Kamis, Mei 1, 2025
BerandaBerita CiamisKopi Godog dan Peuyeum Koroto dari Sukadana Ciamis Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya...

Kopi Godog dan Peuyeum Koroto dari Sukadana Ciamis Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Tak Benda 

harapanrakyat.com,- Kopi Godog dan Peuyeum Koroto yang merupakan kuliner khas Kabupaten Ciamis ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Hal ini tentu menjadi kebanggaan bagi masyarakat Tatar Galuh Ciamis. Kedua makanan tersebut merupakan kuliner khas dari Kecamatan Sukadana, Kabupaten Ciamis. 

Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Ciamis, Dadang Darmawan mengatakan, penetapan Kopi Godog dan Peuyeum Koroto ini menambah Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) di Kabupaten Ciamis.

“Alhamdulilah, setelah kita ajukan, dan akhirnya lolos sehingga langsung ditetapkan sebagai WBTB di Provinsi Jabar. Rencananya dari Pemprov Jabar juga akan mengajukan untuk WBTB di tingkat Nasional,” katanya, Senin (13/1/2025). 

Alasan Kopi Godog dan Peuyem Koroto dari Sukadana Ciamis Jadi WBTB

Dadang menjelaskan, alasan pihaknya mengajukan Kopi Godog dan Peuyeum Koroto sebagai WBTB karena merupakan makanan atau kuliner khas Ciamis yang berbeda dari makanan lain. 

Kopi Godog berbeda dengan kopi-kopi yang lain, terutama dari tata cara pembuatannya yang memakai santan dan gula aren. Kemudian, kopinya juga disangrai, setelah kopi matang lalu dimasukkan ke dalam air santan dan gula.

“Jadi beda penyajian dan pembuatannya, hal itu menjadi sesuatu yang menarik. Karena berbeda dengan kopi-kopi yang lainnya,” jelasnya. 

Menurutnya, kopi Godog di daerah Kawali juga ada cuman beda nama yaitu Kopi Golodog dan kopi itu hanya disajikan ketika ada ritual adat atau tradisi lain, sehingga tidak disajikan setiap hari. 

“Kalau Kopi Godog di Kecamatan Sukadana itu sudah ada kajiannya dan sudah masuk data pokok budaya (dapobud),” tutur Dadang. 

Sementara untuk Peuyeum Koroto, kata Dadang, itu juga merupakan makanan dari Kecamatan Sukadana. Bentuk dan bahannya memang sama dengan peuyeum lainnya yaitu dari beras ketan. Namun yang membedakannya itu dalam penyajiannya yakni dimasukan di ranting daun jambu. 

“Penyajiannya itu dimasukkan ke ranting daun jambu, jadi bersusun, sehingga seperti sarang semut merah (Koroto). Hal ini menarik, karena ini juga merupakan makanan khas, yang biasa disajikan ketika ada hajatan dan tradisi lainnya,” ucap Dadang. 

Dadang berharap, dengan ditetapkan dua makanan kuliner khas dari Kabupaten Ciamis sebagai WBTB ini bisa lebih mengenalkan lagi tradisi atau kuliner dari Ciamis di tingkat Nasional. 

“Sehingga dengan ke-khasan yang kita punya bisa mengundang orang untuk datang ke Ciamis. Karena mereka ingin mengetahui kesenian dan kuliner yang ada di Kabupaten Ciamis ini,” pungkasnya. (Feri/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Waspada Demam Berdarah, 302 Kasus Tercatat di Ciamis hingga April 2025

Waspada Demam Berdarah, 302 Kasus Tercatat di Ciamis hingga April 2025

harapanrakyat.com,- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ciamis mencatat sebanyak 302 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) terjadi sepanjang Januari hingga April 2025. Dari jumlah tersebut, satu...
Infinix XBook B15 Resmi Rilis, Desain Stylish dan Sertifikasi Militer

Infinix XBook B15 Resmi Rilis, Desain Stylish dan Sertifikasi Militer

Infinix XBook B15 akhirnya resmi rilis. Kehadiran XBook B15 ini menambah pilihan untuk para konsumen. Kabarnya laptop Infinix ini membawa banyak kelebihan dari segi...
Isu Strategis Arah Pembangunan

Isu Strategis Arah Pembangunan Kota Banjar 2025-2029, Apa Saja Poin Pokoknya?

harapanrakyat.com,- Sejumlah poin isu strategis yang akan menjadi arah pembangunan Kota Banjar, Jawa Barat, disampaikan Wali Kota Banjar, Sudarsono saat rapat paripurna DPRD Kota...
Asah Kreativitas dan Kepercayaan Diri

Pentas PAI di Kota Banjar Asah Kreativitas dan Kepercayaan Diri Pelajar

harapanrakyat.com,- Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) di Kota Banjar, Jawa Barat, untuk mengasah kreativitas dan kepercayaan diri para pelajar. Kegiatan tersebut dilaksanakan di SDN...
Latihan Pengendalian Massa

Polres Tasikmalaya Latihan Pengendalian Massa Unjuk Rasa Peringatan May Day 2025

harapanrakyat.com,- Sebagai bentuk kesiapsiagaan dan antisipasi potensi unjuk rasa menjelang Hari Buruh Internasional atau May Day 2025, personel Polres Tasikmalaya Polda Jabar mengikuti latihan...
Pelatih Timnas Indonesia U-23

PSSI Tentukan Pelatih Timnas Indonesia U-23 untuk SEA Games 2025 di Rapat Exco

Wakil Ketua Umum PSSI, Yunus Nusi mengatakan bahwa penentuan pelatih Timnas Indonesia U-23 akan diumumkan dalam Rapat Exco, bukan melalui kongres. Hal itu Yunus ungkapkan...