BerandaBerita CiamisBerita BanjarsariJelang Musim Tanam Padi, Puluhan Petani di Ciamis Berburu Hama Tikus

Jelang Musim Tanam Padi, Puluhan Petani di Ciamis Berburu Hama Tikus

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Memasuki musim tanam padi pertama, puluhan petani di Dusun Kertasari, Desa Sidaharja, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, melakukan pemburuan hama tikus, Kamis (22/11/2018). Mereka melakukan pemburuan hama tikus dengan menggunakan alat empos dan racun. Ini disaksikan langsung oleh petugas POPT Kecamatan Pamarican. Ratusan ekor tikus pun berhasil ditangkap.

Baca juga: Puluhan Hektar Sawah di Ciamis Diserang Hama Wereng

Ketua Gapoktan Desa Sidaharja, Ismanudin, mengatakan, pemburuan hama tikus dilakukan untuk mencegah serangan hama pada awal musim tanam padi. “Kegiatan ini kita lakukan secara bersama-sama kelompok tani, seperti kelompok tani Sri Rahayu 2-4 dan 5 yang saat ini bersama-sama terjun untuk melakukan pemburuan. Alhamdulillah, ratusan tikus berhasil kita tangkap,” terangnya.

Dalam kegiatan pemburuan tikus ini, kata Ismanudin, kelompok tani di dampingi oleh petugas POPT Kecamatan Pamarican. Bahkan, aparatur desa setempat pun ikut andil.

Sementara itu, petugas POPT Kecamatan Pamarican, Deni Mulyadi, mengatakan, untuk kegiatan pemburuan hama tikus ini, pihaknya secara khusus memberikan pendampingan. “Kita di sini terus beruapaya untuk menyikapi persoalan yang menyangkut dengan nasib petani. Kami berikan bantuan peralatan jenis empos serta racun yang lainnya,” kata Deni.

Kepala Desa Sidaharja, Haris Munandar, yang juga ikut dalam kegiatan tersebut, menambahkan, banyaknya tikus bersarang di jalur-jalur pematang sawah. Oleh karena itu, perlu dilakukannya kegiatan pemburuan.

Baca juga: Sawah Sukawening Cipaku Kerap Diserang Hama

“Dalam upaya pencegahan serangan hama tikus menjelang musim tanam, para petani di sini merasa khawatir. Mereka khawatir dengan banyaknya tikus yang terdapat di sawah. Para petani pun sepakat untuk melakukan pemburuan. Kegiatan ini akan dilaksanakan beberapa kali lagi hingga petani merasa aman dari serangan hama tersebut,” imbuhnya. (Suherman/R3/HR-Online)

BERITA TERBARU