Hewan Purba Kongonaphon Kely Ditemukan Ilmuwan, Berukuran 10 Cm

hewan purba Kongonaphon kely
Hewan Purba Kongonaphon Kely. Foto Istimewa

Hewan purba Kongonaphon kely dideskripsikan dari Madagaskar yang berasal dari nenek moyang yang berukuran relatif kecil. Pterosaurus dan juga Dinosaurus memang dikenal dengan ukuran tubuh yang luar biasa.

Namun, spesies yang baru ini yakni Kongonaphon kely adalah binatang purba yang hidup ratusan juta tahun yang lalu dengan nenek moyang yang kecil.

Berikut ini adalah beberapa penjelasan tentang adanya penemuan terbaru terkait hewan purba yang satu ini.

Hewan Purba Kongonaphon Kely

Menurut Scitechdaily.com, mereka hidup sekitar 237 juta tahun yang lalu dan menunjukkan adanya fakta yang baru. Fakta tersebut adalah nenek moyang hewan ini berasal dari hewan yang relatif kecil.

Fosil yang ditemukan dari reptil purba ini bernama Kongonaphon kely atau dapat disebut juga dengan “Bug Slayer yang Kecil”. Ukuran tubuh saat hewan ini berdiri yakni sekitar 10 cm. Jika diukur dengan ukuran inchi, maka hanya sekitar 4 inchi.

Baca juga: Hewan Purba yang Belum Punah Sampai Sekarang, Apa Saja?

Deskripsi dan analisa keluarga hewan purba ini pun diterbitkan dalam jurnal Procces of National Academy of Sciences. Sehingga, dapat membantu menjelaskan tentang asal-usul dari Pterosaurus mampu terbang ini.

Penjelasan tersebut tentang adanya “fuzz” di kulit mereka yakni Dinosaurus dan Pterosaurus. Pertanyaan juga meliputi berbagai macam hewan karismatik yang lain layaknya hewan purba Kongonaphon kely.

“Terdapat persepsi yang umum tentang ukuran dinosaurus yang merupakan hewan raksasa,” kata Christian Kammerer.

Dia adalah seorang kurator dari penelitian paleontologi di North Carolina Museum of Natural Sciences. Dia juga merupakan mantan Gerster Shcolar sebuah Museum Sejarah Alam di Amerika.

“Akan tetapi, hewan purba baru ini sangat kecil dengan divergensi Pterosaurus dan juga Dinosaurus, itu adalah sebuah hal yang sedikit mengejutkan.” lanjutnya.

Penemuan Kongonaphon Kely

Dinosaurus dan juga Pterosaurus adalah kelompok hewan yang tergolong dalam Ornithodira. Asal-usul mereka dan beberapa spesimen dari garis keturunan kini telah ditemukan. Penemuan fosil Kongonaphon ini terdapat di Madagaskar pada tahun 1998.

Tim peneliti yang menemukan hewan purba Kongonaphon kely yakni dipimpin oleh John Flynn dari American Museum of Natural History. Dia dulu bekerja di The Field Museum pada saat penemuan tersebut. Dia juga dibantu oleh mahasiswa Universitas Antananarivo dan Co-Leader proyek Andre Wyss.

Baca juga: Mengapa Hewan Purba Berukuran Besar? Temukan Alasannya di Sini

Orang lainnya yang membantu adalah profesor dan ketua dari Universityof California-Santa Barbara Departemen Ilmu Bumi dan Assosiasi Penelitian dari Museum Sejarah Alam Amerika.

“Situs fosil yang ada di barat daya Madagaskar ini jika diukur dari interval waktu, maka kurang begitu dikenal secara universal atau global. Namun kini terlihat telah menghasilkan beberapa fosil yang menakjubkan. Penemuan ini juga merupakan spesimen kecil yang tercampur aduk beratus-ratus jenis dan telah kami kumpulkan selama bertahun-tahun,” kata Flynn.

“Perlu waktu untuk kami, sebelum akhirnya dapat fokus pada tulang-belulang tersebut. Setelah kami melakukannya, akhirnya kami menemukan sesuatu yang unik dan juga sangat menarik untuk dilihat lebih dalam lagi. Penemuan hewan purba Kongonaphon Kely merupakan kasus yang hebat. Dari penemuan lapangan yang dikombinasikan dengan teknologi modern dalam menganalisa fosil sangat penting.” imbuhnya.

Tentang Kongonaphon kely

“Adanya penemuan relatif kecil yang terdapat di Pterosaurus dan Dinosaurus ini menekankan betapa pentingnya catatan tentang fosil Madagaskar. Bahkan ini juga berguna dalam meningkatkan ilmu pengetahuan tentang sejarah vertebrata dalam kurun waktu yang kurang dikenal di tempat lainnya,” kata Lovaso Ranivoharimanama, yakni co-leader proyek.

Dia juga merupakan profesor dan direktur laboratorium dari paleontologi vertebrata Universitas Antananarivo Madagaskar.

“Dalam waktu dua dekade, kami berkolaborasi (Madagaskar-Amerika Serikat) dan tim yang telah melatih banyak sekali mahasiswa Malagasi di ilmu paleontologi.

Kemudian, penemuan hewan purba Kongonaphon Kely ini juga dapat membantu orang Madagaskar serta orang di seluruh dunia. Dimana tentang menghargai catatan yang luar biasa dari sebuah kehidupan zaman dahulu yang diawetkan dengan bantuan negara kita.

Kongonaphon sebenarnya bukanlah hewan kecil yang pertama dikenal di dekat akar pohon dari Ornithodiran family, namun sebelumnya sudah ada spesies seperti itu.

Secara luas, pemikiran yang ilmiah jika ukuran tubuh tetaplah sama di antara Archosaur, yakni kelompok reptil ukuran besar. Seperti buaya, burung, Dinosaurus non-unggas, serta Pterosaurus.

Kemudian juga Ornithodirans yang sebelum tumbuh dan meningkat menjadi ukuran raksasa dalam garis keturunan dari Dinosaurus.

Sehingga, penemuan dari hewan purba Kongonaphon kely telah memberikan tentang pemahaman yang jauh lebih baik mengenai evolusi awal Ornithodirans. (R10/HR-Online)