Senin, Mei 19, 2025
BerandaBerita BanjarRumah Sakit Langensari Banjar Type C Berkonsep Go Green

Rumah Sakit Langensari Banjar Type C Berkonsep Go Green

Gambar rencana bangunan Rumah Sakit Langensari. Photo: Nanang Supendi/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Meski penggantian lahan lapang sepak bola Sanggabuana Kelurahan Muktisari, Kecamatan Langensari belum jelas, menyusul dijadikan letak poros pembangunan rumah sakit, namun Pemerintah Kota Banjar melalui Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman, akan segera memulai tahapan pengerjaannya pada April 2017 mendatang.

“Kita lakukan percepatan pembangunan RS Langensari agar kedepan masyarakat Kota Banjar bisa lebih terjamin pelayanan kesehatannya. Lokasi porosnya pada titik lapang sepak bola karena di sana cocok untuk dibangun itu,” kata Kabid. Cipta Karya, Tantri, Jum’at (10/02/2017).

Dia mengungkapkan, RS Langensari akan didirikan berkonsep Go Green (nuansa taman hijau-red) dan bertype C yang akan dibangun di atas lahan seluas 16.169 M2. Sementara, luas bangunan 7.974 M2, dan lelangnya mulai disiapkan pada bulan Maret mendatang.

Untuk tahap awal, pemkot sudah menganggarkan Rp.15 miliar yang ditargetkan selesai Desember 2017 atau pengerjaannya selama 8 bulan. Pembangunan tahap awal ini menggunakan lahan seluas 11.056 M2, mencakup lahan lapang sepak bola, Paud, makam pahlawan.

Kemudian, untuk tahap II atau pengerjaan tahun berikutnya di 2018 menggunakan lahan seluas 5.113 M2 yang mencakup bangunan SD, BPP, dan Kantor Kelurahan Muktisari. Dalam tahap II berupa pembangunan lahan parkir dan taman. Jadi, secara keseluruhan hingga selesai biaya pembangunan fisiknya mencapai Rp.50 miliar.

“RS Langensari type C subspesial terbatas minimal akan terdapat 100 tempat tidur, 10 poliklinik, 5 ruang VIP, ruang kelas 2 terdiri 14 tempat tidur dan sisanya tempat tidur kelas 3 serta ruang penunjang lainnya. Bangunan dibuat tiga lantai,” paparnya.

Tantri juga menyebutkan, untuk aspek layanan, selain warga Banjar juga bisa memenuhi warga dari wilayah Kabupaten Ciamis, seperti Kecamatan Pamarican dan Lakbok. Kemudian warga Kabupaten Cilacap, Jateng seperti Kecamatan Dayeuh Luhur dan Majenang. (Nanks/Koran HR)

Kompetisi EPA U-20

Timnas U-17 Ikuti Kompetisi EPA U-20, Persiapan Masuk Piala Dunia!

PT LIB mengonfirmasi Timnas Indonesia U-17 akan ikut kompetisi laga eksklusif bernama Elite Pro Academy U-20 Liga 1 2025-2026, atau sering disebut Kompetisi EPA...
Penyebab dan Cara Atasi Speaker Atas iPhone Tidak Berfungsi

Penyebab dan Cara Atasi Speaker Atas iPhone Tidak Berfungsi

Speaker atas iPhone tidak berfungsi seringkali membuat pengguna merasa bingung. Bukan hanya bingung, pengguna gadget juga merasa kesulitan saat menerima telepon. Hal ini lantaran...
Sejarah Ilmu Shorof, Awal Mula, Tokoh, dan Perkembangannya

Sejarah Ilmu Shorof, Awal Mula, Tokoh, dan Perkembangannya

Sejarah ilmu shorof begitu penting kita pahami. Dalam khazanah keilmuan Islam, ilmu shorof merupakan salah satu dari 12 cabang utama dalam ilmu bahasa Arab...
Ardina Rasti Cedera Saat Syuting, Alami Robek Ligamen Kaki

Ardina Rasti Cedera Saat Syuting, Alami Robek Ligamen Kaki

Ardina Rasti cedera mengundang keprihatinan publik. Hal ini khususnya bagi penggemar artis Indonesia tersebut. Rupanya kejadian ini berlangsung saat sang artis sedang sibuk syuting. Baca...
Pemotor tabrak anjing di Pamarican Ciamis

Pemotor Tabrak Anjing di Pamarican Ciamis, Luka Parah hingga Dibawa ke RS

harapanrakyat.com,- Seorang pengendara sepeda motor (pemotor) terluka parah setelah terjatuh akibat tabrak seekor anjing yang melintas secara tiba-tiba. Kecelakaan tersebut terjadi di jalan raya...
Kasus tambang emas ilegal di Tasikmalaya

Kasus Tambang Emas Ilegal di Tasikmalaya, Gasantana: Warga yang Ditangkap Hanya Penambang Bukan Pemodal

harapanrakyat.com,- Kasus tambang emas ilegal di kawasan Blok Cilutung dan Citunun, Karangpaninggal, Desa Karanglayung, Kecamatan Karangjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, jadi perhatian publik usai...