Far Cry 6 Mengalami Penundaan Sampai Tahun Fiksal Mendatang

Far Cry 6 Mengalami Penundaan Sampai Tahun Fiksal Mendatang
Ilustrasi Far Cry 6. Foto : Istimewa

Far Cry 6 akan mengalami penundaan untuk perilisannya. Hal ini telah Ubisoft umumkan pada waktu konferensi virtual 29 Oktober 2020. Sebelumnya game ini akan rilis pada 19 Februari 2021 mendatang, namun saat ini sudah ada berita terbarunya yang mengatakan jika mengalami penundaan.

Setelah memberikan pengumuman jika akan mundur, pihaknya belum memberikan tanggal pasti mengenai perilisan yang akan mereka lakukan untuk game terbaru. Pengembang yang bermarkas Motreuil ini hanya memberikan kejelasan jika game akan rilis pada tahun fiskal selanjutnya.

Hal ini berarti perilisan akan tetap terjadi antara April 2021 sampai Maret 2022. Game tersebut merupakan seri terbaru dari First Person Shooter atau FPS dengan menggunakan latar belakang open world dan hamparan sangat luas. Karena setiap seri yang keluar untuk game ini akan memiliki latar belakang yang berbeda.

Game Far Cry 6 Alami Penundaan Akibat Pandemi

Game Ubisoft mengalami kemunduran untuk perilisan pada tahun fiskal selanjutnya. Hal ini membuat penggemar yang telah menantikan game ini harus bersabar. Kali ini game akan memiliki latar untuk sebuah Amerika Serikat yang memukau.

Dengan pimpinan Anton Castillo, sedangkan untuk pemainnya akan menjadi tokoh pemberontak dengan nama Sani Rojas. Pemain ini akan berusaha untuk menjatuhkan Castillo dari tahtanya.

Baca Juga : Game Doom Eternal Dengan Perangkat Nyeleneh, Kulkas Pintar

Selain game Far Cry 6, masih ada satu game lain yang akan bernasib sama, yaitu Rainbow Six Quarantine. Game ini juga akan mereka tunda perilisannya.

Penundaan perilisan game beralasan karena permasalahan finansial akibat pandemi Corona yang masih terus berkembang saat ini. Namun dengan adanya penundaan ini, membuat Ubisoft berjanji akan memberikan kualitas permainan.

Pihaknya pada awal tahun ini memberikan janji jika game Far Cry 6 ini akan hadir dengan fantasi imersif. Karakternya pun memimpin untuk revolusi gerilya secara modern dengan latar yang eksotik dan kaya. Sehingga membuat pengalaman yang berbeda dan tidak terlupakan, baik untuk karakter pembunuh maupun yang lainnya.

Namun menurut CEO dari Ubisoft, menjelaskan jika penundaan ini terkait kinerja yang buruk dengan hasil game yang kurang memuaskan. Sehingga mereka membutuhkan banyak waktu untuk lebih lama agar mendapatkan game yang sempurna sesuai dengan potensi.

Berharap Game Lain Tidak Alami Penundaan

Setelah mendengar kabar mengenai penundaan game Far Cry 6 dari Ubisoft, penggemar berharap penundaan tidak akan menimpa game Ubisoft lainnya. Misalnya Assassin’s Creed Valhalla yang terdengar akan rilis pada 10 November 2020 ini.

Baca Juga : League of Legends Wild Rift Segera Bisa Gamer Indonesia Jajal

Ada pula game Immortals Fennyx serta Just Dance 2021 yang rencananya akan mereka rilis sebelum Natal. Sementara untuk game Riders Republic dan The Prince of Persia: San Of Time Remake akan rilis pada kuartal pertama tahun 2021 mendatang.

Sebelumnya Ubisoft untuk tahun 2020 ini akan merilis banyak game baru. Mereka juga telah memiliki banyak judul baru bertepatan dengan sesudah dan sebelum PS5 dan Xbox Series X. Namun nampaknya penggemar harus bersabar karena pada nyatanya ada dua game yang akan tertunda.

Game Far Cry 6 akan membawa tema fiksi yang mana ada sebuah negara yang tengah dikuasai oleh tiran. Sehingga pemain akan membantu untuk membebaskan dengan pemberontakan dan meruntuhkan kekuasaan dari Anton Castillo. Presiden yang berkuasa itu pun akan memberikan kekuasaan pada anaknya.

Dengan latar negara Amerika Serikat, akan memberikan warna yang berbeda pada permainan. Meski sekilas terlihat sama, namun mengusung tema yang berbeda.

Untuk game ini Ubisoft menggaet aktor dari Hollywood. Aktor ini dipercaya untuk menjadi karakter utamanya. Tak lain adalah Giancarlo Esposito. Ia merupakan nomintor dari berbagai penghargaan film yang sudah tak diragukan lagi eksistensinya.

Sementara untuk pemain, akan berperan sebagai karakter Dani Rojas yang menjadi bagian dari pemberontak. Sehingga pemain akan melakukan petualangan untuk menjelajahi hutan geografis. Pihaknya sendiri mengklaim jika permainan ini akan berbentuk sebuah kota masif.

Game Far Cry 6 dan Rainbow Six Quarantine akan penggemar nantikan meski mengalami penundaan karena game buatan pengembang ini memiliki kualitas terbaik. Dengan menawarkan permainan yang menantang dan memberikan pengalaman berbeda. Untuk itu, tunggu perilisannya nanti agar bisa merasakan kualitas terbaik yang Ubisoft berikan. (R10/HR-Online)

Baca Juga : Game Perfect World Mobile Suguhkan Grafik 3D Memukau