Minggu, Oktober 2, 2022
BerandaTeknologiAplikasiLayanan Streaming yang Dukung Blackout Tuesday, Menjadikannya Trending Topik

Layanan Streaming yang Dukung Blackout Tuesday, Menjadikannya Trending Topik

Layanan streaming yang dukung Blackout Tuesday cukup beragam. Layanan streaming tersebut menyediakan daftar putar khusus, pemadaman, momen hening, serta media sosial.

Adanya kampanye ini bertujuan untuk memprotes kekerasan polisi serta rasisme. Selain itu, juga untuk menghormati tewasnya seorang pria kulit hitam yang bernama George Floyd di tangan Polisi Amerika Serikat.

Insiden tersebut memicu adanya protes serta demonstrasi besar-besaran di kota-kota AS dan di seluruh dunia.

Layanan Streaming yang Dukung Blackout Tuesday

Blackout Tuesday merupakan bentuk seruan protes dari industri musik dunia atas peristiwa kekerasan serta rasisme yang dialami oleh warga berkulit hitam yang bernama Geroge Floyd.

Dia tewas dibunuh oleh Derek Chauvin yang merupakan seorang polisi di Amerika Serikat. Kematiannya tersebut memicu protes serta demonstrasi besar-besaran yang cukup ricuh di kota Amerika Serikat.

Saat ini aksi Blackout Tuesday telah banyak dilakukan oleh beberapa publik figur yang ada di seluruh dunia. Di bawah ini beberapa jenis platform streaming yang dukung Blackout Tuesday.

Spotify

Dikutip dari The Verge, layanan streaming Spotify tambahkan waktu hening mencapai 8 menit 46 detik untuk memilih beberapa daftar putar dan podcast pada platform tersebut.

Panjang durasi tersebut mempunyai kesamaan durasi dengan mantan perwira polisi Minneaplosi Derek Chauvin yang menjepit leher Floyd dengan menggunakan lututnya sehingga mengakibatkan kematian Floyd.

Selain menghentikan sementara pada semua publikasi media sosial, layanan streaming yang dukung Blackout Tuesday ini juga mengganti judul utama podcast. Serta gambar daftar putar dan logo dengan menggunakan gambar yang gelap.

Dalam blog resminya, Spotify menyebutkan 2 Juni merupakan Blackout Tuesday. Yakni hari pemutusan kolektif dari pekerjaan guna membantu orang supaya berefleksi, serta bersatu untuk mendukung komunitas kulit hitam.

Spotify juga menambahkan akan memberikan dukungan terhadap karyawan, mitra, teman, artis, serta penciptanya. Yaitu dengan menggunakan platform yang dimilikinya guna melawan rasisme dan adanya ketidakadilan.

Bentuk dukungan lain dari Spotify adalah upaya layanan streaming untuk lebih mempromosikan artis kulit hitam. Dan juga podcaster dengan daftar putar yang dikuratori khusus serta hub Black History ins Now yang ada.

Apple Music

Layanan streaming yang dukung Blackout Tuesday selanjutnya adalah Apple Music. Layanan streaming satu ini juga akan membatalkan program reguler yang mereka miliki. Kemudian menggantinya dengan mempromosikan channel streaming yang dibuat oleh para seniman berkulit hitam.

Menurut laporan 9to5Mac, menyebutkan bahwa program reguler Beats 1 Apple Music telah dibatalkan. Selanjutnya Apple Music merayakan musik yang diproduksi oleh para seniman kulit hitam.

Rekomendasi reguler serta tab radio pada Apple Music akan menunjukkan daftar putar single. Rekomendasi daftar musik tersebut menunjukkan daftar putar tunggal yang diberi nama “For Us, By Us”.

Terdapat pula pengambilalihan salah satu halaman penuh yang diperlihatkan kepada sejumlah pengguna dengan menampilkan pesan dukungan.

Hal ini bertujuan untuk gerakan protes terhadap peristiwa tersebut. Akan tetapi, para pengguna masih bisa akses perpustakaan musik mereka serta katalog Apple Music seperti biasa.

Amazon Music

Amazon music merupakan layanan streaming yang dukung Blackout Tuesday selanjutnya. Platform ini juga unggah cuitan sebagai dukungan gerakan Blackout Tuesday. Selain itu, Amazon Music juga mengatakan akan hentikan seluruh media sosial.

YouTube

Dalam hal ini, YouTube juga mengubah logo warna merahnya menjadi warna hitam putih sebagai foto profil akun Instagramnya.

Selain itu, YouTube juga mengunggah video dengan keterangan yang menyebutkan bahwa YouTube mendukung solidaritas terhadap ketidakadilan rasial.

YouTube Music melalui akun Twitternya juga turut memberikan dukungan serta berjanji akan memberikan sumbangan uang senilai satu juta dollar atau sekitar 14,5 miliar dalam aksi protes ini.

Dukungan dari beberapa aplikasi streaming populer di atas serta dari banyaknya netizen, memuncaki trending topik Twitter global.

Untuk mendukung gerakan Blackout Tuesday, netizen tidak boleh mengunggah postingan apapun pada media sosial, kecuali sebuah postingan dengan menggunakan latar belakang hitam.

Dengan adanya layanan streaming yang dukung Blackout Tuesday, menjadikan gerakan tersebut cukup bergema di media sosial.

Tidak hanya global, Blackout Tuesday juga menempati 10 besar trending topik Twitter regional Indonesia. (R10/HR-Online)