Sabtu, Mei 10, 2025
BerandaBerita CiamisPSGC Ciamis: Sanksi PSSI Tidak Adil, Kita akan Ajukan Banding!

PSGC Ciamis: Sanksi PSSI Tidak Adil, Kita akan Ajukan Banding!

Manajer PSGC Ciamis, H. Hediat

Manajer PSGC Ciamis, H. Herdiat. Foto: Eli Suherli/HR
Manajer PSGC Ciamis, H. Herdiat. Foto: Eli Suherli/HR

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Manajeman PSGC Ciamis segera akan melakukan banding ke Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menyusul 4 pemain Laskar Galuh mendapat sanksi larangan bermain selama 1 musim kompetisi (1 tahun). Sanksi itu merupakan buntut insiden kericuhan di lapangan saat PSGC bermain tandang melawan Persis Solo, di Stadion Manahan Solo, Rabu (10/09/2014) lalu.

Manajer PSGC Ciamis, H. Herdiat, mengatakan, pihaknya akan berupaya melakukan banding demi mendapat keadilan. Pasalnya, lanjut dia, pada sanksi yang dijatuhkan oleh PSSI itu banyak sekali keganjilan, sehingga sangat merugikan PSGC. [Berita Terkait Baca: PSGC Ciamis Kecewa, 4 Pemain Dijatuhkan Sanksi Dilarang Bermain 1 Tahun]

“Kericuhan di lapangan yang berbuntut sanksi ini kan akibat wasit yang memimpin pertandingan Persis Solo- PSGC selalu memberikan keputusan kontrovesi yang kemudian menyulut emosi pemain kami,” tegas Herdiat dengan nada kesal, saat ditemui HR, Jum’at (03/10/2014) malam.

“Saya juga mendengar wasit (Restu Slamet) itu pun sama dievaluasi PSSI, tetapi kenapa yang dijatuhkan sanksi hanya pemain yang memprotes keputusan wasit saja,” Herdiat menambahkan.

Pihaknya, kata Herdiat, sudah mengkonfirmasi ke Komdis PSSI menanyakan tindaklanjut evaluasi terhadap wasit tersebut. Tetapi anehnya, lanjut dia, PSSI belum memproses hukuman bagi wasit Restu Slamet.

“Seharusnya proses dulu wasit yang memimpin pertandingan antara Persis Solo kontra PSGC Ciamis pada 10 September di Stadion Manahan Solo, lalu. Nah, kalau wasit sudah diproses, baru Komdis memproses sanksi terhadap pemain yang melakuan kericuhan. Tetapi kan yang terjadi tidak begitu, justru dibuat terbalik. Dan ini akan kita pertanyakan,” tegasnya.

Untuk diketahui, saat PSGC bermain tandang melawan Persis Solo, di Stadion Manahan Solo, Rabu (10/09/2014) lalu, yang berakhir 5-2 untuk kemenangan Persis, terjadi beberapa kali kericuhan di lapangan. Kericuhan terjadi menyusul protes pemain PSGC terhadap wasit yang memimpin jalannya pertandingan. [Berita Terkait Baca: Laga Diwarnai Kericuhan, PSGC Ciamis Kalah Telak 5-2 di Solo]

Seperti yang dilansir beberapa media online nasional, saat terjadi hujan protes dari pemain PSGC menyusul wasit Restu Slamet memberikan hadiah pinalti kepada Persis Solo karena dianggap terjadi handball di kotak pinalti PSGC, dikabarkan wasit Restu Slamet jatuh tersungkur.

Wasit Restu Slamet kemudian memberikan kartu merah kepada Emilie Linkers. Linkers dituding mendorong Restu Slamet hingga jatuh tersungkur ketika terjadi hujan protes dari pemain PSGC. Namun, Komdis PSSI tidak hanya menghukum Linkers, tetapi 3 pemain PSGC lainnya, yakni Altobeli, M. Arozi dan Eko pun sama mendapat sanksi larangan bermain satu musim, seperti halnya yang dijatuhkan kepada Linkers.

Namun, saat terjadi insiden tersebut di lapangan,M. Arozi, Altobeli dan Eko tidak mendapat kartu kuning ataupun kartu merah dari wasit. Tetapi, hukumannya sama dengan Linkers yang mendapat kartu merah. (es/R2/HR-Online)

Akibat Kecelakaan Menabrak Batu Trotoar Jalan, Seorang Santri di Ciamis Harus Mendapatkan Perawatan Medis

Akibat Kecelakaan Menabrak Batu Trotoar Jalan, Seorang Santri di Ciamis Harus Mendapatkan Perawatan Medis

harapanrakyat.com,- Seorang pengendara motor asal Kecamatan Jatinagara, Kabupaten Ciamis yang juga seorang santri menabrak batu yang ada di trotoar jalan raya Kawali-Cipaku di Desa...
IDI Cabang Kota Banjar Komitmen Tingkatkan Etika Profesi dan Disiplin, Pemkot Minta Sinergitas dalam Pelayanan Kesehatan

IDI Cabang Kota Banjar Komitmen Tingkatkan Etika Profesi dan Disiplin, Pemkot Minta Sinergitas dalam Pelayanan Kesehatan

harapanrakyat.com,- Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kota Banjar, Jawa Barat, periode 2025-2028 resmi dilantik. Mereka berkomitmen akan lebih menguatkan etika profesi dan disiplin....
Microsoft Surface Laptop 13 dengan Chip Qualcomm Snapdragon X Plus

Microsoft Surface Laptop 13 dengan Chip Qualcomm Snapdragon X Plus

Microsoft Surface Laptop 13 hadir dengan versi lebih kecil dari generasi sebelumnya. Perangkat ini memiliki sudut yang lebih tumpul dengan sejumlah pilihan warna baru...
Polres Ciamis Buka Pengaduan Asusila Lindungi Anak, Putus Mata Rantai Kejahatan

Polres Ciamis Buka Pengaduan Asusila: Lindungi Anak, Putus Mata Rantai Kejahatan

harapanrakyat.com,- Polres Ciamis, Jawa Barat, konsen terhadap kasus-kasus asusila, apalagi terkait dengan korbannya anak di bawah umur. Maka dari itu, Polres Ciamis membuka pengaduan...
Polisi Ciduk 8 Pelaku Kejahatan di Sumedang Selama Operasi Pekat II Lodaya 2025

Polisi Ciduk 8 Pelaku Kejahatan di Sumedang Selama Operasi Pekat II Lodaya 2025

harapanrakyat.com,- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sumedang, Jawa Barat, berhasil mengungkap jaringan pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat. Mereka terjaring dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat)...
Operasi Pekat Lodaya 2025 Pria Asal Ciamis Ditangkap atas Kasus Penganiayaan

Operasi Pekat Lodaya 2025: Pria Asal Ciamis Ditangkap atas Kasus Dugaan Penganiayaan

harapanrakyat.com,- Polres Ciamis berhasil mengamankan seorang pria yang inisial JS, warga Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, terduga pelaku yang terlibat dalam kasus tindak...