Selasa, Juli 5, 2022
BerandaBerita PangandaranTak Ada Jembatan, Warga di Pangandaran Ini Nyebrang Sungai Tiap Hari

Tak Ada Jembatan, Warga di Pangandaran Ini Nyebrang Sungai Tiap Hari

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Karena tak ada jembatan, warga Desa Ciparakan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, terpaksa harus menyeberangi sungai dalam melakukan aktivitas perekonomiannya setiap hari.

Tak terkecuali para pelajar yang hendak berangkat maupun pulang sekolah. Mereka harus menyeberangi aliran air Sungai Sintok yang cukup deras.

Meski begitu, mereka tidak pernah menyerah dan tetap melakukan aktivitasnya walaupun saat musim penghujan seperti sekarang ini.

Warga Desa Ciparakan pun berharap pemerintah segera membangun jembatan agar roda perekonomian dan aktivitas para pelajar dapat berjalan lancar.

Hal tersebut diungkapkan Rahman, Kepala SDN Ciparakan Kalipucang kepada HR Online, Rabu (10/11/2021). Ia mengaku prihatin dengan kondisi para siswanya yang harus menyebrangi sungai saat berangkat maupun pulang sekolah karena tak ada fasilitas jembatan.

“Para pelajar tersebut tidak pernah menyerah dan tetap beraktivitas seperti biasa. Tetapi jika volume air sungainya naik, pihak sekolah pun meliburkan seluruh siswa yang tinggalnya di seberang sungai,” kata Adang.

Hal senada disampaikan Warji, salah seorang warga Desa Ciparakan. Ia berharap pihak Pemkab Pangandaran bisa segera membangun sebuah jembatan yang melintasi Sungai Sintok.

Karena jika tersedia fasilitas jembatan otomatis roda perekonomian warga Desa Ciparakan akan berjalan normal. Begitu pula para pelajar bisa bersekolah dengan lancar.

“Selama ini untuk beraktivitas sehari-hari tidak ada lagi jalan selain menyeberangi sungai tersebut. Oleh sebab itu, kebutuhan jembatan yang melintasi Sungai Sintok sangat penting,” ungkap Warji.

Baca Juga : Turun ke Sawah, Bupati Pangandaran Tandur Bersama Emak-emak

Apalagi saat musim penghujan, debit air sungai naik. Tak sedikit aktivitas warga yang terhenti, karena jika harus melintasi sungai dengan kondisi debit air yang besar resikonya tinggi.

“Makanya kami sangat berharap pembangunan jembatan segera direalisasikan oleh pihak Pemkab Pangandaran,” kata Warji.

Bupati Pangandaran Janjikan Bangun Jembatan Sintok Tahun Depan

Terkait dengan hal itu, Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata mengatakan bahwa pihaknya sangat mengerti akan kebutuhan warga Desa Ciparakan tersebut.

Ia pun berjanji pada tahun depan Pemkab Pangandaran akan membangun Jembatan Sintok sebagai fasilitas penyeberangan warga dan para pelajar.

“Untuk pembangunan Jembatan Sintok di Desa Ciparakan, pemerintah kabupaten menganggarkan 6 sampai 8 miliar rupiah,” kata Jeje.

Pihaknya berharap dengan dibangunnya fasilitas jembatan, roda perekonomian dan aktifitas warga dapat berjalan normal.

Jeje menambahkan, selain jembatan, Pemkab Pangandaran juga akan membangun akses jalan menuju ke wilayah desa tersebut. (Ntang/R3/HR-Online)

Editor : Eva