BerandaBerita PangandaranPengelola Minta Penutupan Obwis Citumang Pangandaran Tidak Berlangsung Lama

Pengelola Minta Penutupan Obwis Citumang Pangandaran Tidak Berlangsung Lama

Berita Pangandaran (harapanrakyat.com),- Ketua Karangtaruna Desa Bojong, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Sumadi, mengatakan, pihaknya meminta Pemkab Pangandaran agar mengambil langkah bijaksana dalam mengevaluasi dan memperbaiki sistem pengelolaan dan keamanan di objek wisata Grand Valey Sungai Citumang. Selain itu, menurutnya, Obwis Citumang sudah menjadi lahan mata pencaharian warga sekitar.

“Kalau Obwis Citumang ditutup terlalu lama, warga di sekitar sini akan banyak kehilangan pekerjaan. Makanya, kami minta ada langkah bijaksana dari Pemkab. Namun, bukan kami tidak mendukung adanya perbaikan. Tetapi, jangan terlalu lama ditutupnya,” ungkapnya, saat melakukan pertemuan dengan komponen parawisata Obwis Citumang, di Desa Bojong, Kecamatan Parigi, Selasa (19/07/2016).

Menurut Sumadi, meski tanpa campur tangan pemerintah, pihaknya sebagai bagian pengelola Obwis Citumang sudah mempunyai aset sebanyak 700 pelampung dan uang kas senilai Rp. 107 juta. Dari pengeloaan Obwis Citumang ini, mereka bisa memberi lapangan pekerjaan kepada warga sekitar. Seharusnya kreatifitas kami didukung oleh Pemkab, karena sudah memberikan lapangan pekerjaan kepada warga,” katanya.

Sumadi mengungkapknya, kejadian kecelakaan dengan korban wisatawan yang terjadi dalam 5 bulan terakhir ini, sebenarnya terjadi di luar area body rafting Citumang. Selain itu, “Kalau di area yang ditetapkan jalur body rafting, belum pernah ada kecelakaan. Jadi, hal ini perlu diluruskan,” katanya.

Namun demikian, lanjut Sumadi, pihaknya sepakat dengan langkah Pemkab yang ingin membenahi Obwis Citumang agar memiliki sistem pengelolaan dan keamanan yang lebih terjamin untuk wisatawan. (Mad/Koran-HR)

Berita Terkait

Obwis Citumang Ditutup Sementara, Bupati Pangandaran Sodorkan Syarat Ini

Perhutani Diminta Berikan Sharing Profit dari Obwis Citumang Pangandaran

Obwis Citumang Pangandaran Ditutup Sementara, Begini Reaksi Perhutani

BERITA TERBARU