Kelompok Ternak di Kota Banjar dapat Bantuan Sapi dari Provinsi

Kelompok ternak
Penyerahan bantuan sapi dari Pemprov Jabar diterima langsung oleh Kepala Desa Batulawang, didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Peternakan (DKP3) Kota Banjar di Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Selasa (30/03/2021). Foto: Istimewa.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Kelompok ternak di Kota Banjar mendapatkan bantuan hewan ternak berupa sapi dari Balai Pembibitan dan Pengembangan Inseminasi Buatan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Barat.

Kelompok ternak yang mendapatkan bantuan hewan ternak tersebut berasal dari Desa Batulawang, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar.

Acara penyerahan bantuan sapi dari Pemprov Jabar diterima langsung oleh Kepala Desa Batulawang, didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Peternakan (DKP3) Kota Banjar di Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Selasa (30/03/2021).

Kepala DKP3 Kota Banjar, drh. Aswin, melalui Kabid. Peternakan, Iis Meilia mengatakan, untuk Kota Banjar hanya satu kelompok peternak yang mendapatkan bantuan sapi dari provinsi.

Jumlah bantuannya sebanyak 8 ekor, dengan jenis sapi peranakan untuk konsumsi pedaging yang akan dikembangkan di daerah Batulawang.

“Untuk Kota Banjar hanya satu kelompok peternak yang mendapatkan bantuan. Tadi pagi penyerahannya langsung dari provinsi,” kata Iis, kepada HR Online, Selasa (30/03/2021).

Baca Juga : Mengungkap Sejarah Ronggeng Amen di Desa Batulawang Kota Banjar

Populasi Peternakan Sapi di Kota Banjar

Ia menyebutkan, saat ini populasi peternakan sapi yang sudah dikembangkan oleh kelompok ternak yang tersebar di empat wilayah kecamatan se-Kota Banjar jumlahnya ada sekitar 1.500 ekor. Jumlah sebanyak itu sudah mulai tahap berkembang.

Lanjut Iis, dari jumlah populasi 1.500 ekor sapi tersebut terbagi menjadi dua varian, yaitu sapi potong untuk pemenuhan suplai daging konsumsi. Kemudian sebagian lagi untuk pembibitan atau reproduksi. Adapun jenis sapi yang dikembangkan meliputi sapi jenis Limosin dan Simental.

Pemilihan komoditas sapi yang sedang dikembangkan tersebut selain memperhatikan kebutuhan lokal daerah, juga menyesuaikan dengan program swasembada sesuai arahan pemerintah pusat.

“Saat ini kelompok peternak di Kota Banjar yang paling banyak mengembangkan yaitu kelompok peternak daerah Kecamatan Purwaharja dan Kecamatan Langensari. Karena lingkungannya memang mendukung. Untuk daerah lainnya juga ada, tapi tidak begitu banyak,” terang Iis.

Meski begitu, kata Iis, dari jumlah populasi ternak sapi yang tengah peternak kembangkan tersebut belum sepenuhnya bisa mencukupi kebutuhan daging sapi warga masyarakat. Sehingga untuk pemenuhan tersebut masih mengambil suplai daging sapi dari luar daerah.

“Semoga pengembangan peternakan sapi yang sedang berjalan ini kedepannya bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Banjar,” harap Iis.

Baca Juga : Jalan Amblas di Batulawang Kota Banjar, Mobil Tak Bisa Lewat

Bantuan Bisa Jadi Motivasi

Terpisah, Kepala Desa Batulawang, Yosep Erawan, melalui Sekretaris Desa, Ratna Widyatama menyampaikan terima kasihnya kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat, dan Kota Banjar yang telah memberikan amanah pemberian hibah 8 ekor sapi PO kepada kelompok emplasemen Batulawang.

Pihaknya berharap, bantuan tersebut dapat menjadi motivasi bagi warga masyarakat untuk terus mengembangkan peternakan sapi. Hal ini tentunya sebagai upaya membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat dalam sektor ketahanan pangan.

“Semoga kelompok peternak yang mendapatkan bantuan bisa mengembangkan dengan amanah. Sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan kelompok dan masyarakat Desa Batulawang pada umumnya,” kata Yosep. (Muhlisin/R3/HR-Online)

Editor : Eva Latifah