Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Nanang (28), seorang pemuda asal Dusun Yudanegara RT 05/RW 01 Kelurahan Sindangrasa, Kecamatan Camis, Kabupaten Ciamis, yang nekad membacok pamannya, Suryaman (68), hingga tewas, diketahui mengalami gangguan kejiwaan semenjak dipecat dari pekerjaannya.
Karjo, Ketua RT 05/ RW 01 Dusun Yudanegara, Kelurahan Sindangrasa, Kecamatan Camis, Kabupaten Ciamis, mengatakan, Nanang terlihat mengalami gangguan jiwa setelah keluar dari pekerjaannya.
Baca juga: Karena Hina Bung Karno, Pemuda di Ciamis Ini Hajar Pamannya Hingga Tewas
“Kira-kira setahun lalu dia keluar dari pekerjaannya, di Jakarta. Saat itu dia sempat bilang bahwa dia keluar dari tempat kerjanya karena dipecat,” kata Karjo, kepada HR Online, tadi siang.
Setelah pulang dari Jakarta ke Ciamis, lanjut Karjo, Nanang kerap melamun dan menyendiri. Karena sebab itulah, kata dia, prilaku Nanang jadi berubah dan tidak seperti biasanya. “ Semenjak itu, dia sering mangamuk. Dan ibunya kerap menjadi sasaran amarahnya,” katanya.
Menurut Karjo, Nanang merupakan anak kedua dari pasangan Ramdan dan Neni. Sementara korban, Suryaman, adalah kakak dari ibunya pelaku. “ Korban meninggalkan 7 anak. Pak Suryaman ini merupakan pensiunan TNI,” ujarnya.
Karjo pun mengatakan, terlepas dari kondisi kejiwaan pelaku, polisi harus menghukum pelaku dengan hukuman yang setimpal. “ Selain itu, pelaku pun pergi dari kampung Yudanegara. Karena akibat kejadian ini sudah meresahkan warga dan ditakutkan kejadian serupa terulang di kemudian hari,” katanya. (Her/R2/HR-Online)





