Baznas Ciamis Salurkan Bantuan Stimulan untuk Korban Kebakaran dan Rumah Roboh

Jajaran pengurus Baznas Kabupaten Ciamis, saat memberikan dana bantuan stimulan kepada korban rumah roboh di Desa Hujungtiwu, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis, Rabu (16/01/2019). Foto: Istimewa

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, menyalurkan dana bantuan stimulan kepada lima korban bencana kebakaran dan rumah roboh di Kecamatan Panawangan dan Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis, Rabu (16/01/2019). Pemberian bantuan itu digelar di dua tempat, yaitu di Aula kantor Kecamatan Panawangan dan Aula kantor Kantor Desa Hujungtiwu Kecamatan Panjalu.

Dari lima penerima bantuan tersebut, empat diantaranya korban kebakaran yang juga warga Kecamatan Panawangan. Sementara satu penerima lagi merupakan korban rumah roboh, warga Desa Hujungtiwu Kecamatan Panjalu.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Baznas Kabupaten Ciamis, empat korban kebakaran di Kecamatan Panawangan yang mendapat dana bantuan stimulan, yaitu Yadi Supriadi warga Desa Sagalaherang, Nemah warga Desa Nagarajaya, Ahidin warga Desa Nagarajaya dan Iis Marlina warga Desa Girilaya. Sementara korban rumah roboh di Kecamatan Panjalu adalah Emin, warga Desa Hujungtiwu.

Ketua Baznas Kabupaten Ciamis, Saeful Ujun, dalam sambutannya, mengatakan, masing-masing korban mendapat dana bantuan sebesar Rp. 2,5 juta berikut ditambah paket sembako. Menurutnya, bantuan tersebut diperuntukan untuk menambah biaya pembangunan rumah yang tertimpa bencana.

“Kami dari Baznas hanya bisa memberikan dana stimulan dan belum bisa memberikan dana bantuan pembangunan rumah secara penuh seperti program Rutilahu. Karena yang mengajukan proposal ke Baznas Ciamis sangat banyak. Sementara dana yang masuk sangat terbatas. Jadi, kami putuskan untuk memberi dana stimulan sebesar Rp. 2,5 juta untuk masing-masing korban bencana. Hal itu agar semua proposal yang masuk ke Baznas bisa tersantuni secara merata,” terangnya.

Saeful menambahkan, selain dana yang tersedia di Baznas sangat terbatas, juga untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kembali bencana yang menimbulkan kerusakan harta benda. Karena berdasarkan prakiraan cuaca yang dilansir BMKG, musim hujan akan terus mengguyur wilayah Kabupaten Ciamis hingga beberapa bulan ke depan.  

“Kalau musim hujan, potensi menimbulkan bencanannya sangat tinggi. Untuk itu, kami dari sekarang mempersiapkan dana untuk mengantisipasi kemungkinan timbulnya korban akibat bencana, baik kebakaran, tanah longsor, puting beliung ataupun bencana lainnya,” ujarnya.

Saeful pun berharap pemasukan zakat ke Baznas Ciamis bisa semakin meningkat. Hal itu agar setiap terjadi bencana yang menimbulkan kerusakan harta benda, pihaknya bisa ikut berperan memberikan bantuan kepada korban yang terdampak. (R2/HR-Online)  

KOMENTAR ANDA