Warna Asli Virus Corona dengan Ukuran Kecil yang Tidak Dapat Dilihat

Warna Asli Virus Corona
Warna Asli Virus Corona. Foto: Istimewa

Warna asli virus Corona menjadi sebuah fakta baru saat ini. Jika dilihat dari gambar ilustrasi, virus ini memiliki warna merah yang dominan.

Namun pada kenyataannya tidak begitu sebab para ahli mengungkapkan fakta lain mengenai virus Corona. Hal ini terkait dengan warna asli dari Corona.

Warna merah dan warna mencolok lainnya sering digunakan pada ilustrasi virus. Termasuk virus Corona kali ini. Namun para ahli mengungkapkan bahwa ada warna lain dari virus Corona.

Baca juga: Gejala Awal Virus Corona, Dari Flu Sampai Diare

Disebutkan bahwa warna ini lebih unik dan menarik. Bahkan warna ini tidak bisa dilihat oleh manusia. Oleh karena itu, masih banyak orang yang penasaran dengan warna virus Corona yang kian berkembang ini.

Seperti Apa Warna Asli Virus Corona?

Virus Corona menjadi salah satu wabah yang menakutkan di tahun ini. Kemunculannya di akhir tahun 2019 belum begitu menyebar luas. Namun kali ini penyebarannya sudah sangat luas dan mengakibatkan banyak orang meninggal.

Virus Corona sangat menghebohkan hampir semua negara. Termasuk di Indonesia sendiri. Kemudian banyak bermunculan gambar ilustrasi virus Corona. Gambar virus ini membuat banyak orang mengetahui bentuk dari Corona.

Hingga kini penelitian tentang virus Corona terus berlanjut. Begitupun dengan bentuk dan juga warna dari virus Corona itu sendiri. Seperti yang diketahui bahwa virus Corona memiliki ukuran yang sangat kecil.

Ukuran virus yang dikategorikan mikro ini tidak bisa dilihat dengan mata telanjang. Sehingga memerlukan alat bantu seperti mikroskop.

Warna asli virus Corona pun belum diketahui secara pasti. Bahkan hal ini juga diperkuat dengan pendapat Ethan Siegel seorang penulis Science.

Baca juga: Gejala Baru Corona Bintik Merah dengan Rasa Gatal yang Berlebihan

Ia mengungkapkan bahwa para peneliti juga belum mengetahui warna Corona yang asli. Virus memang bukan hal yang baru.

Sebelumnya juga pernah ada penyebaran virus di berbagai negara. Namun situasi dan kondisinya belum sampai seperti ini. Berbeda dengan virus Corona yang begitu menggemparkan banyak negara.

Terkait dengan penelitian virus Corona, para ahli pun masih dalam masa sulit. Sebab, virus ini memang tidak terlihat sama sekali karena ukuran yang begitu kecil. Bahkan virus ini tidak bisa dilihat jika hanya menggunakan kaca pembesar.

Jadi, warna asli virus Corona juga tidak bisa dilihat dengan mudah. Virus ini memang nyata adanya, namun bentuk dan warnanya hampir tidak nyata.

Beragam ilustrasi yang ada tidak dapat membuktikan kebenaran virus Corona. Secara detail menurut para peneliti, ukuran fisiknya hanya mencapai satuan nanometer.

Kurang lebih sekitar 50 nanometer saja. Jika diilustrasikan, maka ukurannya hanya 1/1000 lebar rambut manusia. Tidak heran jika virus ini sangat sulit untuk diteliti.

Warna Asli Virus Corona

Nyatanya dibutuhkan alat khusus yang lebih baik dibandingkan dengan mikroskop. Selain berukuran kecil, virus ini tidak memiliki sifat khusus. Bahkan virus Corona tidak dapat memantulkan cahaya apalagi menyerap cahaya. Sehingga warna virus ini benar-benar tidak dapat terdeteksi.

Para ahli juga mengungkapkan bahwa virus Corona juga bisa berinteraksi dengan cahaya. Namun hanya dengan cahaya yang memiliki karakteristik tertentu. Seperti cahaya yang memiliki panjang gelombang lebih pendek dibandingkan sinar ultraviolet.

Tidak hanya sinar ultraviolet saja, tetapi juga sinar X. Kini penyebaran virus Corona juga semakin meningkat. Padahal belum diketahui dengan jelas seperti apa warna asli virus Corona ini. Keberadaannya semakin meningkat sehingga banyak orang yang terjangkit virus ini.

Baca juga: Obat Virus Corona Gunakan Klorokuin dan Avigan, Efektifkah Tangani Covid-19?

Sampai saat ini juga belum ditemukan vaksin dari virus ini. Oleh karena itu, dibutuhkan isolasi mandiri dari setiap orang. Virus ini memang mudah menyebar jika terdapat perantara.

Jadi, virus yang berukuran kecil ini sangat mudah menyebar. Namun jika penyebarannya diminimalisir, maka virus ini akan hilang dengan sendirinya. Sehingga kurangi kontak fisik agar terhindar dari paparan Corona.

Meskipun warna asli Corona belum jelas, namun para ahli tetap melakukan penelitian. Hal ini bertujuan untuk mengetahui lebih lanjut mengenai virus ini.

Bagaimanapun warna asli virus Corona tetap saja menjadi hasil yang penting. Dengan mengetahui warnanya, kemungkinan besar akan muncul beberapa fakta lain. Sehingga beberapa fakta tersebut bisa digunakan sebagai penelitian lebih lanjut. Kemudian diharapkan ada penemuan baru dari penelitian virus Corona ini. (R10/HR-Online)