DPRD Ciamis Soroti Polemik DAK Disdik yang Tertukar

Nurmuttaqin
Anggota DPRD Kabupaten Ciamis, Nurmuttaqin. Foto: Dokpri.

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Polemik tertukarnya Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas Pendidikan (Disdik) Ciamis terus berlanjut. Polemik yang berawal dari kesalahan input data DAK oleh petugas tersebut mendapat tanggapan dari salah satu anggota DPRD Kabupaten Ciamis, Nurmuttaqin.

Menurutnya, salah input data DAK Disdik Ciamis tidak bisa dianggap sebagai hal sepele, lantaran menyangkut uang negara.

“Ya ini sangat disayangkan dengan kejadian salah input data DAK tersebut, saya secara pribadi sebagai anggota DPRD menilai harus ada evluasi mengenai kejadian ini dan harus segera dibenarkan,” ujar Nurmuttaqin kepada HR Online, Senin (09/09/2019). 

Nurmuttaqin menilai salah input data DAK tersebut merupakan kesalahan fatal yang bisa merugikan masyarakat, apalagi hal ini, kata dia menyangkut pembangunan sarana prasarana pendidikan.

Dia meminta inspektorat sebagai Badan Pengawas Daerah dan BKD sebagai pembina Aparatur Sipil Negara (ASN) mengevaluasi kinerja para pegawai Disdik secara menyeluruh. 

“Apakah ini human error atau kejadian ini disengaja? Ini harus dievaluasi secara menyeluruh,” tegasnya. 

DPRD Ciamis, kata Nurmuttaqqin, memang mempunyai tugas pengawasan, akan tetapi sifatnya pada kebijakan. 

Sementara, kejadian salah input di Dinas Pendidikan merupakan kesalahan dalam hal teknis, berarti tugas pengawas dan pembina birokrasi untuk memperbaiki, agar hal itu tidak terulang kembali. 

“Kalau di DPRD ini tugasnya Komisi I sebagai lembaga yang mempunyai tugas khusus dalam mengawasi pemerintah, sekarang AKD belum terbentuk. Saya berbicara sebagai anggota DPRD secara umum,” pungkasnya. 

Berita Terkait: DAK Disdik Ciamis Disorot, Input Data Banyak yang Ngaco

Sebelumnya Kasi Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdik Ciamis, Tatang, membenarkan adanya kesalahan input data DAK Disdik Ciamis yang dilakukan operator.

“Memang benar ada kesalahan input dari operatornya, namun kami akan memperbaikinya segera, secepatnya,” kata Tatang. (Fahmi/R7/HR-Online)