BerandaBerita JabarPolisi Dalami Kasus Dugaan Perburuan Macan Tutul Jawa di Gunung Sanggabuana Karawang 

Polisi Dalami Kasus Dugaan Perburuan Macan Tutul Jawa di Gunung Sanggabuana Karawang 

Kepolisian Daerah Jawa Barat tengah menyelidiki lima terduga pelaku yang diduga terlibat perburuan Macan Tutul Jawa di Gunung Sanggabuana, Karawang. Polisi menyita senjata api rakitan laras panjang sebagai barang bukti, meskipun status kelima orang tersebut masih sebagai saksi.

harapanrakyat.com,- Polisi tengah melakukan pendalaman terhadap terduga pelaku perburuan Macan Tutul Jawa atau Panthera pardus melas di kawasan Gunung Sanggabuana, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan mengatakan, lima orang tergugat pelaku perburuan Macan Tutul Jawa merupakan warga asal Kabupaten Purwakarta.

Baca juga: Kejari Terima Pelimpahan Tersangka Dugaan Ujaran Kebencian Resbob dari Polda Jawa Barat 

Polisi mengamankan terduga pelaku yang berinisial, A, AM, J, M, dan U itu di Kabupaten Karawang beberapa waktu lalu. Saat ini, kelima orang terduga pelaku ini tengah menjalani pemeriksaan atas kasus dugaan perburuan Macan Tutul Jawa.

“Polres Karawang sudah mengamankan A, AM, J, M, dan U. Polres Karawang sedang melakukan penyelidikan atas kasus dugaan perburuan hewan dilindungi di Gunung Sanggabuana,” kata Hendra, (28/1/2026).

Hendra menuturkan, status terduga pelaku perburuan Macan Tutul Jawa di Gunung Sanggabuana Kabupaten Karawang itu masih sebagai saksi. Namun, status saksi itu bisa berubah menjadi tersangka, apabila terdapat alat bukti yang cukup dan pengembangan pada proses penyelidikan.

“Masih saksi, kami tentu mengedepankan asas praduga tidak bersalah. Tapi saat ada bukti yang cukup, kami bisa menaikkan status mereka menjadi tersangka,” ujarnya.

Baca juga: Polisi Tangkap Terduga Pemburu Macan Tutul di Gunung Sanggabuana Karawang 

Lebih lanjut, Hendra menambahkan, dalam pengungkapan perkara ini, polisi telah menyita barang bukti berupa senjata rakitan jenis laras panjang. Polisi menduga senjata rakitan jenis laras panjang itu mereka gunakan untuk berburu.

“Kami sita senjata rakitan jenis laras panjang. Besar kemungkinan mereka menggunakan itu untuk memburu hewan di Gunung Sanggabuana,” tuturnya. (Reza/R6/HR-Online)

BERITA TERBARU