harapanrakyat.com,- Wali Kota Banjar, Jawa Barat, Sudarsono buka suara terkait kondisi mobil unit pemadam kebakaran (Damkar) dan angkutan sampah yang disinggung pasca pengadaan mobil dinas. Mobil Damkar sendiri diketahui sering mogok saat digunakan untuk penanganan karena usianya yang sudah cukup tua.Â
Sudarsono mengatakan, anggaran pengadaan mobil dinas sebesar Rp1,3 miliar untuk menyelesaikan permasalahan mobil damkar dan kontainer sampah tidak akan mencukupi.
Baca Juga: Mobil Damkar Kota Banjar Mogok Lagi saat Menuju Lokasi Kebakaran, Petugas Senggol Gubernur KDM
Ia berjanji akan mengupayakan anggaran untuk pengadaan dua unit mobil pemadam kebakaran pada tahun anggaran 2027. Termasuk juga armada pengangkut sampah.
“Saya Insyaallah di 2027, Damkar kemungkinan besar kita beli dua. Dump truck kita perbaiki semua yang masih layak, kalau bisa kita perlu beli yang baru,” ujar Sudarsono usai acara di Pendopo Kota Banjar, Kamis (1/10/2026).
Menurutnya, pengadaan unit mobil pemadam kebakaran dan perbaikan armada pengangkut sampah masih memungkinkan setelah melihat potensi dana transfer ke daerah dari pemerintah pusat.
“Iya, insyaallah. Karena memang kita sudah melihat bahwa pemerintah pusat itu akan mengembalikan lagi walaupun hanya 85% TKD. Terus juga PPPK itu (gaji PPPK dibayar pemerintah pusat, red). Saya yakin semuanya bisa menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada di Kota Banjar,” ujarnya.
Pengadaan Mobil Dinas dan Angkutan Sampah Masuk Anggaran APBD 2027 Kota Banjar
Saat dikonfirmasi rencana pengadaan tersebut apakah sudah masuk dalam proses perencanaan, ia mengatakan akan mengupayakan agar dianggarkan pada tahun 2027.
“Iya, kita upaya melihat bahwa potensi itu harus kita upayakan nanti bisa dianggarkan di APBD 2027,” ujarnya.
Sudarsono menegaskan bahwa rencana pengadaan dua unit mobil dinas baru tetap berjalan pada tahun ini karena hal itu sudah disepakati bersama dengan pihak legislatif.
“Oh, tetap berjalan. Kalau itu sudah dianggarkan, sudah ketok palu kalau dibatalkan lagi mau buat apa? Kan enggak bisa dibuat beli yang lain,” tandasnya.
Sebelumnya, rencana pengadaan mobil dinas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjar sebesar Rp1,3 miliar menuai sorotan publik.Â
Sejumlah warga mendesak agar rencana pengadaan dua unit mobil dinas tersebut dibatalkan dan dialihkan untuk pengadaan mobil damkar yang kerap mogok hingga perbaikan kontainer sampah yang rusak. (Muhlisin/R7/HR-Online/Editor-Ndu)





