Sabtu, Agustus 20, 2022
BerandaBerita CiamisJumlah ODP di Ciamis Meningkat Tajam, 1.057 Orang Jalani Isolasi Mandiri

Jumlah ODP di Ciamis Meningkat Tajam, 1.057 Orang Jalani Isolasi Mandiri

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Jumlah ODP di Ciamis meningkat tajam, total ada 1.057 Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang diwajibkan menjalani isolasi mandiri selama 14 hari.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 92 orang dinyatakan selesai masa pemantauan, sehingga sisa ODP yang masih menjalani masa pemantauan sebanyak 965 orang.

Data kasus Corona di Ciamis lainnya terkait PDP (Pasien Dalam Pengawasan), tercatat ada 10 orang. Selesai masa perawatan dan pengawasan ada 3 orang. Sementara yang masih dalam pengawasan dan menjalani perawatan sebanyak 6 orang.

Enam orang PDP Ciamis tersebut dirawat di rumah sakit Ciamis dan Banjar. Sementara satu orang PDP dilaporkan meninggal dunia.

Selain jumlah ODP di Ciamis dan PDP, Covid-19 Center Ciamis juga merilis satu orang terkonfirmasi Covid-19 pada Rabu, 1 April 2020, kemarin.

Baca Juga: Pasien Positif Corona di Ciamis Membaik dan Sudah Bisa Bicara

Juru Bicara Covid-19 Center Ciamis, dr Bayu Yudiawan, mengatakan, setelah ada satu pasien positif Corona asal Ciamis, pihaknya melakukan penelusuran riwayat perjalanan pasien tersebut.

“Pemeriksaan-pemeriksaan juga dilakukan untuk menentukan apakah ada kecenderungan penyebaran,” kata dr Bayu dalam rilisnya, Kamis (2/4/2020).

Setelah melakukan penelusuran, kajian pun dilakukan, hasilnya ada beberapa orang yang pernah melakukan kontak dengan pasien positif Corona tersbeut.

“Kita lakukan kontak tracing ke orang-orang yang pernah kontak erat selama masa inkubasi atau selama 14 hari, sebanyak 20 orang. Dari 20 orang ini dilakukan Rapid Diagnostic Test, kemudian dilakukan test lainnya,” terangnya.

Dia juga menegaskan kabar yang beredar tentang meninggalnya pasien positif Corona di Ciamis adalah kabar bohong atau hoaks.

“Pasien sampai sekarang dalam keadaan stabil, walaupun mengalami stroke dengan kondisi usia lanjut,” ungkapnya.

Juru bicara Covid-19 Center Ciamis ini juga menambahkan, pasien sempat drop, karena HB-nya rendah. Namun sete;ah dilakukan transfuse darah dengan beberapa labu, kondisinya membaik dan bisa berkomunikasi kembali. (ES/R7/HR-Online)