Planet luar tata surya atau yang juga dikenal dengan sebutan exoplanet kembali ditemukan. Astronom mengklaim bahwa exoplanet yang ditemukannya termasuk planet yang langka.
Dalam penemuan exoplanet tersebut, tim memanfaatkan metode kecepatan radial atau yang disebut spektroskopi Doppler.
Dengan metode tersebut, exoplanet yang berhasil ditemukan benar-benar mengejutkan. Hal ini dikarenakan ukurannya yang tak biasa, tak seperti penemuan jenis exoplanet sebelumnya.
Diketahui bahwa exoplanet yang ditemukan memiliki ukuran yang lebih besar daripada Neptunus. Bahkan ukurannya 5-7 kali ukuran Bumi.
Dikarenakan ukurannya yang raksasa, exoplanet yang ditemukan ini disebut dengan super-Neptunus. Lebih jelasnya, anda simak saja ulasan berikut.
Planet Luar Tata Surya Super-Neptunus
Super-Neptunus termasuk exoplanet langka. Sebelumnya, alat yang digunakan hanya bisa menemukan exoplanet super-Bumi.
Selain itu, exoplanet yang ditemukan sebelumnya biasanya hanya gas raksasa yang mirip dengan planet Jupiter atau Saturnus .
Tak heran jika penemuan super-Neptunus mampu mencuri perhatian. Mengenai lokasi penemuannya, super-Neptunus ini berada di sistem biner Gliese 15.
Seperti yang diketahui, sistem tersebut terdapat sejumlah planet yang bergerak di sekitar kawasan dua bintang katai merah.
Dengan memanfaatkan metode spektroskopi Doppler, pengamatan planet luar tata surya memang bisa dilakukan secara detail. Metode ini sendiri bekerja dengan mendeteksi setiap pergerakan bintang kecil.
Perlu diketahui, bintang-bintang kecil yang bergerak tersebut dipengaruhi oleh sejumlah planet yang ada di sekitarnya. Tak heran jika metode ini mampu menemukan exoplanet.
Sementara untuk alatnya, para astronom menemukan exoplanet dengan memanfaatkan spektrometer. Alat ini mengukur cahaya yang ada di dalam pita tertentu dari spektrum elektromagnetik.
Dengan bantuan alat ini, para astronom bisa mengamati secara jelas bagaimana bergeseran cahaya bintang dari spektrum ke biru atau merah yang disebabkan oleh efek Doppler.
Adanya penemuan planet luar tata surya bisa dicermati dari siklus redshifting ke blueshifting. Jika terjadi siklus tersebut, berarti ada bintang yang pergerakannya bolak balik sebagai pertanda adanya planet.
Ketertarikan astronom dalam mengamati sistem biner Gliese 15 itu sendiri bermula pada tahun 2014 saat ditemukannya super-Bumi yang mengorbit Gliese 15A, bintang yang ukurannya lebih besar.
Super-Bumi yang ditemukan tersebut pun disebut dengan Gliese 15Ab. Jaraknya sangat dekat dengan bintang dan hanya memiliki periode orbit 11,44 hari.
Mengenai kondisinya, Gliese 15Ab mempunyai suhu permukaan 530 derajat Fahrenheit atau setara 276 derajat Celcius.
Fakta Unik Planet Luar Tata Surya
Ada sejumlah fakta unik mengenai exoplanet yang sebaiknya anda tahu. Adapun salah satunya yaitu OGLE-05-390L b yang menyandang sebagai exoplanet terjauh.
Diketahui bahwa planet ini berjarak 21.500 tahun cahaya dari Bumi. Sementara massanya sebesar 5 kali massa Bumi dan termasuk super-Bumi.
Selain itu, ada juga Kepler-37b yang dijuluki sebagai exoplanet paling kecil. Bahkan ukuran planet yang satu ini sama dengan ukuran bulan milik Bumi.
Tak hanya unik karena ukurannya, planet luar tata surya Kepler-37b juga memiliki kecepatan orbit yang mengesankan. Tak mengherankan karena jarak planet ini sangat dekat dengan mataharinya.
Exoplanet kecil yang memiliki suhu permukaan 425 derajat Celcius ini mengorbit bintang Kepler-37 tepat di konstelasi Lyra.
Dengan orbit yang cepat, 1 tahun di Kepler-37b setara dengan 13 hari di Bumi. Diketahui bahwa jarak Kepler-37b dengan Bumi hanya 210 tahun cahaya.
Fakta unik tentang exoplanet lainnya yaitu PSR B1620-26 b yang dianggap sebagai planet yang sangat tua. Planet ini juga dikenal dengan sebutan Methuselah.
Planet Methuselah dinilai sudah terbentuk jauh sebelum dibentuknya Bumi. Seperti yang diketahui, Bumi berusia sekitar 4,5 miliar tahun, sementara usia Methuselah sudah 13 miliar tahun.
Pembentukan planet luar tata surya Methuselah terjadi kurang dari 1 miliar tahun setelah dibentuknya alam semesta. Dari Bumi, planet Methuselah berjarak sekitar 12.400 tahun cahaya.
Mengenai bidang orbitnya di konstelasi Scorpio, planet PSR B1620-26 b ini diketahui mengorbit bintang PSR B1620-26 AB.
Dari sekian banyak penemuan exoplanet, anda pasti penasaran dengan apa nama exoplanet yang pertama kali ditemukan.
Perlu diketahui, exoplanet tersebut adalah PSR B1257+12B. Planet ini mengorbit pulsar PSR B1257+12 di konstelasi Virgo.
PSR B1257+12B ditemukan pada tahun 1992 dan memiliki jarak sekitar 980 tahun cahaya dari Bumi. Exoplanet yang satu ini termasuk salah satu exoplanet yang penting untuk diketahui.
Terkait exoplanet langka, super-Neptunus yang ditemukan astronom menambah deretan planet luar tata surya yang menghiasi alam semesta. (R10/HR-Online)