Kamis, Mei 1, 2025
BerandaArtikelSistem Copyright Match dari Google Bakal Repotkan "Reuploader" YouTube

Sistem Copyright Match dari Google Bakal Repotkan “Reuploader” YouTube

Berita Teknologi, (harapanrakyat.com),- Google menambahkan sistem Copyright Match dirancang untuk menemukan video milik pengguna yang diunggah ulang oleh pengguna lain, atau biasa disebut reuploader.

Atas penambahan sistem tersebut, kini YouTube kreator bisa bernafas lega, karena Google telah memberi perhatian lebih terkait dengan pelanggaran hak cipta.

Seperti dilansir Kompas.com, Kamis (12/07/2018), cara kerja sistem Copyright Match cukup sederhana, dimana algoritma YouTube akan memindai video lain guna mencari tahu apakah ada video yang mirip atau bahkan sama dengan video milik Anda.

Saat YouTube menemukan ada pengguna lain mengunggah video yang mirip dengan milik Anda, maka video itu bakal muncul pada tab “matches” yang tersedia.

Product Manager Copyright Match Tool, Fabio Magagna, mengatakan, pihaknya sudah menguji tools ini selama kurang lebih satu tahun dengan para pembuat konten. Hal ini untuk membuatnya aman dan efektif digunakan pada semua komunitas.

“Tools ini dibuat untuk menemukan video yang diunggah ulang secara penuh. Tapi, jika yang dicuri hanya sebagian kecil dari video milik Anda, maka Anda masih tetap bisa melaporkannya melalui halaman khusus untuk mengirim keluhan terkait hak cipta,” terang Fabio.

Bila sudah menemukan kecocokan, pengguna dapat memilih tindakan apa yang akan dilakukan selanjutnya, apakah akan membiarkannya atau tidak. Selain itu, Anda bisa menghubungi pengunggah konten tersebut secara langsung, atau bisa juga meminta YouTube menghapus video tersebut.

Namun perlu diingat, sistem pemindai ini akan melihat kapan dan siapa pengguna yang pertama kali mengunggah konten tersebut. Dengan begitu, maka pengguna yang mengunggah konten belakangan bakal terindikasi sebagai pencuri.

Fabio mengingatkan, sebelum mengambil tindakan, diharapkan Anda bisa melihat dulu hasil pemindaian ini dengan seksama, guna memastikan apakah konten itu benar melanggar hak cipta milik Anda atau tidak.

Selain itu, pengguna juga tidak akan bisa mengajukkan permintaan penghapusan untuk konten yang tidak dimiliki secara eksklusif. Fitur ini sengaja dibuat YouTube guna mempersempit ruang gerak para pencuri konten yang memakai konten milik kreator lain untuk kepentingan pribadi.

Sebelumnya, YouTube juga sudah punya fitur yang serupa bernama Content ID. Fitur ini dibuat untuk menjaga hak cipta milik pengguna. Sedangkan, Copyright Match dibuat khusus untuk mendeteksi video yang lebih detail. (Eva/R3/HR-Online)

Bangkitkan Cita Generasi Muda, PK-253 LPDP Birama Bestari Adakan Kelas Inspirasi di Indramayu

Bangkitkan Cita Generasi Muda, PK-253 LPDP Birama Bestari Adakan Kelas Inspirasi di Indramayu

harapanrakyat.com,- Sebanyak 596 siswa SMP Negeri 1 Bongas, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat mengikuti kegiatan proyek sosial bertajuk "Menyalakan Asa, Menjemput Cita". Kegiatan tersebut digagas...
Stasiun KA di Jalur Banjar-Pangandaran-Cijulang

Jejak Bangunan Stasiun KA di Jalur Banjar-Pangandaran-Cijulang yang Masih Tersisa

harapanrakyat,- Bangunan stasiun KA di jalur Banjar-Pangandaran-Cijulang sebagian besar sudah lenyap sejak kereta api tersebut berhenti beroperasi sekitar tahun 1982, atau setelah Gunung Galunggung...
Yamaha R25 2025 Lebih Bertenaga, Sudah Mendapat Euro 5+

Yamaha R25 2025 Lebih Bertenaga, Sudah Mendapat Euro 5+

Yamaha R25 2025 sangat menarik dan membuat penasaran. Kehadiran generasi terbaru dari Yamaha R25 ini menjadi gebrakan di pasar otomotif Indonesia. Peluncuran motor ini...
Balita tenggelam di Kolam Kawali Ciamis

Balita Tenggelam di Kolam, Nyawa Tak Tertolong Meski Sempat Dilarikan ke RSUD Kawali Ciamis

harapanrakyat.com,- Seorang balita berusia 16 bulan bernama Muhammad Athar Muzakky meninggal dunia setelah tenggelam di kolam yang berada di samping rumahnya. Peristiwa naas itu...
Dedi Mulyadi kirim anak nakal ke Barak Tentara di Jabar

Beneran Bukan Gimmick! Dedi Mulyadi Kirim Puluhan Anak Nakal ke Barak Tentara di Jabar

harapanrakyat.com,- Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi mulai mengirim anak nakal ke barak tentara. Program yang sempat disebutkannya beberapa waktu lalu itu benar-benar dilaksanakan...
Belasan Siswa SD di Rajapolah Tasikmalaya Diduga Keracunan MBG

Belasan Siswa SD di Rajapolah Tasikmalaya Diduga Keracunan MBG

harapanrakyat.com,- Belasan siswa Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, diduga keracunan, setelah menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan pihak...