Exoplanet TOI 1231b, Berputar di Dekat Red Dwarf

Exoplanet TOI 1231b, Berputar-putar Di Dekat Red Dwarf
Ilustrasi Exoplanet TOI 1231b. Foto: Ist/Net

Exoplanet TOI 1231b merupakan bintang tipe M3 yang berada 90 tahun cahaya di konstelasi selatan Vela. Planet beriklim ini memiliki ukuran hampir sama dengan Neptunus, mendarat di dekat M3 Dwarf NLTT 24399.

Penemuan planet terbaru ini mengorbit bintangnya setiap 24,3 hari sekali. Dalam dunia asing yakni 3,65 kali dari radius Bumi dan sekitar 15,4 lebih besar.

Bintang yang kurang masif dari Matahari dan ukurannya dua kali lebih kecil antara lain NLTT 24399, L 248-27, dan 2MASS J10265947-5228099.

Baca Juga: Planet yang Bisa Menyusut, Luar Biasa Aktif Kembali

Penampakan Exoplanet TOI 1231b Mirip Neptunus

Meskipun letak TOI 1231b delapan kali lebih dekat ke bintangnya daripada Bumi ke Matahari, namun mempunyai suhu hampir sama dengan Bumi.

Hal tersebut karena bintang induknya kurang terang dan lebih dingin. Pernyataan tersebut menurut Dr. Diana Dragomir, seorang astronom di Departemen Fisika dan Astronomi di Universitas New Mexico.

Akan tetapi, planet itu lebih besar dari Bumi dan bila berbanding dengan Neptunus sedikit lebih kecil. Melansir sciencedaily-com, exoplanet TOI 1231b terdeteksi setelah para astronom menggunakan data fotometrik dari TESS dan menindaklanjutinya melalui pengamatan memakai Planet Finder Spectrograph PFS.

Pada teleskop Magellan Clay di Las Campanas Observatory di Chili. PFS merupakan instrumen yang sangat canggih yang dapat mendeteksi planet ekstrasurya dengan pengaruh gravitasi pada bintang induk.

Pada waktu planet mengorbit induknya, kecepatan bintang dapat mengukurnya dengan bervariasi secara berkala. Sehingga dapat mengungkap keberadaan planet, informasi tentang orbit, dan massanya. 

Fakta  TOI 1231b

Exoplanet TOI 1231b mempunyai suhu sekitar 330 K atau 57 derajat Celcius. Kemudian menjadi salah satu planet ekstrasurya kecil paling memukau. Karena dapat diakses untuk penelitian atmosfer yang ditemukan sejauh ini.

TOI 1231b adalah satu-satunya planet yang mempunyai ukuran dan kisaran suhu yang sama. Jadi, pengamatan planet bisa menentukan seberapa umum awan air terbentuk di sekitar area yang memiliki iklim sedang ini. 

Kepadatan exoplanet ini rendah, menunjukkan jika sekelilingnya merupakan atmosfer yang substansial daripada planet berbatu. Akan tetapi, komposisi serta luas dari atmosfer belum dapat diketahui.

Atmosfer exoplanet TOI 1231b berupa hidrogen atau hidrogen-helium yang besar. Bahkan bisa berupa uap air yang lebih padat. Masing-masing akan menunjuk ke asal yang beda.

Dengan demikian, para astronom memungkinkan untuk memahami bagaimana planet terbentuk apabila dibandingkan dengan planet di sekitar Matahari kita. 

Baca Juga: Planet Neraka TOI-1431b, Miliki Suhu Terpanas dan Ukuran 3 Kali Jupiter

Pengamatan TOI 1231b

Strategi pengamatan oleh TESS NASA membagi setiap belahan Bumi menjadi 13 sektor. Kemudian mensurveinya selama kurang lebih 28 hari. Sehingga akan menghasilkan pencarian exoplanet TOI 1231b transit paling komprehensif di seluruh langit. 

Pendekatan seperti ini membuktikan kemampuan untuk mendeteksi planet besar dan kecil. Keberadaannya di sekitar bintang, mulai dari bintang kerdil bermassa rendah hingga yang mirip dengan Matahari.

Bintang katai merah merupakan jenis bintang paling umum di galaksi Bima Sakti. Membentuk sekitar 70% dari semua bintang di galaksi.

Planet Baru

Jennifer burt, ilmuwan JPL NASA mengukur jari-jari dan massa exoplanet TOI 1231b. Ia bersama dengan para astronom mengumpulkan data untuk mengkarakterisasi bintang inang. Nilai-nilai itu memungkinkan untuk menghitung kepadatan massal planet. 

Kemudian keuntungan dari exoplanet yang mengorbit host kerdil katai merah dapat mengukur massanya lebih mudah. Sebab rasio massa planet terhadap massa bintang cukup besar. 

Saat bintang kecil dan kurang masif, membuat metode deteksi bekerja lebih baik. Hal itu karena planet mudah menonjol dalam kaitannya dengan bintang. 

Seperti bayangan pada bintang, semakin kecil bintang maka massanya semakin kecil pula. Sehingga semakin banyak efek planet untuk mendeteksinya. 

Exoplanet TOI 1231b masih aneh, tapi selangkah lebih dekat untuk menjadi seperti planet tetangga apabila berbanding dengan sebagian besar planet transit yang telah terdeteksi sejauh ini. Karena kebanyakan memiliki suhu panas dalam ratusan bahkan ribuan derajat. 

Pada penelitian sebelumnya, TOI 1231b sangat dingin. Planet ini bergabung dengan dua atau tiga jajaran exoplanet kecil terdekat.

Para astronom telah melakukan penelitian akan hal tersebut di setiap kesempatan. Mereka memakai teleskop untuk mengawasi perkembangan exoplanet TOI 1231b. (R10/HR Online)

Editor: Jujang