Harapanrakyat.com,- PSGC Ciamis memboyong 23 pemain untuk melakoni laga tandang melawan Persiku Kudus yang akan digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Sabtu (3/10/2026) mendatang.Â
Menghadapi laga away di pekan keempat Liga 2 Indonesia ini, Laskar Singacala tentu mempunyai misi bangkit demi menebus poin yang hilang di kandang sendiri setelah kalah atas Semen Padang FC pada pekan ketiga lalu.Â
​Pelatih PSGC Ciamis, Heri Kiswanto, menegaskan skuadnya dalam kondisi siap tempur dan telah sepakat untuk tampil maksimal guna mencuri poin penuh dari markas lawan.
​”Ya, kita wajiblah untuk dapat poin di sana ya. Karena kita di sini (kandang) sudah kehilangan, jadi ini hitung-hitung mengganti ya. Kemarin sudah sepakat sih di latihan terakhir, Coach Eka juga menekankan, kemarin di kandang kita hilang, coba kita untuk mencuri lagi di kandang lawan,” ujar Herkis saat akan berangkat menuju Bantul, pada Kamis (1/10/2026).
Baca Juga: Tiga Keputusan Krusial VAR Mewarnai Laga PSGC Ciamis vs Semen Padang FC, Siapa Diuntungkan?
Lawan Persiku Kudus, PSGC Ciamis Tanpa Johan Bonilla
​Dari 23 nama yang dibawa ke Bantul, juru taktik PSGC tersebut mengonfirmasi bahwa penyerang asing mereka, Johan Bonilla, terpaksa ditinggal di Ciamis akibat kondisi fisik yang belum pulih total usai sakit. Sementara itu, pemain kunci lainnya dipastikan masuk dalam rombongan.
​”Bonilla tidak dibawa karena memang kondisinya kemarin sakit, mungkin belum 100 persen. Jadi kita tidak bawa. Kita coba bawa pemain-pemain yang memang 100 persen untuk bisa memberikan yang terbaik,” jelasnya.
​Terkait susunan pemain utama (starting eleven), Herkis mengaku belum menentukan pilihan akhir karena tim masih memiliki sesi latihan di hari Jumat sebelum laga dimainkan. Mengenai target, pelatih berpengalaman ini menegaskan timnya selalu membidik hasil maksimal.
​”Target harus selalu tiga poin. Masalah nanti hasilnya itu kan bukan hak kita, kita ikhtiar saja, usaha maksimal. Target juga mempengaruhi psikologis pemain. Kalau kita bicara tiga poin, pemain juga kan tidak mungkin bermain untuk tidak dapat tiga poin,” tegasnya.
​Menghadapi Persiku Kudus, Herkis tidak hanya berfokus pada satu atau dua pemain lawan saja. Menurutnya, seluruh penggawa Persiku berpotensi mengancam lini pertahanan anak asuhnya.
​”Sebenarnya semua pemain bisa punya peluang untuk mencetak gol. Jadi ya kita coba mewaspadai semua pemain saja,” tambah Herkis.
Herkis Bantah PSGC Ciamis Bergantung pada Eze
​Selain persiapan strategi bertahan, jajaran staf pelatih PSGC Ciamis juga terus membenahi alur serangan tim. Herkis menepis anggapan bahwa timnya hanya bergantung pada sosok Ezechiel N’doussel atau King Eze di lini depan.
​Ia menjelaskan bahwa variasi serangan dengan skema 4-3-3 sebenarnya telah diberikan saat latihan, termasuk memaksimalkan peran tiga striker dan pergerakan gelandang yang masuk dari lini kedua.
Baca Juga: Kunci Pergerakan Ezechiel N’Douassel, Semen Padang FC Curi Poin Penuh di Kandang PSGC Ciamis
​”Sebenarnya dari persiapan awal pun kita tidak tertumpu pada Eze. Cuma untuk taktikal ini memang belum sepenuhnya anak-anak bisa menerapkan, akhirnya kelihatan seperti bola tertuju pada Eze semuanya. Padahal di latihan pun banyak opsi. Ini menjadi bahan evaluasi staf pelatih agar variasi yang sudah diberikan bisa lebih terlihat di pertandingan,” pungkasnya. (Feri/R7/HR-Online/Editor-Ndu)





