,3 juta jiwa generasi muda dari ancaman narkoba.

Visi Reformasi dan Doktrin ‘Polri Bersama Masyarakat’

Dalam uji kelayakan di DPR RI, Komjen Suyudi Ario Seto mengusung arah kepemimpinan “Polri Bersama Masyarakat” dan berkomitmen menghapus fenomena “no viral, no justice”. Tujuannya agar penanganan laporan publik lebih transparan.

Ia merumuskan 9 fokus perbaikan, termasuk kesetaraan hukum dan pemberantasan pungli. Serta memprioritaskan audit internal tunggakan perkara pada 100 hari pertama kerjanya.

Transparansi LHKPN

Baca Juga: Waspada Narkoba Cair, BNN Ajukan Tambahan Anggaran Rp 5 Triliun untuk Tahun 2027

Berdasarkan LHKPN periodik 2025 yang dilaporkan Maret 2026, Komjen Pol Suyudi Ario Seto mencatatkan total kekayaan sebesar Rp 5,847 miliar tanpa utang. Aset tersebut meliputi tanah dan bangunan di Jakarta Selatan senilai Rp 4,6 miliar, alat transportasi Rp 455 juta, harta bergerak Rp 40 juta, serta kas Rp 750 juta.

Atas pengabdiannya, Komjen Pol Suyudi Ario Seto mendapat penghargaan Bintang Bhayangkara Pratama dan Satyalancana Pengabdian 24 Tahun. (Eva/R3/HR-Online)

BERITA TERBARU