Rabu, Mei 21, 2025
BerandaBerita TerbaruAsteroid 2001 CB21 Seukuran 4 Kali Menara Eiffel Mendekat ke Bumi

Asteroid 2001 CB21 Seukuran 4 Kali Menara Eiffel Mendekat ke Bumi

Asteroid 2001 CB21 berukuran raksasa dikabarkan bergerak mendekati Bumi. Menurut perkiraan, asteroid ini akan melintasi Bumi pada bulan Maret 2022 mendatang.

Seorang astronom telah melihatnya terus mendekati Bumi. Kabarnya bahkan asteroid ini akan melintas dalam jarak yang dekat.

Batu luar angkasa 2001 CB21 tergolong ke dalam asteroid yang berdampak membahayakan bagi Bumi oleh CNEOS NASA. Lantas, apakah akan menabrak Bumi?

Baca Juga: Awan Magellan Besar, Diprediksi Akan Tabrak Galaksi Bima Sakti

Objek Asteroid 2001 CB21 Mendekati Bumi

Satu lagi kabar asteroid yang akan melintasi Bumi di tahun 2022. Batu luar angkasa yang juga disebut planet minor ini mengorbit Matahari.

Jalur lintasannya yang melewati Bumi membuat asteroid ini lagi-lagi mendekat. Batu luar angkasa dengan kode 138971 bernama 2001 CB21 melewati Bumi pada 4 Maret 2022.

Hal yang paling mengejutkan adalah ukuran dari asteroid ini sendiri. Batu luar angkasa 2001 CB21 berukuran 1,3 km atau sekitar 4.265 kaki.

Jika mengambil perbandingan dengan benda di Bumi, maka asteroid ini sama dengan empat kali lebar dan tinggi Menara Eiffel di Prancis.

Menurut laporan, 2001 CB21 mengorbit mengelilingi Matahari setiap 382 hari sekali. Waktu tersebut hampir sama dengan periode orbit Bumi.

Saking besarnya ukuran 2001 CB21, membuat batu luar angkasa ini lebih besar 97 persen dari asteroid lain yang teridentifikasi.

Gambar dari asteroid raksasa ini berhasil tertangkap melalui teleskop luar angkasa Bumi oleh astronot di Proyek Teleskop Virtual Italia bernama Gianluca Masi pada 30 Januari 2022.

Saat itu jarak asteroid dengan Bumi masih lebih dari 21,75 juta mil. Kenampakan asteroid juga masih berupa titik putih kecil.

Baca Juga: Contoh Bintang Semu di Tata Surya, Apa Bedanya dengan Bintang Nyata?

Masuk ke Dalam Klasifikasi Membahayakan

Ukuran asteroid 2001 CB21 yang sangat besar membuatnya masuk ke dalam klasifikasi benda membahayakan Bumi. Ukurannya yang lebih besar dari 97% asteroid lainnya sangatlah mengerikan apabila mendekat.

Klasifikasi tersebut berdasarkan Center for Near Earth Object Studied (CNEOS) milik NASA. Namun begitu, berpotensi membahayakan bukan berarti akan menabrak Bumi.

Sebaliknya, klasifikasi ini ada untuk memberikan informasi terkait benda langit dan pendekatannya ke Bumi.

Karena pada dasarnya, asteroid yang lebih dari 500 kaki tidak akan mendekati Bumi kurang dari 4,6 juta mil.

Sebuah benda langit terutama asteroid berpotensi menabrak jika masuk ke dalam zona PHA atau potential hazardous asteroid. Adapun kecepatan lintas asteroid raksasa 2001 CB21 adalah 28.600 mil per jam.

Baca Juga: Planet Berwarna Biru di Tata Surya, Uranus dan Neptunus Si Raksasa Es

Lebih lanjutnya, perkiraan jarak lintas asteroid ini juga sangat dekat, yaitu lebih dari tiga juta mil. Jarak tersebut sama dengan 10 kali lipat jarak Bumi dan Bulan.

Itulah mengapa meskipun termasuk asteroid membahayakan, namun 2001 CB21 tidaklah mengkhawatirkan. Melintasnya asteroid raksasa tidak akan mempengaruhi keadaan apapun di Bumi.

Benda langit yang berada di sekitar Bumi, termasuk asteroid 2001 CB21 terus berada di bawah pengawasan badan astronomi dunia.

Sebelumnya NASA juga sudah menghentikan asteroid yang berpotensi menabrak Bumi dengan menabrakkannya dengan tiga roket mereka. (R10/HR-Online)

Pembangunan Jembatan Sodongkopo Pangandaran Dilanjutkan

Pembangunan Jembatan Sodongkopo Pangandaran Dilanjutkan

harapanrakyat.com,- Pembangunan Jembatan Sodongkopo, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, akhirnya dilanjutkan, setelah sempat terhenti sejak akhir tahun 2023 lalu. Jembatan Sodongkopo ini, rencanannya akan menghubungkan...
Mengetahui Perbedaan Satelit Phobos dan Deimos yang Setia Mengelilingi Mars

Mengetahui Perbedaan Satelit Phobos dan Deimos yang Setia Mengelilingi Mars

Materi tentang perbedaan satelit Phobos dan Deimos menarik untuk dibahas. Seperti yang diketahui bahwa kedua benda langit tersebut merupakan satelit alami yang senantiasa setia...
Guru WNI ungkap pendidikan anak nakal di Finlandia

Pelapor Dedi Mulyadi Dibungkam, Guru WNI Ungkap Fakta Pendidikan Anak Nakal di Finlandia

harapanrakyat.com,- Pernyataan seorang wali murid bernama Adhel Setiawan yang melaporkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi ke Komnas HAM dibungkam oleh seorang guru asal Indonesia...
Acer Predator Triton 14 AI, Laptop Gaming Canggih yang Futuristik

Acer Predator Triton 14 AI, Laptop Gaming Canggih yang Futuristik

Acer kembali mencuri perhatian dunia teknologi lewat peluncuran laptop terbarunya, Acer Predator Triton 14 AI. Laptop Acer ini hadir sebagai salah satu inovasi paling...
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tanggapi sebutan Mulyono Jilid II

Respons Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat Disebut ‘Mulyono Jilid II’

harapanrakyat.com,- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons terkait banyak pihak mulai melontarkan stigma negatif kepadanya. Dedi Mulyadi menyebut dirinya dituding sebagai "gubernur konten," “Mulyono...
Sejarah Jampang Sukabumi, Dulunya Ternyata Dasar Laut

Sejarah Jampang Sukabumi, Dulunya Ternyata Dasar Laut

Sejarah Jampang Sukabumi ternyata menyimpan kisah yang tidak biasa. Warga Sukabumi Selatan mungkin sudah cukup familiar dengan tempat ini. Jampang Kulon adalah salah satu...