Selasa, Juli 5, 2022
BerandaBerita BanjarHari Kesehatan Nasional, Dinkes Banjar Targetkan Herd Immunity Tercapai

Hari Kesehatan Nasional, Dinkes Banjar Targetkan Herd Immunity Tercapai

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjar, Jawa Barat, menargetkan herd immunity masyarakat dapat tercapai.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjar, dr. Andi Bastian menyampaikan saat ini capaian vaksinasi Covid-19 di Kota Banjar sudah mencapai 73,9 persen.

“Kita baru mencapai 73,9 persen, sedangkan untuk Herd Immunity itu capaian minimal harus 80 persen dari total,” ujar dr. Andi Bastian, Jumat (12/11/2021).

Baca Juga: Kota Banjar Gelar Konsolidasi Kesiapsiagaan Antisipasi Bencana

Andi menjelaskan, di setiap wilayah terdapat sasaran dan jumlah penduduk, sehingga perlu dibedakan target capaiannya.

“Jadi kalau misalnya penduduk itu targetnya sebanyak 80 persen. Sementara kalau untuk sasaran tentunya 100 persen capaiannya,” jelas Andi.

Namun sampai sekarang masih ada beberapa wilayah Desa dan Kelurahan yang capaian vaksinasi Covid-19 masih rendah.

Sehingga diperlukan inovasi agar capaian vaksinasinya dapat meningkat.

Pada momentum Hari Kesehatan Nasional ini pihaknya akan terus mendorong kegiatan vaksinasi di berbagai tempat.

“Kita juga selalu berusaha dengan dibantu dorongan dari kegiatan vaksinasi dari Polres Banjar,” tambahnya.

Sementara itu, dengan kondisi saat ini Kota Banjar masih berstatus level 1 dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), masyarakat diimbau untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dalam segala aktivitas.

Sehingga, lanjut Andi, roda perekonomian masyarakat bisa terus berputar tanpa adanya kekhawatiran terpapar Covid-19.

Karena hal tersebut juga sesuai dengan Hari Kesehatan Nasional yang mengusung tema Sehat Negeriku Tumbuh Indonesiaku.

“Dengan tema tersebut, arti pandemi ini telah merusak segala sektor termasuk ekonomi, pendidikan dan yang lainnya. Jadi diharapkan dengan hilangnya pandemi ini semua aktivitas bisa kembali normal seperti biasanya,” pungkasnya. (Sandi/R8/HR Online/Editor Jujang)