Korban Tenggelam di Sungai Citanduy Banjar Akhirnya Ditemukan

Sungai Citanduy
Tim gabungan saat membawa korban tenggelam di Sungai Citanduy. Foto: Istimewa

Berta Banjar, (harapanrakyat.com),-Korban tenggelam asal Desa Mekarharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Jawa Barat, di Sungai Citanduy pada Sabtu (15/06/2019) kemarin akhirnya ditemukan di sekitaran Blok Kokoplak, Minggu (16/06/2019).  

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diketahui bernama Aldi Algata (11) yang merupakan pelajar SD kelas 5. Sementara itu, korban diketahui hanyut di Citanduy yang berada di Dusun Cibentang, Desa Mekarharja sekitar pukul 12.30 WIB.

Menurut informasi yang diterima HR Online dari Humas Polres Banjar, setelah korban dilakukan pencarian sejak dikabarkan hilang, tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Basarnas, PMI dan masyarakat sekitar kembali melakukan penulusuran korban di aliran Sungai Citanduy.

Sekitar pada pukul 12.55 WIB, korban akhirnya ditemukan mengambang Sungai Citanduy yang berada di Blok Kokoplak dalam keadaan sudah tak bernyawa.

“Setelah dievakuasi, korban langsung dibawa ke RSUD Kota Banjar untuk dilakukan visum oleh Tim Inafis Polres Banjar. Setelah itu, korban langsung diserahkan kepada keluarga korban,” katanya.

Proses pencarian Aldi butuh waktu hampir 24 jam sejak dilaporkan tenggelam. Setelah melakukan pencarian sejak Sabtu (15/06/2019) siang, akhirnya tim gabungan berhasil menemukan jasad Aldi pada Minggu (16/06/2019) sekitar pukul 12.45 WIB. Lokasi penemuan jasad korban sebenarnya tidak jauh dari lokasi awal tenggelam atau hanya berjarak 300 meter.

Tim gabungan sampai tiga kali melakukan pencarian korban. Pencarian pertama dilakukan pada Sabtu siang atau beberapa saat setelah dilaporkan tenggelam. Hingga Sabtu petang, petugas belum berhasil menemukan korban. Pencarian kembali dilanjutkan pada Sabtu malam hingga dini hari. Hasilnya sama. Nihil.

Pencarian dilanjutkan pada Minggu pagi. Hingga menjelang Dzuhur, petugas lagi-lagi belum berhasil menemukan korban. Akhirnya, pada pukul 12.55 WIB, petugas gabungan menemukan korban.

Berita Terkait: Dua Bocah Terseret Arus Saat Berenang di Sungai Citanduy Banjar, Satu Orang Tenggelam

Seperti diberitakan sebelumnya, dua orang bocah yang diketahui bernama Rendi (12) dan Aldi (10), warga Dusun Randegan, Desa Mekarharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Jawa Barat, dilaporkan terseret arus sungai saat berenang di Sungai Citanduy yang berada di Desa Raharja, Kecamatan Purwaharja, Sabtu (15/6/2019) siang.

Beruntung Rendi berhasil diselamatkan oleh warga. Sementara Aldi gagal diselamatkan dan akhirnya tenggelam.

Dari informasi yang dihimpun HR Online, kejadian itu bermula ketika korban bersama teman-temannya tengah berenang di pinggir sungai. Tanpa diduga, Aldi dan Rendi yang tengah asik berenang tiba-tiba saja tubuhnya terserat arus sungai. Suasana asik pun berubah menjadi histeris.

Elon (49) seorang warga yang tengah berada di pinggir Sungai Citanduy, rupanya mendengar teriakan korban dan teman-temannya. Dia langsung bergeges pergi untuk mencari tahu sebab adanya teriakan minta tolong.

“Saat sampai di tempat anak-anak berenang, ternyata ada dua orang yang terlihat terseret arus sungai. Dengan spontan saya langsung loncat ke sungai untuk menyelamatkan kedua anak tersebut,” katanya.

Namun naas, upaya Elon menyelamatkan keduanya tidak berhasil. Elon hanya berhasil meraih tangan Rendi dan akhirnya bisa diselamatkan. Sementara Aldi yang posisinya sudah berada di tengah, tidak berhasil diselamatkan.

“Arus sungai memang tengah deras. Saat saya akan menolong keduanya, ternyata hanya bisa menyelamatkan satu orang. Itupun karena posisi korban saat terseret arus belum terlalu ke tengah. Sementara Aldi waktu itu posisinya sudah berada di tengah dan sulit menyelamatkan kedua korban secara bersamaan,” terangnya. (Muhafid/R6/HR-Online)