Menggunakan Smartphone Terlalu Sering, Ini Efek Negatif Terhadap Kulit

Menggunakan Smartphone Terlalu Sering
Ilustrasi menggunakan smartphone terlalu lama. Foto : net/ist

Menggunakan smartphone atau ponsel pintar yang terlalu sering dalam jangka panjang bisa berdampak terhadap kesehatan, baik otak, mata atau kulit di wajah serta bagian tubuh lainnya.

Walaupun ponsel pintar banyak keuntungannya, seperti mempermudah komunikasi, mengakses internet dan lainnya, akan tetapi menggunakan secara berlebihan malah menjadi kerugian.

Kerugian tersebut adalah dapat merusak atau masalah kulit terutama di bagian wajah. Dan itu masalah itu bukan hanya menyerang orang dewasa, melainkan remaja juga bisa terkena imbasnya.

Merangkum dari berbagai sumber, berikut masalah kulit yang diakibatkan karena menggunakan smartphone terlalu sering, dan dalam jangka waktu yang lama.

Berita Terkait :

Bahaya Radiasi Smartphone Mengintai Kesehatan Tubuh

Waspadai Bahaya Kecanduan Smartphone pada Anak-anak! Bisa Memicu Kanker

Hindari Main Smartphone Sambil Tiduran, Ini Dampak Buruknya

Jerawat

Seperti kita ketahui, bawah smartphone merupakan sarang dari bakteri. Hal itu disebabkan, karena jari yang dipakai untuk mengoperasikan layar merupakan media penyebaran bakteri.

Saat Anda menerima panggilan telpon, maka saat itu pula bakteri atau kuman tersebut bakal nempel atau berpindah ke wajah, terutama pada bagian pipi serta telinga.

Belum lagi, ketika menjawab atau mengangkat telpon, ngobrolnya tidak sebentar atau lupa waktu. Sehingga semakin banyak bakteri yang “migrasi” ke pipi.

Oleh karena itu, tidak usah heran apabila lama kelamaan di bagian pipi akan terus memproduksi minyak secara berlebih, yang akhirnya keluar jerawat.

Lantas bagaimana cara menghindarinya? Saat menjawab panggilan telpon bisa dengan menggunakan handsfree. Kemudian, rajin-rajin lah membersihkan smartphone dengan memakai kain bersih.

Masalah lainnya di bagian pipi bukan hanya muncul jerawat, melainkan juga akan timbul ruam merah atau sering menyebutnya cell phone dermatitis.

Timbulnya ruam merah tersebut disebabkan karena material kimia yang bersumber dari gawai itu berpindah ke kulit wajah terutama bagian pipi yang sering menerima panggilan telpon.

Kerutan

Masalah lainnya akibat menggunakan smartphone dalam jangka waktu yang lama dan terlalu sering, adalah timbul kerutan di sekitar mata dan dahi.

Memang umumnya kerutan atau keriput ini akan keluar di umur 30 tahun ke atas. Akan tetapi, karena penggunaan smartphone tersebut, maka usia 20 tahunan juga bisa.

Mengapa hal itu bisa terjadi? Ketika Anda melihat layar HP terlebih di tempat yang sangat terang atau galap, secara reflek atau tidak sdar maka akan mengerutkan dahi.

Bukan hanya itu saja, karena kondisi situasi sekitar yang memaksakan mata untuk fokus menatap layar dengan maksimal, maka spontan mata akan menyipit.

Jadinya, bukan hanya mata yang lelah serta kemungkinan bengkak, namun juga bakal timbul kerutan pada bawah mata serta dahi yang permanen.

Solusi agar tidak terjadi masalah seperti itu, maka sebaiknya mulai dari sekarang waktu menggunakan smartphone dikurangi, dengan cara istirahat sebentar barang beberapa menit.

Selama istirahat tersebut, usahakan relakskan mata atau bisa juga dengan memanfaatkan waktu dengan mengoles aloe vera terutama di bawah mata.

Kulit kendur

Umumnya orang akan menunduk ketika melihat layar smartphone. Secara tidak sadar, gerakan yang dilakukan terus menerus ini akan mengakibatkan kerutan pada leher serta dagu.

Sehingga elastisitas kulit terutama di sekitar wajah bakal menurun atau kendur, sehingga timbul marionet, yakni keriput yang terjadi dari sudut mulut turun ke dagu.

Kulit kusam

Menggunakan smartphone dalamjangka waktu yang lama dan dilakukan secara sering, maka bisa juga menyebabkan perubahan warna kulit menjadi seperti coklat atau kuning.

Supaya kulit wajah tidak menjadi kusam, maka 2 jam sebelum tidur sebaiknya hindari memakai ponsel pintar, serta terpenting adalah rajin minum air putih setiap hari. (Adi/R5/HR-Online)

Loading...